Ajaib Cetak Laba, TipTip Balik Modal, Danantara Akuisisi Saham GoTo

JAKARTA, 16 Juni 2025 — Ekosistem teknologi Indonesia minggu ini menyuguhkan tiga sinyal penguatan sekaligus: platform investasi ritel Ajaib akhirnya mence

Jul 13, 2026 - 07:16
0 0
Ajaib Cetak Laba, TipTip Balik Modal, Danantara Akuisisi Saham GoTo
JAKARTA, 16 Juni 2025 — Ekosistem teknologi Indonesia minggu ini menyuguhkan tiga sinyal penguatan sekaligus: platform investasi ritel Ajaib akhirnya mencetak laba bersih, layanan konten video pendek lokal TipTip mencapai titik impas (break-even point), dan sovereign wealth fund anyar Danantara secara diam-diam masuk ke dalam daftar pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Ketiga peristiwa ini menandai pergeseran dari fase bakar uang ke profitabilitas, sekaligus masuknya modal institusi negara ke jantung ekonomi digital nasional. Laporan Money20/20 bertajuk "Future of Fintech in APAC 2026" yang dirilis pada waktu bersamaan turut menempatkan profitabilitas sebagai metrik utama seleksi investasi di Asia Pasifik. Sementara itu, aliran modal ke pusat data _hyperscale_ di wilayah Jabodetabek terus mengalir, melengkapi gambaran pekan yang padat bagi para pemangku kepentingan.

Ajaib: Dari Pertumbuhan Pesat ke Profitabilitas

Ajaib, startup investasi yang sebelumnya dikenal dengan ekspansi agresif, mengumumkan bahwa perusahaan telah membukukan laba bersih untuk pertama kalinya pada kuartal II 2025. Dalam pernyataan resmi yang diterima Apaberita, manajemen menyebut realisasi laba bersih tersebut merupakan hasil dari efisiensi biaya akuisisi nasabah serta peningkatan volume transaksi harian yang melampaui rata-rata industri.

  1. Pada awal 2025, Ajaib masih mencatat rugi operasional sekitar Rp 85 miliar, terutama akibat investasi besar-besaran di pemasaran digital dan pengembangan platform.
  2. Memasuki triwulan pertama, perusahaan mulai mengerem belanja iklan dan beralih ke strategi pertumbuhan organik melalui fitur komunitas dan edukasi keuangan.
  3. Per Juni 2025, Ajaib melaporkan laba bersih Rp 150 miliar, dengan pendapatan operasional tumbuh 40% _year-on-year_ menjadi Rp 1,2 triliun.

CEO Ajaib menyebut pencapaian ini sebagai momentum transformasi dari sekadar pertumbuhan _top-line_ menuju keberlanjutan bisnis. “Kami telah membuktikan bahwa model bisnis investasi ritel di Indonesia tidak hanya bisa berkembang, tetapi juga menguntungkan tanpa ketergantungan pada subsidi besar-besaran,” ujarnya dalam konferensi pers virtual.

TipTip: Platform Konten Lokal Cetak Titik Impas

Tak kalah penting, platform konten video pendek asli Indonesia, TipTip, mengumumkan keberhasilannya mencapai EBITDA positif pada Mei 2025. Artinya, startup yang selama ini bersaing ketat dengan TikTok dan SnackVideo ini telah mampu menutupi biaya operasional dan mulai menghasilkan arus kas positif.

  1. Hingga akhir 2024, TipTip masih membukukan kerugian operasional sekitar Rp 65 miliar per kuartal akibat biaya infrastruktur _streaming_ dan program insentif kreator.
  2. Dengan fokus pada monetisasi konten melalui fitur _live shopping_ dan langganan premium, TipTip berhasil mendongkrak pendapatan kuartal pertama 2025 menjadi Rp 200 miliar, naik dari Rp 120 miliar di kuartal sebelumnya.
  3. Pada Juni 2025, perusahaan resmi mengumumkan titik impas operasional, menandai langkah krusial menuju profitabilitas penuh tahun ini.

“TipTip membuktikan bahwa konten lokal punya daya tarik ekonomi yang kuat jika didukung teknologi tepat guna dan model bisnis yang adaptif,” kata seorang analis industri. Keberhasilan ini juga sejalan dengan tren regional di mana platform video pendek mulai meninggalkan perang subsidi beralih ke monetisasi langsung.

Danantara Masuk ke GoTo: Sinyal Baru dari Sovereign Wealth Fund

Langkah paling mengejutkan pekan ini adalah terungkapnya kepemilikan saham Danantara, sovereign wealth fund (SWF) Indonesia yang baru beroperasi, di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Berdasarkan pengumuman keterbukaan informasi, Danantara resmi menggenggam sekitar 5% saham GoTo setelah membeli sebagian porsi milik investor lama, termasuk dari SoftBank.

