Api Padam, Aktivitas TPA Cipayung Depok Kembali Normal

DEPOK — Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat, dipastikan kembali beroperasi normal pada Jumat (18/7) setelah insiden kebakaran yang melanda fasilitas terse...

Jul 18, 2026 - 06:59
0 0
Api Padam, Aktivitas TPA Cipayung Depok Kembali Normal

DEPOK — Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat, dipastikan kembali beroperasi normal pada Jumat (18/7) setelah insiden kebakaran yang melanda fasilitas tersebut pada Kamis malam berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas gabungan. Seluruh aktivitas pengolahan sampah dapat kembali berlangsung sejak pagi hari setelah tim pemadam kebakaran menyelesaikan proses pendinginan di seluruh zona terdampak.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (17/7) sekitar pukul 21.30 WIB dan berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari enam jam. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Ading, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul di area penumpukan sampah bagian barat TPA Cipayung sebelum akhirnya menyebar ke beberapa titik lainnya akibat material yang mudah terbakar.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan awal yang dihimpun dari petugas di lapangan, sumber api pertama kali terdeteksi oleh penjaga keamanan TPA sekitar pukul 21.30 WIB. Material sampah berupa plastik, kertas, dan residu organik dalam jumlah besar di lokasi tersebut membuat api dengan cepat membesar dan menyebar ke beberapa zona penumpukan.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 21.45 WIB dan langsung mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Kondisi angin yang cukup kencang sempat membuat api meluas, namun tim berhasil mengendalikan situasi sebelum menjalar ke permukiman warga," ujar Ading dalam keterangan pers yang digelar di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Depok, Jumat pagi.

Upaya Pemadaman dan Pendinginan

Proses pemadaman berlangsung hingga dini hari dan melibatkan personel dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, serta relawan dari organisasi lingkungan. Total lebih dari 150 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran yang menyebabkan asap tebal menyelimuti kawasan sekitar TPA Cipayung selama beberapa jam.

Wakil Wali Kota Depok yang turut hadir di lokasi kejadian menyampaikan apresiasi atas kerja cepat seluruh tim gabungan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA Cipayung guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

"Kami akan menindaklanjuti kejadian ini dengan audit menyeluruh terhadap prosedur keselamatan di TPA Cipayung. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga sekitar dan mencegah dampak lingkungan yang lebih luas."

Dampak Lingkungan dan Kesehatan

Asap tebal akibat kebakaran sempat mengganggu aktivitas warga di beberapa kelurahan sekitar TPA Cipayung, termasuk Kelurahan Cipayung, Cipayung Jaya, dan Pondok Jaya. Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan ringan dan diminta untuk mengenakan masker selama proses pemadaman berlangsung.

Dinas Kesehatan Kota Depok telah menyiapkan posko kesehatan di tiga titik untuk memberikan pelayanan medis kepada warga yang terdampak. Data sementara mencatat tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa ini, meskipun beberapa warga harus mendapatkan perawatan akibat paparan asap.

Pemulihan Aktivitas Pasca Kebakaran

Memasuki Jumat pagi, aktivitas pengangkutan sampah dari berbagai armada truk pengumpul kembali berjalan normal. Petugas kebersihan memulai proses pembersihan area terdampak dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyulut kembali kebakaran.

Direktur Utama Unit Pengelolaan Lingkungan (UPL) TPA Cipayung menjelaskan bahwa kapasitas operasional fasilitas telah kembali mencapai 80 persen pada siang hari. Pihaknya menargetkan pemulihan penuh dalam waktu 48 jam ke depan agar seluruh armada pengangkut sampah dapat beroperasi tanpa hambatan.

"Kami memastikan tidak ada gangguan signifikan terhadap layanan pengolahan sampah bagi masyarakat Depok. Seluruh armada telah kembali beroperasi dan kami akan memperkuat pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang."

Langkah Antisipasi dan Evaluasi

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan merencanakan penambahan sistem pemantauan kebakaran di seluruh area kritis TPA Cipayung. Selain itu, penambahan armada pemadam kebakaran khusus untuk kejadian di fasilitas pengelolaan sampah juga akan diajukan dalam pembahasan anggaran perubahan tahun ini.

Fraksi-fraksi di DPRD Kota Depok yang sempat menyoroti kejadian ini menyatakan akan membahas langkah-langkah mitigasi bencana kebakaran di fasilitas publik dalam rapat komisi terkait. Pembahasan tersebut dijadwalkan berlangsung pekan depan dengan agenda utama evaluasi standar operasional prosedur di seluruh TPA yang dikelola pemerintah kota.

Sementara itu, kepolisian sektor setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara menyebutkan bahwa api berasal dari akumulasi gas metana yang biasa terbentuk di area penumpukan sampah, meskipun investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segera kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran serupa di area TPA Cipayung. Layanan pengaduan darurat dapat diakses melalui nomor telepon 112 yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk merespons setiap laporan kejadian dari masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User