Sep 16, 2026
Hukum

Prancis Perluas Penyelidikan Perdagangan Seks Terkait Jaringan Jeffrey Epstein

Otoritas penegak hukum Prancis resmi memperluas cakupan penyelidikan dugaan perdagangan seks dan kekerasan seksual yang berkaitan dengan mendiang miliarder

Prancis Perluas Penyelidikan Perdagangan Seks Terkait Jaringan Jeffrey Epstein

Otoritas penegak hukum Prancis resmi memperluas cakupan penyelidikan dugaan perdagangan seks dan kekerasan seksual yang berkaitan dengan mendiang miliarder asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein. Langkah ini diambil seiring ditemukannya bukti-bukti baru serta kesaksian yang mengindikasikan adanya aktivitas kejahatan seksual yang dilakukan di wilayah yurisdiksi Prancis selama bertahun-tahun.

Epstein, yang meninggal dunia di dalam sel penjara New York pada 2019, diketahui telah menjadi penduduk paruh waktu di Paris selama hampir dua dekade. Keberadaannya di ibu kota Prancis tersebut kini menjadi fokus intensif para penyelidik untuk membongkar jaringan eksploitasi yang melibatkan sejumlah tokoh elit internasional dan agensi model lokal.

Jejak Mewah di Avenue Foch Paris

Selama menetap di Paris, Epstein menempati sebuah apartemen mewah bernilai jutaan euro yang terletak di Avenue Foch, salah satu kawasan paling bergengsi dan eksklusif di Distrik ke-16 Paris. Properti megah tersebut diduga kuat kerap digunakan sebagai lokasi persinggahan sekaligus tempat terjadinya eksploitasi terhadap perempuan muda dan anak di bawah umur.

Kepolisian Prancis sebelumnya telah melakukan penggeledahan menyeluruh di apartemen seluas ratusan meter persegi tersebut guna mengumpulkan dokumen, data digital, serta bukti forensik lainnya. Kehidupan sosial Epstein di Prancis memperlihatkan hubungan erat dengan figur-figur berpengaruh di industri fesyen dan modeling global.

"Penyelidikan ini tidak berhenti dengan kematian Epstein. Fokus kami adalah mengungkap seluruh jejaring yang memfasilitasi, membantu, atau melakukan kejahatan seksual terhadap korban di wilayah Prancis," tegas sumber dari kejaksaan Paris yang menangani kasus kejahatan terhadap anak di bawah umur.

Fokus Penyelidikan dan Keterlibatan Jaringan Lokal

Perluasan penyelidikan ini memusatkan perhatian pada beberapa aspek krusial, antara lain:

  • Identifikasi Korban Baru: Membuka ruang bagi para korban berkewarganegaraan Prancis maupun warga asing yang mengalami pelecehan seksual di wilayah Prancis untuk memberikan keterangan resmi.
  • Keterlibatan Agensi Model: Menyelidiki dugaan peran pencari bakat dan pemilik agensi model, termasuk mendiang Jean-Luc Brunel, yang diduga memasok perempuan muda kepada Epstein.
  • Aliran Finansial dan Fasilitator: Menelusuri transaksi keuangan serta pihak-pihak lokal yang menyediakan akomodasi, transportasi, dan akses perlindungan hukum bagi Epstein di Eropa.

Mendorong Keadilan bagi Korban

Kelompok advokasi hak-hak perempuan di Prancis menyambut positif langkah otoritas kehakiman dalam memperdalam kasus ini. Selama bertahun-tahun, banyak korban merasa suara mereka terabaikan karena besarnya pengaruh kekayaan dan jejaring politik yang melindungi para pelaku kejahatan seksual transnasional.

Jaksa penuntut umum menegaskan komitmennya untuk menindak siapa pun yang terbukti bertindak sebagai kaki tangan atau fasilitator. Penyelidikan paralel ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran secara utuh, memberikan keadilan bagi para penyintas, serta menutup celah hukum yang selama ini kerap dimanfaatkan oleh para pelaku perdagangan manusia lintas negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User