Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Cucun Ahmadurijal menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen mendukung kebebasan pers sebagai pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2025 yang jatuh pada tanggal 9 Februari.
Peran Strategis Pers dalam Pengawasan Demokrasi
Dalam kesempatan tersebut, Cucun Ahmadurijal menyampaikan apresiasinya terhadap insan pers yang telah menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab. Menurut dia, pers merupakan salah satu instrumen krusial dalam menjaga transparansi pemerintahan dan akuntabilitas publik. "DPR RI selalu memandang kerja jurnalistik sebagai mitra strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik," tegas Cucun Ahmadurijal dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025).
Ia juga menekankan bahwa kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen bangsa. Dalam konteks kehidupan bernegara, pers memiliki peran ganda, yakni sebagai sumber informasi publik sekaligus alat kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Hal ini, menurut dia, sejalan dengan semangat reformasi yang diperjuangkan sejak tahun 1998.
Komitmen DPR terhadap Kemerdekaan Pers
Lebih lanjut, Cucun Ahmadurijal menjelaskan bahwa DPR RI melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran terus berupaya menciptakan regulasi yang berpihak pada kemerdekaan pers. Ia menyatakan bahwa regulasi di bidang pemberitaan perlu terus disesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang digital. "Kami di DPR memahami bahwa tantangan pers saat ini tidak hanya datang dari tekanan fisik, tetapi juga dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat," katanya.
Dalam rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, lanjut dia, DPR secara konsisten mendorong perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan. Perlindungan ini mencakup aspek keamanan fisik maupun jaminan perlindungan hukum bagi para pekerja media yang menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.
Harapan untuk Insan Pers di Era Digital
Pada momen peringatan Hari Pers Nasional 2025, Cucun Ahmadurijal juga menyampaikan harapan agar insan pers dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik. Ia menekankan bahwa akurasi, keberimbangan, dan verifikasi informasi harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap pemberitaan. "Di era serba digital ini, kecepatan informasi sangat penting, namun kebenaran dan tanggung jawab atas informasi yang disebarluaskan tidak boleh dikompromikan,"tegasnya.
Selain itu, ia mendorong agar pers terus membangun kemitraan yang konstruktif dengan seluruh lembaga negara, termasuk DPR RI, demi kepentingan bangsa dan negara. Kemitraan ini diharapkan dapat terjalin secara setara, saling menghormati, dan berorientasi pada kepentingan nasional. "Pers yang kuat akan menghasilkan demokrasi yang sehat, dan DPR siap menjadi mitra yang mendukung,"pungkasnya.
Peringatan Hari Pers Nasional 2025 menjadi momen refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang kondusif bagi kemerdekaan pers di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan antara legislatif, eksekutif, dan pers, diharapkan demokrasi Indonesia dapat terus berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Comments (0)