Bandara Riyadh Ditutup Sementara usai Serangan Lukai Warga

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi resmi menangguhkan seluruh kegiatan operasional di Bandara Internasional Riyadh pada Sabtu, 10 Oktober, menyusul serangan yang mengakibatkan sejumlah orang mengal...

Oct 10, 2026 - 19:27
0 0
Bandara Riyadh Ditutup Sementara usai Serangan Lukai Warga

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi resmi menangguhkan seluruh kegiatan operasional di Bandara Internasional Riyadh pada Sabtu, 10 Oktober, menyusul serangan yang mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka di kawasan terminal. Penangguhan tersebut ditetapkan guna memungkinkan proses penilaian kerusakan serta verifikasi keamanan menyeluruh terhadap fasilitas bandara sebelum aktivitas penerbangan dapat kembali normal.

Berdasarkan keterangan resmi otoritas setempat, tim medis darurat dikerahkan ke sejumlah rumah sakit di sekitar ibu kota untuk menangani para korban. Kementerian Kesehatan Arab Saudi dilaporkan telah memerintahkan dokter unit gawat darurat untuk melapor dan bersiaga menghadapi situasi yang dikategorikan sebagai keadaan darurat serius.

"Kami diberi tahu bahwa kami sedang menghadapi situasi darurat yang serius. Para korban luka sedang dipindahkan ke berbagai rumah sakit di Riyadh,"

ujar seorang sumber medis, yang menyebut bahwa sebagian korban berada dalam kondisi kritis dan memerlukan perawatan intensif.

Kronologi dan Dampak di Terminal Domestik

Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa ledakan terdengar saat para penumpang sedang menunggu proses keberangkatan. Seorang saksi mengaku berada di gerbang 403 pada terminal domestik ketika insiden tersebut terjadi. Ia menyaksikan langsung gerbang 401 terkena serangan dan sejumlah orang mengalami luka di hadapannya.

"Saya melihat gerbang 401 terkena serangan, saya melihat orang-orang terluka tepat di depan mata saya. Semua orang berlarian,"

ujarnya menggambarkan kepanikan yang melanda penumpang di dalam terminal.

Sumber di sebuah rumah sakit setempat menyatakan bahwa lima orang dirawat di unit perawatan intensif akibat luka yang diderita di bandara, sementara total korban luka mencapai puluhan orang. Kerabat salah satu korban menyebut bahwa anggota keluarganya mengalami luka akibat pecahan kaca yang beterbangan saat serangan berlangsung.

Peringatan Kedutaan dan Respons Otoritas

Sejumlah kedutaan besar asing di Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya agar menghindari kawasan Bandara Internasional Riyadh hingga situasi dinyatakan aman. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan menyusul belum selesainya proses verifikasi keamanan oleh otoritas penerbangan sipil setempat.

Otoritas penerbangan menyatakan bahwa jumlah korban luka akibat serangan pada hari Sabtu masih dalam proses pendataan. Mereka menegaskan bahwa penangguhan operasional bandara bersifat sementara dan akan dievaluasi setelah penilaian kerusakan serta verifikasi keamanan fasilitas rampung dilaksanakan.

Sumber diplomatik menyebut bahwa serangan tersebut diduga disebabkan oleh proyektil yang ditembakkan dari wilayah Yaman. Kelompok tersebut sebelumnya telah berulang kali menargetkan fasilitas bandara, instalasi minyak, dan kapal tanker Arab Saudi setelah gencatan senjata dalam konflik berkepanjangan melawan pemerintah Yaman yang didukung Riyadh gagal tercapai pada bulan Juli.

Rangkaian Serangan dan Kekhawatiran Keamanan

Pada hari Kamis sebelumnya, kelompok yang sama mengeklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan yang menewaskan tiga orang serta merusak sebuah pesawat. Insiden tersebut menandai eskalasi ketegangan yang berkelanjutan di kawasan, seiring dengan meningkatnya frekuensi serangan terhadap target-target sipil di Arab Saudi.

Pengakuan resmi otoritas Arab Saudi mengenai serangan yang menghantam target sipil tergolong jarang terjadi. Dalam beberapa pekan terakhir, para pejabat hanya mengeluarkan sedikit pernyataan terkait rangkaian serangan yang menyasar wilayah kedaulatan negara tersebut.

Penangguhan operasional Bandara Internasional Riyadh berdampak signifikan terhadap jadwal penerbangan internasional maupun domestik. Ribuan penumpang berpotensi mengalami penundaan, sementara sejumlah maskapai diimbau melakukan penyesuaian rute hingga otoritas menyatakan bandara kembali layak beroperasi.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi korban dan pendataan kerusakan masih berlangsung. Otoritas setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai total kerugian material maupun jumlah pasti korban luka akibat insiden tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User