Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, melaporkan ancaman pemutusan hubunga

Dalam forum tersebut, Andi Gani secara langsung meminta perhatian Dasco terhadap kesulitan yang dihadapi para pekerja. Ia merinci bahwa dua pabrik keramik raksasa di kawasan industri Bekasi telah meng

Jul 08, 2026 - 19:31
0 0
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, melaporkan ancaman pemutusan hubunga
Dalam forum tersebut, Andi Gani secara langsung meminta perhatian Dasco terhadap kesulitan yang dihadapi para pekerja. Ia merinci bahwa dua pabrik keramik raksasa di kawasan industri Bekasi telah menghentikan seluruh aktivitas produksi, dan beberapa perusahaan lain dikabarkan segera mengikuti langkah serupa jika tidak ada campur tangan pemerintah untuk menstabilkan harga gas. “Bang, maksimal 10 hari ke depan, 55 ribu orang akan ter-PHK. Granito sudah tutup, sebentar lagi menyusul Milenium Keramik dan Mulia Keramik karena beban gas industri yang sudah tidak masuk akal,” ujarnya dengan nada serius di hadapan peserta Rakernas, seperti dipantau media kami. Andi Gani menggarisbawahi bahwa krisis ini bukan sekadar isu sektoral, melainkan bencana sosial yang dampaknya akan meluas hingga ke puluhan ribu keluarga pekerja. Ia menjelaskan bahwa industri keramik dan sektor manufaktur padat karya lainnya tidak bisa bertahan ketika komponen biaya energi membengkak dua kali lipat dalam waktu singkat. Tanpa subsidi atau kebijakan harga gas khusus industri, pemilik pabrik terpaksa mengambil opsi paling pahit: menutup pabrik dan merumahkan buruh. Ketua KSPSI itu juga mengingatkan bahwa Bekasi merupakan salah satu sentra industri terbesar nasional. Apabila 55 ribu orang kehilangan pekerjaan dalam rentang singkat, tekanan ekonomi dan angka pengangguran di wilayah penyangga ibu kota akan melonjak tajam. “Ini bahaya sekali, Bang. Saya datang bukan untuk berdebat, tapi untuk menyelamatkan buruh-buruh yang hari ini ketakutan akan masa depan mereka,” tambah Andi Gani. Dalam laporan tersebut, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPR terkait tindak lanjut permintaan itu. Namun, kehadiran Dasco dalam Rakernas KSPSI dinilai menjadi momentum penting bagi pekerja untuk menyuarakan tuntutan mereka langsung kepada pimpinan legislatif. Andi Gani berharap, dalam waktu beberapa hari ke depan, ada langkah komunikasi antara DPR, pemerintah, dan pelaku industri untuk mencegah angka PHK yang dikhawatirkan akan menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Informasi ini dihimpun Apaberita.com dari rangkaian acara Rakernas KSPSI 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User