Tebing Longsor di Chongqing Timbun Permukiman, Puluhan Hilang

Sebuah tebing bukit di kawasan perbukitan Kabupaten Pengshui, Chongqing, mengalami longsor dahsyat pada Sabtu sore (18/7/2026), menimbun area permukiman pa

Jul 19, 2026 - 02:57
0 0
Tebing Longsor di Chongqing Timbun Permukiman, Puluhan Hilang

Sebuah tebing bukit di kawasan perbukitan Kabupaten Pengshui, Chongqing, mengalami longsor dahsyat pada Sabtu sore (18/7/2026), menimbun area permukiman padat dan mengakibatkan puluhan orang dinyatakan hilang. Tim penyelamat gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan yang berlangsung dalam kondisi cuaca tidak menentu.

Detik-detik Longsor dan Kepanikan Warga

Menurut keterangan saksi mata, tanah mulai bergerak sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Longsoran material tanah dan bebatuan sepanjang lebih dari 300 meter meluncur deras menuruni lereng, menghantam deretan rumah warga di kaki bukit. “Saya mendengar suara gemuruh seperti guntur, lalu melihat tanah dan pohon-pohon besar ikut terbawa. Semua orang berhamburan menyelamatkan diri,” tutur Li Wei, salah satu warga yang rumahnya berada sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

“Situasinya sangat kacau. Debu tebal menutupi pandangan, dan teriakan minta tolong terdengar dari balik tumpukan material longsor,” ujar Kepala Tim Penyelamat Lokal, Chen Ming, saat ditemui di posko darurat.

Respons Cepat dan Operasi SAR

Badan Penanggulangan Bencana setempat mencatat, dalam waktu kurang dari 30 menit setelah laporan diterima, lebih dari 500 personel penyelamat dari unsur militer, polisi, pemadam kebakaran, dan relawan telah dikerahkan. Kendaraan penyelamat bersiaga di jembatan utama yang menjadi akses vital menuju lokasi, sementara tim anjing pelacak dan alat berat dikerahkan untuk mempercepat evakuasi.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah struktur tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari memperburuk kondisi, membuat medan licin dan menyulitkan alat berat beroperasi maksimal. Meski demikian, tim SAR berhasil mengevakuasi 12 warga dalam kondisi selamat pada jam-jam pertama operasi, meskipun sebagian besar mengalami luka berat.

Kronologi Penanganan Bencana

  1. 14.30 Waktu Setempat: Tebing bukit di Desa Dazhai, Kecamatan Baojia, Kabupaten Pengshui, mengalami longsor besar, menimbun belasan rumah.
  2. 15.00: Laporan darurat masuk ke pusat kendali bencana. Tim reaksi cepat diterjunkan dari posko terdekat.
  3. 15.45: Gubernur Chongqing menetapkan status tanggap darurat dan memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya provinsi.
  4. 17.00: Alat berat mulai tiba di lokasi. Proses evakuasi dan pencarian korban terkendala medan berlumpur.
  5. 19.30: Tim penyelamat berhasil mengeluarkan dua korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan sebuah bangunan dua lantai.

Dampak dan Data Korban

Hingga berita ini diturunkan, data resmi menyebutkan 37 orang masih dinyatakan hilang, sementara 19 lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Total 43 bangunan dilaporkan rusak berat atau rata dengan tanah akibat material longsor yang diperkirakan mencapai volume 150.000 meter kubik.

Kepala Dinas Kesehatan Chongqing, Zhang Hui, mengonfirmasi bahwa rumah sakit setempat telah disiagakan untuk menerima lonjakan pasien. “Kami mendirikan tenda medis darurat di dekat lokasi untuk penanganan cepat, termasuk triase bagi korban dengan trauma berat,” jelasnya.

Penyebab dan Faktor Pemicu

Badan Geologi Chongqing menyatakan penyelidikan awal mengarah pada kombinasi curah hujan ekstrem yang berlangsung tiga hari berturut-turut dan struktur tanah di area tersebut yang memang rawan longsor. Data meteorologi mencatat intensitas hujan mencapai 120 mm dalam 24 jam terakhir sebelum kejadian, melampaui ambang batas normal untuk kawasan perbukitan kapur seperti di Pengshui.

Aktivitas penambangan kecil di sekitar lokasi juga tengah diselidiki sebagai kemungkinan faktor pemicu, meskipun pejabat setempat belum memberikan konfirmasi resmi. Tim ahli geoteknik sudah berada di lapangan untuk melakukan asesmen risiko longsor susulan dan menentukan zona aman bagi warga yang mengungsi.

Pemerintah Bergerak Cepat

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dikabarkan telah memberikan arahan langsung kepada pemerintah provinsi agar mengerahkan seluruh upaya pencarian tanpa mengenal lelah. Dana darurat senilai 50 juta yuan telah dicairkan untuk operasi SAR dan bantuan logistik bagi para pengungsi. Kementerian Manajemen Darurat juga mengirimkan tim ahli dari Beijing untuk membantu koordinasi di lapangan.

[SOCIAL_TWEET]: Tebing bukit longsor timbun permukiman di Chongqing, Tiongkok. 37 orang hilang, 19 luka-luka. Tim SAR bekerja ekstra di tengah hujan deras dan risiko longsor susulan. Doa untuk para korban 🙏 #LongsorChongqing #BencanaAlam #BreakingNews[SOCIAL_TG]: 🚨 Longsor dahsyat di Chongqing! Tebing bukit runtuh timbun puluhan rumah, 37 orang masih hilang. Tim SAR all-out meski hujan deras dan tanah labil. Update terkini di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User