Sep 17, 2026
Hukum

TASPEN Gelar Program Goes to Campus untuk Dorong Literasi Finansial Mahasiswa

JAKARTA — PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau TASPEN secara masif menggalakkan program edukasi bertajuk TASPEN Goes to Campus. Inis

TASPEN Gelar Program Goes to Campus untuk Dorong Literasi Finansial Mahasiswa

JAKARTA — PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau TASPEN secara masif menggalakkan program edukasi bertajuk TASPEN Goes to Campus. Inisiatif ini dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, mengenai pentingnya literasi keuangan, pengelolaan dana sejak usia produktif, serta kesiapan menyongsong masa pensiun.

Langkah strategis ini diambil guna menjawab tantangan rendahnya kesadaran finansial jangka panjang di kalangan Generasi Z dan Milenial, yang kerap menghadapi godaan gaya hidup konsumtif di era digital.

Urgensi Perencanaan Finansial Sejak Bangku Kuliah

Kesejahteraan finansial masa depan sangat ditentukan oleh keputusan pengelolaan uang yang diambil pada masa muda. TASPEN memandang bahwa pemahaman mengenai instrumen investasi, proteksi asuransi, serta jaminan hari tua harus ditanamkan jauh sebelum seseorang memasuki dunia kerja formal maupun wirausaha.

"Generasi muda adalah pilar masa depan bangsa. Melalui TASPEN Goes to Campus, kami ingin menanamkan pola pikir bahwa perencanaan pensiun bukanlah urusan mereka yang sudah berusia 50 tahun ke atas, melainkan investasi yang harus dimulai sejak rupiah pertama dihasilkan," ujar perwakilan manajemen TASPEN dalam keterangannya.

Program ini menyasar berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh wilayah Indonesia dengan menghadirkan para praktisi keuangan profesional dan pakar investasi.

Rangkaian Kegiatan dan Tahapan Edukasi

Sosialisasi literasi keuangan ini dikemas secara interaktif dengan berbagai agenda penting yang terbagi dalam beberapa tahapan kegiatan:

  1. Sesi Pemaparan Dasar Finansial: Mahasiswa diajak memahami konsep arus kas pribadi, pembuatan anggaran bulanan, serta strategi menyisihkan dana darurat secara disiplin.
  2. Simulasi Perencanaan Pensiun: Peserta mempraktikkan langsung penghitungan kebutuhan dana masa tua dan memanfaatkan efek bunga berbunga (compound interest) sejak dini.
  3. Pengenalan Produk Jaminan Sosial: Edukasi komprehensif mengenai peran program proteksi, asuransi jiwa, serta skema tabungan hari tua yang dikelola oleh BUMN.
  4. Klinik Konsultasi Keuangan: Mahasiswa mendapatkan sesi konsultasi gratis terkait pengelolaan utang produktif dan pencegahan penipuan investasi bodong atau pinjaman daring ilegal.

Strategi Membangun Kemandirian Finansial Berkelanjutan

Dalam program tersebut, TASPEN menyoroti tiga pilar utama yang wajib dikuasai generasi muda untuk mencapai stabilitas ekonomi di masa depan:

  • Pembedaan Kebutuhan dan Keinginan: Melatih kemampuan memfilter pengeluaran agar tidak terjebak dalam fenomena fear of missing out (FOMO).
  • Diversifikasi Portofolio: Membagi alokasi penghasilan ke berbagai instrumen investasi legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Proteksi Risiko Finansial: Memiliki jaring pengaman berupa asuransi kesehatan dan program pensiun untuk memitigasi ketidakpastian ekonomi di masa mendatang.

Melalui konsistensi penyelenggaraan TASPEN Goes to Campus, perusahaan pelat merah ini berharap dapat mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi, cerdas mengelola aset, serta siap menikmati masa tua yang sejahtera dan bebas dari beban finansial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User