Azurri 2006: Dua Dekade Lalu Juara, Kini Ke Mana Para Pahlawan Berlin?
Berlin, 9 Juli 2006 — Tepat dua dekade lalu, Stadion Olimpiade Berlin menjadi saksi kejayaan Italia mengangkat trofi Piala Dunia keempat mereka setelah men
Berlin, 9 Juli 2006 — Tepat dua dekade lalu, Stadion Olimpiade Berlin menjadi saksi kejayaan Italia mengangkat trofi Piala Dunia keempat mereka setelah menundukkan Prancis 5-3 dalam drama adu penalti. Pertandingan yang diwarnai sundulan kontroversial Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi itu menutup perjalanan gemilang skuad asuhan Marcello Lippi. Dua puluh tahun berselang, sebelas pemain starter plus pelatih telah menempuh jalur karier yang beragam: dari kursi kepelatihan, jabatan eksekutif federasi, hingga dunia hiburan.
Komando Tetap di Tepi Lapangan: Generasi Pelatih Baru
Lima pilar utama Gli Azzurri memilih melanjutkan karier di dunia kepelatihan dengan tingkat kesuksesan bervariasi:
- Gennaro Gattuso (Gelandang): Memulai debut kepelatihan di Sion (2013), lalu melatih Palermo, OFI Crete, Pisa, AC Milan, Napoli, Valencia, Marseille, dan terakhir Hajduk Split (2024). Gaya melatihnya yang penuh intensitas mencerminkan karakter bermainnya sebagai gelandang bertahan agresif.
- Andrea Pirlo (Gelandang Kreatif): Langsung menangani Juventus U-23 pada 2020 sebelum dipromosikan ke tim utama Juventus (2020-2021). Sempat melatih Fatih Karagümrük di Turki (2022-2023), lalu Sampdoria (2023-2024). Saat ini menangani klub Liga Pro Saudi, Al-Nassr U-23.
- Fabio Cannavaro (Kapten): Kapten yang mengangkat trofi di Berlin itu melatih tim-tim di Tiongkok (Guangzhou Evergrande, Tianjin Quanjian) dan Timnas Tiongkok sementara (2019). Kemudian menangani Al-Nassr, Benevento, dan Udinese (2024). Sempat menjadi asisten pelatih Timnas Italia.
- Filippo Inzaghi (Striker): Melatih Milan Primavera, Venezia, Bologna, Benevento, Brescia, Reggina, Salernitana, dan terakhir Pisa (2024-sekarang). Gaya kepelatihannya berfokus pada efisiensi menyerang.
- Alessandro Del Piero (Striker Legendaris): Berbeda dengan rekan-rekannya, Del Piero belum memilih jalur kepelatihan penuh waktu. Ia fokus sebagai analis sepak bola, pengusaha, dan pemilik klub amatir. Lisensi kepelatihan UEFA Pro yang dimilikinya belum digunakan secara aktif.
Sang Arsitek dan Juru Selamat di Balik Layar
Marcello Lippi, sang Maestro yang meracik taktik 4-4-1-1 fleksibel di Piala Dunia 2006, pensiun dari dunia kepelatihan pada 2020 setelah periode keduanya bersama Timnas Tiongkok. Gigi Buffon, kiper legendaris yang hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen (satu gol bunuh diri, satu penalti), kini menjabat sebagai Kepala Delegasi Timnas Italia sejak 2023. Buffon bertanggung jawab sebagai penghubung antara pemain, staf pelatih, dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Dari Rumput Hijau ke Layar Kaca dan Bisnis
- Francesco Totti (Second Striker): Pensiun 2017 sebagai one-club man di AS Roma. Kini menjadi agen pemain, bintang tamu di berbagai acara TV Italia, dan menjalankan bisnis properti serta restoran.
- Luca Toni (Striker Cadangan Kunci): Pensiun 2016, lalu menjadi komentator sepak bola populer di stasiun televisi Italia. Terlibat dalam beberapa bisnis makanan khas Modena.
- Gianluca Zambrotta (Bek Sayap Kiri): Sempat melatih klub Swiss Chiasso (2013-2015) dan Delhi Dynamos di India (2016). Kini fokus sebagai pundit televisi dan menjalankan akademi sepak bola.
- Marco Materazzi (Bek Tengah): Pensiun sebagai pemain 2014 di Chennaiyin FC, India, lalu melatih klub yang sama (2014-2016). Kini aktif sebagai figur media, mengelola beberapa investasi properti, dan kadang tampil dalam program bincang-bincang sepak bola internasional.
Malam Bersejarah: Data Kunci Reuni yang Terlupakan
Final melawan Prancis mencatatkan sejumlah statistik penting: 120 menit waktu normal plus perpanjangan, 5 gol tercipta (1-1 hingga akhir), 5 eksekutor sukses Italia dari 5 penendang (Pirlo, Materazzi, De Rossi, Del Piero, Grosso), dan 1 kartu merah untuk Zidane pada menit ke-110. Dari 23 pemain skuad 2006, hanya Gianluigi Buffon yang masih aktif berkarier hingga 2023 sebelum pensiun di Parma.
Comments (0)