  1. Transaksi ini dilakukan secara _block trade_ di luar bursa dengan nilai diperkirakan mencapai Rp 12,5 triliun.
  2. Danantara disebut membeli saham pada harga diskon terhadap harga pasar saat ini, memanfaatkan momentum koreksi minor saham GoTo di awal kuartal.
  3. Masuknya SWF ini dikonfirmasi oleh sumber internal Danantara yang menyebut bahwa portofolio ekonomi digital menjadi salah satu pilar strategis dana kelolaan mereka.

Analis pasar menilai langkah ini sebagai upaya pemerintah untuk memiliki pengaruh langsung di perusahaan teknologi terbesar Indonesia. Sebelumnya, Danantara juga telah menyuntikkan dana ke proyek infrastruktur digital melalui Kementerian BUMN. Dengan GoTo, dana negara kini menyentuh ekosistem konsumen langsung, yang dipandang dapat memberikan stabilitas dan sinergi dengan program digitalisasi nasional.

Aliran Modal Hyperscale dan B2B Tech Asia Expo 2026

Di sisi lain, investasi pada pusat data _hyperscale_ di wilayah Jabodetabek terus mengalir deras. Beberapa penyedia layanan global mengkonfirmasi ekspansi di kawasan industri Cikarang dan Karawang, dengan total komitmen investasi baru mencapai Rp 8 triliun sepanjang semester pertama 2025. Tren ini mendukung pertumbuhan _cloud computing_ dan AI di Indonesia sekaligus menjadi bukti kepercayaan investor infrastruktur digital.

Selaras dengan maraknya investasi, B2B Tech Asia Expo 2026 akan kembali digelar pada 1–2 Juli 2026 di AXA Tower – Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta. Acara yang diinisiasi VRIGroup dan DailySocial ini mengusung format baru dengan 10 zona industri khusus mencakup sektor keuangan, logistik, kesehatan, ritel, enterprise IT, dan lainnya. Didukung oleh sponsor seperti AWS, Salesforce, SoftBank, SMBC, Jenius, Mekari, dan Zoho, pameran ini menjadi wadah bagi para pengambil keputusan untuk menemukan solusi B2B yang tepat di tengah akselerasi digital.

FAQ Esensial

[SOCIAL_TWEET]: 🚀 Ekosistem tech RI minggu ini: Ajaib cetak laba bersih Rp150M, TipTip capai titik impas, Danantara resmi masuk GoTo lewat akuisisi 5% saham. B2B Tech Asia Expo 2026 siap digelar. #Fintech #InvestasiDigital[SOCIAL_TG]: 🔔 Laporan Khusus Akhir Pekan: - Ajaib Raup Laba Bersih Perdana, Bukukan Rp150 Miliar di Q2 2025 - TipTip Capai Titik Impas, Pendapatan Tembus Rp200 Miliar - Danantara Masuk GoTo Lewat Akuisisi 5% Saham Senilai Rp12,5 Triliun - Aliran Dana Hyperscale ke Jabodetabek Capai Rp8 Triliun Semester Ini - B2B Tech Asia Expo 2026 Hadir 1-2 Juli di Jakarta Baca selengkapnya di sini.1. Ajaib, platform investasi ritel, berhasil mencetak laba bersih Rp150 miliar di kuartal II 2025. Transformasi dari rugi operasional menuju profit terjadi setelah perusahaan rem belanja iklan dan andalkan pertumbuhan organik. 2. TipTip, platform video pendek lokal, menyusul dengan pengumuman titik impas operasional. Pendapatan kuartal I-2025 melesat ke Rp200 miliar, didorong live shopping dan langganan premium. 3. Danantara, sovereign wealth fund Indonesia, diam-diam masuk sebagai pemegang 5% saham GoTo. Mereka membeli saham dari SoftBank di transaksi block trade senilai Rp12,5 triliun. 4. Di belakang layar, investasi pusat data hyperscale terus mengalir ke Jabodetabek, dengan komitmen baru Rp8 triliun sepanjang semester I-2025. 5. B2B Tech Asia Expo 2026 siap digelar 1-2 Juli 2026 di Jakarta. 10 zona industri, dari fintech hingga logistik, akan menghubungkan buyers dan solution providers. Geliat ini membuktikan, tech Indonesia sedang masuk fase profitabilitas dan keberlanjutan. Semoga berkelanjutan! 🚀

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User