JAKARTA — City Vision resmi meluncurkan kanvas digital interaktif bertajuk Iconic Pacific Place LED di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Peluncuran ini menjadi penanda babak baru bagi industri media luar ruang (out-of-home) di Indonesia yang kian mengintegrasikan teknologi dengan pengalaman merek.
Peresmian Iconic Pacific Place LED dilakukan bersamaan dengan rangkaian diskusi panel bertajuk "Beyond Visibility: How Brands Win Through Experiences". Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai industri, mulai dari sektor ritel, teknologi, hingga otomotif.
Kolaborasi Lintas Industri dalam Diskusi Panel
Diskusi panel tersebut menghadirkan perwakilan dari Savoria, Samsung, dan BYD. Ketiga merek berbeda sektor ini diminta membagikan pandangan soal bagaimana pengalaman konsumen kini menjadi kunci dalam memenangkan pasar.
Kehadiran tiga merek dari latar berbeda itu menunjukkan bahwa medium LED interaktif tidak lagi eksklusif untuk satu industri tertentu. Sektor kuliner, elektronik, hingga otomotif dipandang memiliki ruang untuk memanfaatkan kanvas digital sebagai jembatan dengan konsumen.
Kronologi Peluncuran Iconic Pacific Place LED
- Peresmian medium: City Vision meluncurkan Iconic Pacific Place LED di kawasan SCBD sebagai kanvas digital interaktif baru.
- Panel "Beyond Visibility": City Vision menggelar diskusi panel dengan perwakilan Savoria, Samsung, dan BYD.
- Diskusi pengalaman merek: Para narasumber membahas bagaimana merek memenangkan konsumen melalui pengalaman, bukan sekadar visibilitas.
- Penetapan lokasi strategis: Lokasi di tengah SCBD dipilih karena menjadi pusat mobilitas kelas atas di Jakarta.
- Rencana pengembangan: City Vision menyiapkan perluasan ekosistem medium digital di beberapa titik strategis lainnya.
Pergeseran dari Visibilitas ke Pengalaman
Judul panel yang diangkat City Vision menyiratkan pergeseran penting dalam strategi pemasaran. Bertahun-tahun, media luar ruang dinilai hanya soal seberapa banyak orang melintas di depan sebuah layar. Kini, ukuran itu dianggap tidak lagi memadai.
"Batasan antara iklan luar ruang dan ruang pengalaman kini makin tipis. Konsumen tidak lagi sekadar melihat, tapi diajak berinteraksi," demikian pesan yang menjadi inti dari diskusi panel tersebut.
Dalam kerangka ini, keberadaan LED interaktif dianggap sebagai langkah alami bagi pemilik medium. Layar digital memungkinkan merek menyampaikan pesan secara lebih dinamis, termasuk menyesuaikan konten dengan konteks audiens di lokasi tersebut.
SCBD sebagai Titik Strategis
Pemilihan lokasi di Pacific Place, kawasan SCBD, bukan keputusan tanpa perhitungan. Kawasan ini dikenal sebagai pusat bisnis dengan lalu lintas kelas menengah atas yang tinggi, baik pada jam kerja maupun akhir pekan.
Ledakan mobilitas di kawasan tersebut membuat medium digital dianggap memiliki posisi tawar tersendiri. Merek dari sektor premium, khususnya otomotif dan elektronik, kerap menjadikan kawasan serupa sebagai tempat peluncuran produk.
Bagi industri media luar ruang nasional, langkah City Vision menjadi penanda kompetisi yang makin menitikberatkan pada pengalaman dan teknologi, bukan semata jumlah titik pemasangan.
Comments (0)