Xiaomi Luncurkan TV A2 Series dengan Android TV dan Desain Tanpa Bingkai

Xiaomi resmi memperkenalkan jajaran smart TV terbarunya, Xiaomi TV A2 Series, yang hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan di sektor antarmuka dan kua

Jul 11, 2026 - 13:37
0 1
Xiaomi Luncurkan TV A2 Series dengan Android TV dan Desain Tanpa Bingkai

Xiaomi resmi memperkenalkan jajaran smart TV terbarunya, Xiaomi TV A2 Series, yang hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan di sektor antarmuka dan kualitas tampilan. Peluncuran ini menandai komitmen Xiaomi dalam memperluas ekosistem perangkat rumah pintar mereka, khususnya di segmen hiburan layar besar. Berdasarkan pantauan tim Apaberita.com, unit yang dipamerkan menampilkan desain remote baru yang lebih minimalis dengan tata letak tombol yang disederhanakan, termasuk integrasi tombol khusus untuk asisten suara dan layanan streaming populer.

Secara visual, Xiaomi TV A2 Series mengadopsi konsep desain tanpa bingkai (frameless design) yang memberikan kesan layar mengambang. Bezel tipis di keempat sisi panel menciptakan rasio screen-to-body yang tinggi, memungkinkan pengalaman menonton lebih imersif. Material bodi menggunakan kombinasi logam untuk rangka utama dan polikarbonat berkualitas pada bagian belakang, menjaga bobot tetap ringan tanpa mengorbankan kekokohan struktural. Kaki penyangga berbentuk garpu (fork stand) yang disertakan dalam paket penjualan memberikan stabilitas optimal dan jarak yang cukup untuk menempatkan soundbar di bawah televisi.

Dari sisi panel, Xiaomi membekali seri ini dengan layar beresolusi 4K UHD (3840 x 2160 piksel) pada varian ukuran 43 inci, 50 inci, 55 inci, dan 58 inci. Panel menggunakan teknologi D-LED dengan dukungan gamut warna 90% DCI-P3 yang menjamin reproduksi warna akurat untuk konten HDR. Teknologi Motion Estimation, Motion Compensation (MEMC) turut disematkan untuk memuluskan pergerakan gambar pada adegan cepat, sebuah fitur yang biasanya absen di kelas entry-level. Kecerahan puncak diklaim mencapai 350 nit pada mode HDR, cukup untuk penggunaan di ruang keluarga dengan pencahayaan normal.

Performa Sistem dan Ekosistem Android TV

Xiaomi TV A2 Series menjalankan sistem operasi Android TV 11 dengan antarmuka bersih tanpa banyak bloatware. Ditenagai oleh prosesor MediaTek MT9611 quad-core Cortex-A55 yang dipadukan dengan GPU Mali-G52 MC1, televisi ini menawarkan navigasi menu yang responsif dan kemampuan decoding video hingga format AV1. RAM sebesar 2 GB dan penyimpanan internal 16 GB memberikan ruang cukup untuk instalasi aplikasi esensial dan caching konten. Dalam pengujian awal tim Apaberita.com, perpindahan antar menu berlangsung mulus tanpa jeda signifikan, meskipun membuka aplikasi berat seperti YouTube dan Netflix secara bersamaan menunjukkan sedikit penurunan kecepatan.

Fitur unggulan lainnya adalah Chromecast built-in yang memungkinkan pengguna melakukan casting konten dari perangkat seluler secara nirkabel. Dukungan Google Assistant melalui remote dan mikrofon internal memungkinkan kontrol suara untuk pencarian konten, penyesuaian volume, hingga mengendalikan perangkat pintar lain di ekosistem Google Home. Integrasi dengan Mi Home juga tersedia, menjadikan televisi ini bagian dari pusat kendali rumah pintar Xiaomi yang lebih luas.

Kualitas Audio dan Konektivitas

Sistem audio mengandalkan konfigurasi dual speaker 12W (total 24W) dengan dukungan teknologi Dolby Audio dan DTS-HD. Meskipun bukan yang terbaik di kelasnya, output suara cukup mengisi ruangan berukuran sedang dengan vokal jernih dan bass yang terasa, meski tidak terlalu dalam. Untuk pengalaman audio lebih imersif, tersedia port HDMI eARC yang memudahkan koneksi ke soundbar atau sistem home theater eksternal. Pengguna yang menginginkan solusi nirkabel dapat memanfaatkan Bluetooth 5.0 untuk menghubungkan earphone atau speaker portabel.

Spesifikasi Utama Xiaomi TV A2 Series
KomponenSpesifikasi
Ukuran Layar43, 50, 55, 58 inci
Resolusi4K UHD (3840 x 2160)
ProsesorMediaTek MT9611 Quad-core
RAM / Penyimpanan2 GB / 16 GB
Sistem OperasiAndroid TV 11
Audio2x12W, Dolby Audio, DTS-HD
KonektivitasWi-Fi 5, Bluetooth 5.0, HDMI eARC
HDRHDR10, HLG, Dolby Vision (terbatas)

Analisis Posisi Pasar dan Kompetitor

Xiaomi TV A2 Series memasuki segmen yang sangat kompetitif, bersaing langsung dengan Samsung Crystal UHD, LG UQ Series, dan TCL P635. Strategi Xiaomi tetap konsisten: menawarkan spesifikasi yang biasanya ditemukan di harga lebih tinggi dengan banderol agresif. Untuk pasar Indonesia, harga estimasi berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6,5 juta tergantung ukuran layar, menempatkannya di kategori value-for-money yang menarik bagi konsumen kelas menengah.

