Wamensos Tegaskan Kepala Sekolah Rakyat sebagai Pemimpin Perubahan Pemutus Rantai Kemiskinan
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono secara resmi menutup Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring dari Kantor Kementerian Sosial, Jaka
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono secara resmi menutup Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring dari Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Dalam arahannya, ia menggarisbawahi peran vital para kepala sekolah sebagai ujung tombak transformasi sosial.
Kegiatan yang dipusatkan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini diikuti 191 Kepala Sekolah Rakyat dari seluruh Indonesia. Rinciannya, 166 kepala sekolah berasal dari titik layanan yang sudah berjalan, sementara 25 lainnya adalah kepala sekolah untuk lokasi baru. Turut hadir mendampingi 12 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah yang akan memperkuat koordinasi di daerah.
“Kepala Sekolah Rakyat bukan sekadar pengelola satuan pendidikan, melainkan pemimpin perubahan yang mengemban misi memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” tegas Agus Jabo di hadapan para peserta.
Menurut Wamensos, Sekolah Rakyat hadir sebagai instrumen strategis untuk menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan. Karena itu, kapasitas kepemimpinan para kepala sekolah menjadi kunci agar visi besar tersebut tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menyentuh dan mengubah realitas sosial di lapangan.
Pembekalan ini dirancang untuk membekali para kepala sekolah dengan wawasan, keterampilan manajerial, serta komitmen ideologis yang kuat terhadap misi pengentasan kemiskinan. Dengan sinergi antara pusat, wilayah, dan satuan pendidikan, diharapkan setiap Sekolah Rakyat mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan komunitas.
Melalui momentum ini, Kementerian Sosial menegaskan kembali bahwa investasi pada pendidikan masyarakat prasejahtera adalah jalur paling pasti untuk menciptakan siklus kesejahteraan yang berkelanjutan. Apaberita.com melaporkan.
Comments (0)