China Uji Coba Rudal Strategis di Pasifik Selatan, Australia Sebut Aksi Ini Mengganggu Stabilitas

Suva - Ketegangan di kawasan Pasifik kembali memanas setelah Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China melakukan uji coba peluncuran rudal jarak jauh di perairan internasional selatan Pasifik. Ak

Jul 07, 2026 - 22:58
0 0
China Uji Coba Rudal Strategis di Pasifik Selatan, Australia Sebut Aksi Ini Mengganggu Stabilitas

Suva - Ketegangan di kawasan Pasifik kembali memanas setelah Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China melakukan uji coba peluncuran rudal jarak jauh di perairan internasional selatan Pasifik. Aksi militer yang dilaksanakan pada Senin siang (6/7) ini sontak menuai reaksi keras dari negara-negara di sekitarnya, terutama Australia yang secara langsung menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang “mengganggu stabilitas” kawasan. Kekhawatiran serupa turut diungkapkan oleh Jepang dan Selandia Baru, menyusul meningkatnya intensitas latihan militer China di jalur laut strategis itu.

Detik-Detik Peluncuran Rudal Berkemampuan Strategis

Berdasarkan pemantauan yang dihimpun Apaberita.com, peluncuran terjadi sekitar pukul 12.01 waktu setempat. Sebuah kapal selam strategis milik China berhasil menembakkan rudal yang membawa hulu ledak tiruan ke sebuah area di laut lepas yang telah ditetapkan. Media resmi Pemerintah China menegaskan bahwa uji coba tersebut merupakan bagian dari agenda rutin dalam latihan militer tahunan negara itu. Mereka juga menyebutkan bahwa rudal yang diuji coba tidak ditargetkan terhadap negara atau sasaran spesifik mana pun, serta mengklaim bahwa pemberitahuan resmi telah disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebelum pelaksanaan uji coba.

Respon Negatif Mengalir dari Sekutu Pasifik

Kendati Beijing berdalih bahwa uji coba ini bersifat rutin dan transparan, nada kekhawatiran tetap mendominasi pernyataan resmi negara-negara yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik. Pemerintah Australia menyampaikan pernyataan bernada keras dengan menyoroti potensi eskalasi yang dapat dipicu oleh uji coba semacam ini. Sikap serupa dinyatakan oleh Selandia Baru, yang merasa perlu adanya komunikasi lebih intensif untuk meredam potensi miskalkulasi. Sementara itu, pemerintah Jepang menilai uji coba ini meningkatkan urgensi bagi negara-negara di kawasan untuk memperkuat postur pertahanan kolektif.

“Kami melihat uji coba rudal semacam ini sangat mengganggu upaya menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Pasifik yang sensitif. Tindakan semacam ini berisiko meningkatkan ketegangan yang tidak perlu,” demikian pernyataan singkat yang dikutip dari sumber diplomatik Australia.

Di tengah pro-kontra tersebut, uji coba ini semakin mempertegas persaingan geo-strategis di kawasan laut dalam yang kerap menjadi jalur pelayaran internasional tersebut. Langkah Beijing ini pun dinilai sebagai sinyal kekuatan maritim yang semakin ekspansif oleh para analis pertahanan, menambah babak baru dalam dinamika keamanan di teater Asia-Pasifik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User