Simulasi Taktis Pengamanan Laga Timnas vs Kamboja di Pakansari

Kepolisian Resor Bogor menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Markas Komando Polres Bogor, Senin (27/7), untuk mematangkan strategi pengamanan pertandingan sepak bola antara Tim Nasional Indonesia mel...

Simulasi Taktis Pengamanan Laga Timnas vs Kamboja di Pakansari

Kepolisian Resor Bogor menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Markas Komando Polres Bogor, Senin (27/7), untuk mematangkan strategi pengamanan pertandingan sepak bola antara Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026. Kegiatan simulasi taktis berbasis miniatur lapangan itu melibatkan seluruh elemen pengamanan guna memastikan keamanan dan ketertiban laga yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Rizky Pratama, memimpin langsung gelar TFG yang dihadiri oleh perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, panitia pelaksana, serta manajemen stadion. Dalam arahannya, AKBP Rizky Pratama menegaskan bahwa pengamanan pertandingan internasional ini memerlukan koordinasi yang solid lintas sektor.

Pemetaan Risiko dan Skenario Kontijensi

Simulasi TFG diawali dengan pemaparan peta kerawanan oleh Kepala Bagian Operasi Polres Bogor, Kompol Dimas Arya Wicaksono. Ia mengidentifikasi tujuh titik rawan, meliputi akses masuk utama, area parkir, pintu tribun, zona suporter tamu, dan perimeter luar stadion. Data historis menunjukkan bahwa pertemuan kedua tim di kompetisi Asia Tenggara kerap menarik perhatian puluhan ribu penonton, sehingga potensi kepadatan massa dan gangguan keamanan harus diantisipasi sejak dini.

“Kami merancang enam skenario kontijensi, mulai dari kemacetan parah di Jalan Tegar Beriman, lonjakan penonton tanpa tiket, hingga potensi gesekan antarsuporter. Setiap skenario sudah ditetapkan penanggung jawab dan prosedur penanganannya,” ujar Kompol Dimas di sela simulasi.

Penempatan Personel dan Teknologi Pengamanan

Berdasarkan hasil TFG, Polres Bogor menetapkan pengerahan 1.250 personel gabungan yang akan ditempatkan di tiga ring pengamanan. Ring satu meliputi area dalam stadion dan lapangan permainan yang dijaga oleh personel Polri berpakaian preman dan seragam. Ring dua mencakup pintu masuk, area tribune, serta zona penyangga yang dikawal oleh personel Brimob dan Samapta. Sementara itu, ring tiga berfokus pada jalur lalu lintas dan kantong-kantong parkir yang menjadi tanggung jawab fungsi lalu lintas bersama Dinas Perhubungan.

Komandan Satuan Brimob Resor Bogor, AKP Bayu Adi Nugroho, menyatakan bahwa pihaknya menyiagakan 120 personel dengan perlengkapan pengendalian massa. “Kami siapkan delapan unit kendaraan taktis dan sistem pemantauan berbasis drone untuk memonitor pergerakan massa secara real-time. Command center akan terhubung langsung dengan posko di Mapolres,” jelas AKP Bayu.

Manajemen Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dewi Sartika, memaparkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan pada hari pertandingan. Rencana pengalihan arus kendaraan dimulai empat jam sebelum kick-off di sepanjang Jalan Tegar Beriman menuju Stadion Pakansari. “Kami menyediakan empat kantong parkir utama berkapasitas total 3.500 kendaraan, ditambah area parkir cadangan di sekitar GOR Pakansari. Sistem satu arah akan diberlakukan pukul 15.00 WIB, sementara penutupan jalan tepat di depan stadion dilakukan saat arus penonton mulai padat,” terang AKP Dewi.

TFG juga membahas lokasi penjemputan dan penurunan penonton untuk mencegah penumpukan kendaraan. Sebanyak 120 personel lalu lintas akan dikerahkan, didukung oleh petugas dari Jasa Raharja dan komunitas relawan pengaturan jalan.

Pengamanan Internal Tim dan Ofisial

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor, AKP Fajar Reksa, mengungkapkan bahwa pengawalan ketat akan diberikan kepada kedua tim dan perangkat pertandingan. Rute perjalanan dari hotel menuju stadion akan melalui jalur khusus dengan pengawalan 30 personel VIP protection. Area ruang ganti, lorong pemain, dan lapangan akan disterilisasi menggunakan tiga unit detektor bahan peledak dan tim penjinak bom.

“Kami berkoordinasi dengan pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan federasi sepak bola Kamboja untuk memastikan keselamatan para atlet. Setiap orang yang memasuki zona dalam stadium wajib melalui tiga checkpoint pemeriksaan,” kata AKP Fajar.

Imbauan Kepada Suporter

Menjelang akhir kegiatan TFG, Kapolres Bogor AKBP Rizky Pratama kembali menegaskan pentingnya peran suporter dalam menjaga kondusivitas. Ia mengimbau agar pendukung Timnas Indonesia yang hadir mematuhi aturan stadion, tidak membawa benda terlarang, dan menahan diri dari provokasi.

“Stadion Pakansari adalah rumah kita bersama. Kami ingin seluruh penonton menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan penuh sportivitas. Petugas akan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan,” ucap AKBP Rizky.

Panitia pelaksana mencatat, sebanyak 27.000 lembar tiket telah terjual secara online dan tidak akan ada penjualan tiket di lokasi untuk mencegah kerumunan. Posko kesehatan dengan 10 tenaga medis dan empat ambulans juga disiagakan di sudut-sudut strategis stadion. Dengan diselesaikannya Tactical Floor Game ini, Polres Bogor menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan laga ASEAN Hyundai Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 pukul 19.30 WIB.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User