Sep 16, 2026
Jawa Barat

Wawali Bogor: Area Kebakaran TPA Galuga Tersisa 0,48 Hektare

BOGOR — Penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menunjukkan perkembangan yang sa

Wawali Bogor: Area Kebakaran TPA Galuga Tersisa 0,48 Hektare

BOGOR — Penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyatakan bahwa luasan area yang terdampak kobaran api kini telah menyusut drastis dan hanya menyisakan area seluas 0,48 hektare dari total luasan yang sebelumnya terbakar.

Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor terus bersinergi mengerahkan armada pemadam kebakaran dan alat berat untuk mempercepat proses pendinginan (cooling down) serta pemadaman bara api di bawah tumpukan sampah.

Kronologi dan Perkembangan Penanganan di Lokasi

Upaya pemadaman di TPA Galuga telah dilakukan secara intensif selama beberapa hari terakhir dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta operator alat berat. Karakteristik tumpukan sampah yang menghasilkan gas metana menjadi tantangan utama karena api kerap menyala kembali dari lapisan dalam.

Berikut rangkaian tahapan strategis yang dilakukan tim gabungan di lapangan:

  1. Lokalisasi Titik Api: Tim pemadam membuat sekat bakar agar api tidak merambat ke zona aktif pembuangan sampah lainnya maupun ke lahan perkebunan warga sekitar.
  2. Penguraian Gunungan Sampah: Pengerahan unit ekskavator untuk membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap pekat agar air dapat menjangkau titik bara terdalam.
  3. Operasi Injeksi Air: Penyemprotan air bertekanan tinggi yang dicampur cairan khusus pemadam untuk memutus suplai oksigen dan gas metana di bawah permukaan sampah.
  4. Monitoring Kualitas Udara: Pengawasan intensif terhadap sebaran asap guna mengantisipasi gangguan pernapasan bagi warga di desa-desa sekitar TPA Galuga.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras tim gabungan di lapangan, titik api sudah berhasil ditekan secara signifikan. Saat ini area yang masih dalam proses penanganan intensif tersisa sekitar 0,48 hektare. Kami terus fokus melakukan pendinginan agar tidak ada lagi bara api tersembunyi," ujar Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Langkah Mitigasi Dampak Asap dan Perlindungan Warga

Selain fokus pada pemadaman fisik di lapangan, Pemkot Bogor juga berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan aparatur setempat untuk meminimalkan dampak buruk polusi asap terhadap warga sekitar. Langkah-langkah mitigasi kesehatan telah dijalankan secara serentak, meliputi:

  • Pembagian ribuan masker medis dan masker respirator bagi masyarakat di radius terdampak asap.
  • Penyiagaan posko kesehatan dan puskesmas 24 jam untuk melayani keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
  • Pembatasan aktivitas di sekitar zona pembuangan, termasuk bagi para pemulung dan armada truk sampah non-prioritas.

Pemerintah daerah optimis sisa area kebakaran seluas 0,48 hektare tersebut dapat dipadamkan secara menyeluruh dalam waktu dekat, seiring dengan optimalnya suplai air dan pembongkaran material sampah yang terus berjalan tanpa henti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User