Sep 16, 2026
Nasional

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS, Tegaskan Peran Strategis Indonesia

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri secara langsung sesi pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS. Kehadiran Kepala Ne

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS, Tegaskan Peran Strategis Indonesia

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri secara langsung sesi pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS. Kehadiran Kepala Negara di panggung diplomasi bergengsi ini mencerminkan komitmen teguh Indonesia dalam memperkuat hubungan multilateral serta memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di tataran ekonomi internasional.

Dalam forum tingkat tinggi yang mempertemukan para pemimpin dunia tersebut, Indonesia kembali menegaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Partisipasi aktif Presiden Prabowo menjadi sorotan strategis, mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di Asia Tenggara yang terus mendorong tatanan global lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Kronologi Agenda dan Sesi Diplomatik Kepresidenan

Rangkaian agenda Presiden Prabowo selama berlangsungnya KTT BRICS mencakup berbagai pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung terstruktur:

  1. Penyambutan Resmi Delegasi: Presiden Prabowo tiba di lokasi konferensi dan disambut oleh jajaran pimpinan negara tuan rumah sebelum memasuki ruang sidang utama bersama para kepala negara dan kepala pemerintahan lainnya.
  2. Partisipasi Sesi Pleno: Kepala Negara mengikuti sesi pleno KTT BRICS, menyampaikan pandangan strategis terkait stabilitas geopolitik, ketahanan pangan, dan transformasi energi bersih.
  3. Dialog Terbuka BRICS Plus: Terlibat aktif dalam forum perluasan kerja sama yang melibatkan negara-negara mitra di luar anggota inti, guna memperluas jaringan kemitraan dagang dan investasi.
  4. Pertemuan Bilateral Sela: Memanfaatkan momentum konferensi untuk menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat guna mempererat kerja sama ekonomi konkret.

Fokus Utama: Kedaulatan Pangan dan Transformasi Ekonomi

Dalam pidato serta interaksinya di forum tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya solidaritas antarnegara Global South. Indonesia menyerukan agar negara-negara berkembang memperoleh akses setara terhadap rantai pasok global, investasi infrastruktur, serta alih teknologi mutakhir.

"Solidaritas dan kerja sama konkret antarnegara berkembang merupakan kunci untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Indonesia berkomitmen menjadi jembatan perdamaian serta mitra pembangunan yang setara dan saling menguntungkan," ujar Presiden Prabowo di sela-sela forum.

Beberapa poin strategis yang diusung delegasi Indonesia dalam KTT ini meliputi:

  • Ketahanan Pangan dan Energi: Mendorong skema kerja sama pasokan komoditas esensial demi meredam volatilitas harga global.
  • Sistem Pembayaran Lintas Negara: Mendukung penggunaan mata uang lokal (local currency settlement) dalam transaksi perdagangan bilateral untuk memitigasi risiko fluktuasi moneter global.
  • Hilirisasi Berkelanjutan: Mengajak mitra global berinvestasi pada hilirisasi sumber daya alam berbasis kepedulian lingkungan hidup.

Dampak Strategis bagi Diplomasi Indonesia

Keikutsertaan aktif Presiden Prabowo di KTT BRICS mempertegas langkah Indonesia dalam menyeimbangkan hubungan dengan berbagai kekuatan dunia. Dengan menjalin kemitraan erat bersama blok-blok ekonomi utama, Indonesia berpeluang mengamankan arus investasi asing langsung (FDI) sekaligus membuka pasar ekspor non-tradisional bagi produk-produk unggulan domestik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User