Brimob Polda Metro Bubarkan Kelompok Pemuda Bawa Sajam Hendak Tawuran di Jaktim
Apaberita.com - Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Gang Haji Sarmili, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timu
Apaberita.com - Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Gang Haji Sarmili, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Dalam operasi yang digelar pada Minggu (21/6/2026) dini hari itu, petugas gabungan menyita satu bilah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan.
Patroli Gabungan Cegah Kekerasan
Patroli yang melibatkan personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur itu dilakukan untuk mengantisipasi maraknya tawuran remaja di wilayah DKI Jakarta. Sekelompok pemuda terlihat mencurigakan berkumpul di gang sempit tersebut pada dini hari, sehingga memicu respons cepat petugas. Mereka diduga hendak melakukan aksi saling serang, namun berhasil dicegah sebelum bentrok fisik terjadi. Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari program rutin yang diintensifkan selama bulan Ramadan dan menjelang tahun ajaran baru, di mana potensi kenakalan remaja cenderung meningkat.
“Kami mendapat laporan dari warga sekitar yang resah dengan adanya gerombolan pemuda membawa senjata tajam. Tim segera bergerak ke lokasi dan mendapati puluhan remaja lengkap dengan satu celurit panjang,” ujar Komandan Satuan Brimob dalam keterangannya, sebagaimana dilansir Apaberita.com.
Satu Sajam Diamankan, Pihak Berwenang Tingkatkan Pengawasan
Dari hasil pengamanan, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di antara semak-semak. Selain itu, beberapa pemuda yang kedapatan membawa senjata langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tidak ada korban luka dalam insiden ini karena pembubaran dilakukan secara persuasif.
“Kami akan terus meningkatkan patroli, terutama pada jam rawan malam hingga dini hari, untuk mencegah tawuran dan tindak kriminalitas lainnya. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” tambah perwira menengah tersebut.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama remaja yang rentan terlibat pergaulan negatif. Satbrimob dan Polres Metro Jaktim berkomitmen untuk menindak tegas siapa pun yang membawa sajam atau berencana melakukan tawuran. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menekan angka tawuran di Jakarta Timur.
Hingga berita ini ditulis, situasi di Kampung Rambutan dan sekitarnya kembali kondusif. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan asal-usul kelompok pemuda tersebut, termasuk memeriksa keterlibatan mereka dalam jaringan tawuran yang lebih luas.
Comments (0)