“Xiaomi memahami bahwa konsumen Indonesia semakin cerdas dalam memilih televisi. Mereka tidak hanya mencari harga murah, tetapi juga ekosistem dan fitur yang relevan dengan gaya hidup digital,” ujar pengamat industri elektronik konsumen dari lembaga riset DisplayAsia. “Kehadiran Android TV murni menjadi pembeda penting, karena banyak merek lain mulai beralih ke sistem operasi proprietary yang lebih terbatas.”

Satu catatan penting: meskipun spesifikasi di atas kertas terlihat mengesankan, pengalaman nyata menunjukkan bahwa kualitas panel D-LED pada A2 Series masih di bawah panel QLED atau Mini-LED yang ditawarkan kompetitor di rentang harga serupa. Tingkat kontras dan kedalaman hitam panel IPS/VA hybrid yang digunakan belum sepenuhnya optimal untuk konten HDR di ruangan gelap. Namun, untuk penggunaan sehari-hari seperti menonton siaran TV digital, streaming Netflix, atau bermain game kasual, performanya lebih dari memadai.

Fitur Gaming dan Penggunaan Sehari-hari

Bagi pengguna yang tertarik pada gaming, Xiaomi TV A2 Series menyediakan mode Game Mode dengan Auto Low Latency Mode (ALLM) yang secara otomatis mendeteksi konsol game dan mengurangi input lag. Pengukuran internal menunjukkan latensi sekitar 10-15 ms pada resolusi 1080p dan 25-30 ms pada 4K, cukup responsif untuk game kasual meskipun bukan yang terbaik untuk competitive gaming. Sayangnya, panel hanya mendukung refresh rate 60Hz, sehingga fitur seperti VRR (Variable Refresh Rate) atau 4K@120Hz tidak tersedia — wajar mengingat segmen harga yang disasar.

Untuk penggunaan harian, antarmuka Android TV 11 bekerja dengan baik. Fitur Google Discover terintegrasi di layar utama, menyajikan rekomendasi konten personal. Dukungan Miracast dan Apple AirPlay (melalui aplikasi pihak ketiga) memperluas opsi screen mirroring. Sayangnya, Xiaomi tidak menyertakan dukungan Wi-Fi 6, yang mungkin menjadi pertimbangan bagi pengguna dengan jaringan rumah modern. Wi-Fi 5 dual-band yang digunakan masih cukup untuk streaming 4K stabil selama sinyal optimal.

Xiaomi TV A2 Series dilengkapi dengan remote yang lebih ramping dibandingkan generasi sebelumnya. Tombol navigasi d-pad yang responsif, tombol khusus Netflix, Prime Video, dan YouTube, serta tombol Google Assistant memberikan kemudahan akses. Baterai menggunakan dua buah AAA yang diklaim tahan hingga satu tahun dalam penggunaan normal. Remote juga dilengkapi dengan speaker internal untuk fitur “Find My Remote”, memudahkan pencarian saat terselip di sela sofa.

Secara keseluruhan, Xiaomi TV A2 Series adalah produk yang solid di segmen entry-to-mid range. Keunggulan utama terletak pada integrasi Android TV murni, dukungan format HDR yang luas, dan harga kompetitif. Kekurangan ada pada tingkat kecerahan yang terbatas dan absennya Wi-Fi 6. Bagi konsumen yang memprioritaskan fleksibilitas sistem operasi dan ekosistem smart home, produk ini layak menjadi pilihan utama di rentang harga yang ditawarkan.

FAQ — Pertanyaan Umum Seputar Xiaomi TV A2 Series

T: Apakah Xiaomi TV A2 Series mendukung Netflix 4K dan Dolby Vision?
J: Ya, Xiaomi TV A2 Series mendukung Netflix 4K melalui sertifikasi resmi. Dukungan Dolby Vision tersedia namun dalam implementasi terbatas; mayoritas konten HDR akan diputar dalam format HDR10 atau HLG, sementara Dolby Vision hanya aktif pada aplikasi tertentu yang dioptimalkan.

T: Apakah RAM 2 GB cukup untuk multitasking di Android TV?
J: RAM 2 GB cukup memadai untuk penggunaan normal seperti berpindah antara aplikasi streaming, menjalankan YouTube, dan menggunakan Chromecast. Namun, pengguna yang gemar menginstal banyak aplikasi berat atau melakukan sideloading aplikasi mungkin akan merasakan keterbatasan performa setelah beberapa bulan pemakaian.

T: Bisakah Xiaomi TV A2 Series digunakan sebagai monitor PC untuk bekerja?
J: Secara teknis bisa melalui port HDMI. Namun, dengan refresh rate 60Hz dan input lag yang lebih tinggi dibanding monitor khusus PC, pengalaman untuk produktivitas seperti mengedit dokumen atau spreadsheet cukup nyaman, tetapi tidak direkomendasikan untuk pekerjaan desain yang membutuhkan akurasi warna tinggi atau gaming PC kompetitif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User