Argentina vs Swiss Malam Ini, Tiga Tim Sudah Tersingkir

Panggung Piala Dunia 2026 telah memasuki babak paling krusial. Delapan tim terbaik dunia saling beradu taktik dan mental untuk memperebutkan empat tiket ke

Jul 12, 2026 - 09:38
0 0

Panggung Piala Dunia 2026 telah memasuki babak paling krusial. Delapan tim terbaik dunia saling beradu taktik dan mental untuk memperebutkan empat tiket ke semifinal. Hingga Sabtu (11/7) malam waktu Kansas City, tiga pertandingan perempat final telah tuntas. Hasilnya, tiga negara harus rela mengemas koper lebih awal: Maroko, Belgia, dan Norwegia. Kini, seluruh perhatian tertuju pada satu laga pamungkas yang akan digelar Minggu (12/7/2026) pagi WIB—Argentina melawan Swiss di Stadion Kansas City.

Inggris Akhiri Mimpi Norwegia, Haaland Tertunduk Lesu

Laga yang paling menyita perhatian terjadi di Stadion Arrowhead, tempat Inggris menaklukkan Norwegia dengan skor meyakinkan 2-0. Dua gol cepat dari Jude Bellingham pada menit ke-22 dan Harry Kane melalui titik penalti di babak kedua cukup untuk memastikan The Three Lions melenggang ke semifinal. Norwegia, yang mengandalkan mesin gol Erling Haaland, tidak mampu menembus kokohnya lini belakang Inggris yang digalang John Stones dan Marc Guéhi.

“Kami tahu Haaland adalah ancaman besar, tetapi kami menyusun rencana untuk mematikannya. Malam ini semua pemain menjalankan taktik dengan sempurna,” ujar pelatih Inggris, Thomas Tuchel, seusai pertandingan.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Inggris yang mencatat 63% penguasaan bola serta tujuh tembakan tepat sasaran, berbanding hanya dua dari kubu Norwegia. Norwegia memang sempat mengancam lewat sundulan Haaland, namun penampilan gemilang kiper Jordan Pickford menjaga gawang Inggris tetap perawan. Kekalahan ini mengakhiri kampanye impresif Norwegia yang sebelumnya menyingkirkan Uruguay di babak 16 besar.

Kejutan dari Afrika: Maroko Dipulangkan Portugal

Maroko yang pernah menjadi kuda hitam pada edisi 2022 harus menerima kenyataan pahit di perempat final kali ini. Tim asuhan Walid Regragui takluk 1-3 dari Portugal. Cristiano Ronaldo—yang tampil sebagai supersub—menorehkan satu gol dan satu assist, membuktikan bahwa usia 41 tahun bukanlah penghalang untuk tetap bersinar di pentas tertinggi. Maroko sempat menyamakan kedudukan lewat Youssef En-Nesyri, namun kualitas individu para pemain Portugal terlalu tangguh untuk dibendung. Mimpi Afrika untuk kembali menembus semifinal Piala Dunia harus tertunda sekali lagi.

Ronaldo sendiri mengaku bangga bisa berkontribusi bagi negaranya di usia senja. “Saya hanya ingin membantu tim. Tidak peduli bermain 10 menit atau 90 menit, yang terpenting adalah Portugal menang,” ucapnya dengan mata berbinar.

Belanda Hentikan Dominasi Belgia Lewat Adu Penalti

Duel seru terjadi antara dua rival abadi, Belanda dan Belgia, di Stadion AT&T. Setelah 120 menit berakhir imbang 1-1, De Oranje keluar sebagai pemenang lewat adu penalti dengan skor 4-3. Kiper Belanda, Bart Verbruggen, menjadi pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Leandro Trossard. Belgia yang diperkuat generasi emas terakhir seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku harus mengakhiri Piala Dunia tanpa trofi lagi. De Bruyne lantas mengonfirmasi pensiun dari timnas seusai pertandingan, menambah luka bagi pendukung Setan Merah.

“Ini bukan akhir yang kami impikan. Saya bangga dengan semua yang sudah kami berikan, tapi waktu saya di tim nasional sudah berakhir,” tutur De Bruyne sendu.

Argentina Hadapi Swiss: Ujian Berat La Albiceleste

Kini, seluruh mata tertuju pada laga pamungkas perempat final antara Argentina dan Swiss pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kansas City ini menjadi penentu tim terakhir yang akan melengkapi empat slot semifinalis. Argentina yang berstatus juara bertahan Piala Dunia 2022 tidak ingin mengulangi inkonsistensi di fase grup saat nyaris tersandung. Sementara Swiss datang dengan kepercayaan diri membara setelah menumbangkan favorit juara, Brasil, di babak 16 besar.

Pelatih Lionel Scaloni diperkirakan akan menurunkan skuat terbaiknya. Sang megabintang Lionel Messi kembali akan menjadi otak serangan La Albiceleste. Di kubu Swiss, Granit Xhaka dan Breel Embolo menjadi motor permainan yang mengandalkan disiplin bertahan serta transisi cepat ke skema serangan balik. Head-to-head di turnamen besar menunjukkan Argentina unggul tipis: pada Piala Dunia 2014 silam, Argentina menang 1-0 atas Swiss di babak yang sama berkat gol tunggal Ángel Di María.

Bagi para pencinta sepak bola di Tanah Air, laga seru ini dapat disaksikan melalui live streaming di platform resmi FIFA+ dan beIN Sports Connect. Link live streaming akan tersedia mulai pukul 07.30 WIB, satu jam sebelum pertandingan dimulai. Selain itu, siaran langsung televisi hadir melalui SCTV dan Moji. Dengan rekor pertemuan yang ketat, laga ini diprediksi akan berlangsung sengit hingga menit akhir.

Dengan selesainya babak delapan besar, semifinal akan mempertemukan Inggris, Portugal, dan Belanda. Satu tiket terakhir ada di tangan pemenang Argentina versus Swiss. Mampukah Messi menjaga asa mempertahankan trofi? Ataukah Swiss yang akan menciptakan kejutan berikutnya? Semua bakal terjawab pagi nanti.

[SOCIAL_TWEET]: Tiga tim sudah pulang, satu tiket semifinal tersisa! ⚽🔥 Saksikan Argentina vs Swiss besok Minggu 08.00 WIB live di FIFA+, SCTV, Moji. Akankah Messi kembali memimpin La Albiceleste? #PialaDunia2026 #ArgentinaVsSwiss #WorldCup2026[SOCIAL_TG]: ⚽ Perempat Final #PialaDunia2026 ✅ Inggris 🇬🇧 2-0 Norwegia 🇳🇴 ✅ Portugal 🇵🇹 3-1 Maroko 🇲🇦 ✅ Belanda 🇳🇱 1-1 (4-3 pen) Belgia 🇧🇪 🔜 Argentina 🇦🇷 vs Swiss 🇨🇭 — Minggu, 08.00 WIB live di SCTV & FIFA+. Saksikan perjuangan Messi cs!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User