Pramono Anung Umumkan Proyek Jakarta Segera Diresmikan Pusat-Daerah
Jakarta, Apaberita – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis di Ibu Kota akan segera diresmikan secara bersama oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi ...
Jakarta, Apaberita – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis di Ibu Kota akan segera diresmikan secara bersama oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pernyataan itu disampaikan Pramono usai menggelar pertemuan dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2026.
Dalam keterangan pers yang digelar di Balai Kota, Pramono menjelaskan bahwa peresmian kolektif tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek vital di wilayah aglomerasi. “Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan Bapak Sekretaris Kabinet. Ada beberapa pekerjaan besar yang sudah mencapai tahap akhir dan akan segera kita resmikan bersama dalam waktu dekat,” ujar Pramono.
Proyek Infrastruktur Siap Diresmikan
Pramono tidak merinci seluruh proyek yang dimaksud, namun menyebutkan bahwa setidaknya ada lima proyek utama yang akan masuk dalam agenda peresmian. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor transportasi, pengendalian banjir, serta penyediaan hunian layak. Salah satu yang paling dinanti adalah pengoperasian penuh MRT Jakarta Fase 2A dari Bundaran HI hingga Kota Tua. Menurut Pramono, jalur ini telah menjalani uji coba terbatas dan siap melayani masyarakat.
“Ini bukan sekadar seremoni. Setiap proyek yang kami resmikan sudah melalui evaluasi teknis yang ketat dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Bina Marga DKI. Kita ingin masyarakat langsung merasakan manfaatnya,” tegas mantan Sekretaris Kabinet era Presiden Jokowi itu.
Selain transportasi massal, proyek normalisasi Kali Ciliwung segmen Manggarai–Kampung Melayu juga disebut akan segera diresmikan. Pekerjaan yang dimulai sejak 2023 itu diharapkan mampu mengurangi genangan di hilir sungai hingga 40 persen. Pramono menambahkan bahwa peresmian akan dihadiri oleh menteri terkait dan pimpinan DPRD DKI.
Sinergi Pusat dan Daerah
Pertemuan dengan Teddy Indra Wijaya, yang juga merupakan mantan ajudan Presiden Prabowo, disebut Pramono sebagai wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengurai persoalan klasik Jakarta. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Butuh kementerian, butuh Bappenas, butuh dukungan Sekretariat Kabinet untuk memastikan setiap regulasi tidak menghambat penyelesaian proyek,” kata Pramono.
Terkait pendanaan, Pramono menyatakan bahwa sejumlah proyek dibiayai melalui skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) yang melibatkan BUMN dan pihak swasta. Ia mencontohkan pembangunan Rusunawa Cakung Barat yang akan diresmikan sebagai bagian dari program sejuta rumah. “Ini kolaborasi antara Kementerian PUPR, PT PP, dan Pemprov DKI. Rusunawa itu akan langsung ditempati warga yang terdampak penataan kawasan,” ujarnya.
Pramono mengapresiasi respons cepat jajaran Sekretariat Kabinet yang menfasilitasi percepatan penerbitan izin dan harmonisasi peraturan. Ia berharap momentum peresmian mendatang menjadi penanda era baru pembangunan Jakarta yang lebih terintegrasi. “Kita ingin Jakarta menjadi etalase kerja sama pusat dan daerah yang sesungguhnya,” tandasnya.
Keberlanjutan Program Strategis Nasional
Sejumlah pengamat menilai bahwa proyek-proyek yang akan diresmikan merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Andi Baso, menyambut baik percepatan tersebut. “Kami di DPRD akan terus mengawal agar proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga tepat mutu dan tepat sasaran,” ujar Andi saat dihubungi secara terpisah.
Peresmian kolektif ini direncanakan berlangsung dalam satu rangkaian kegiatan selama bulan Agustus 2026. Pramono mengisyaratkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir secara langsung dalam salah satu agenda peresmian, khususnya pada pengoperasian MRT Fase 2A. “Kita sedang mematangkan jadwal Presiden. Kemungkinan beliau akan hadir dan meresmikan langsung,” ucapnya.
Dengan rampungnya proyek-proyek tersebut, Pramono optimistis Indeks Kualitas Hidup warga Jakarta akan terus meningkat. Data dari BPS DKI Jakarta mencatat bahwa pada tahun 2025, Indeks Kebahagiaan warga ibu kota sudah mencapai 72,8 poin. “Kami ingin angka itu naik signifikan. Dan salah satu caranya adalah dengan menghadirkan infrastruktur yang benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tutup Pramono.
Comments (0)