Sep 16, 2026
Hukum

PP ISKA Luncurkan Buku Teologi Publik Dorong Aksi Nyata Sarjana

JAKARTA, Apaberita.com — Bidang Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAAK) Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA) resmi meluncurkan buku

PP ISKA Luncurkan Buku Teologi Publik Dorong Aksi Nyata Sarjana

JAKARTA, Apaberita.com — Bidang Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAAK) Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA) resmi meluncurkan buku terbaru berjudul 'Teologi Publik dan Dialog Aksi: Sarjana Katolik Indonesia di Ruang Publik' di Jakarta. Kehadiran karya literasi ini menjadi momentum strategis dalam mempertegas komitmen intelektual Katolik untuk berkontribusi aktif dalam diskursus kebangsaan, moderasi beragama, dan perumusan kebijakan publik yang inklusif.

Peluncuran buku tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat, akademisi, rohaniwan, dan tokoh lintas agama. Karya ini lahir dari refleksi mendalam atas dinamika kebangsaan kontemporer, di mana nilai-nilai spiritualitas diuji untuk hadir secara kontekstual di tengah problematika sosial masyarakat.

Kronologi dan Latar Belakang Penerbitan Buku

Penerbitan buku ini melewati serangkaian proses dialogis yang panjang dan dinamis di internal organisasi:

  1. Refleksi Awal: Dimulai dari serial diskusi berkala HAAK PP ISKA yang menyoroti perlunya artikulasi iman yang membumi dalam konteks kemajemukan Indonesia.
  2. Konsolidasi Pemikiran: Pengumpulan naskah esai dan artikel kritis dari para sarjana lintas disiplin ilmu yang membedah relasi agama, negara, dan keadilan sosial.
  3. Penyuntingan dan Kurasi: Tim editor meramu gagasan agar narasi yang disajikan tidak sekadar teoretis, melainkan menawarkan panduan aksi dialogis.
  4. Peluncuran Resmi: Pengenalan buku kepada publik sebagai seruan moral dan intelektual bagi sarjana Katolik di seluruh Indonesia.

Menjembatani Nilai Keimanan dan Kebijakan Publik

Ketua Presidium PP ISKA, Dr. Luky Yusgiantoro, menegaskan bahwa kehadiran buku ini menjadi bukti nyata bahwa keterlibatan kaum cendekiawan di ruang publik bukan sekadar wacana teoritis, melainkan panggilan moral untuk menghadirkan kebaikan bersama (bonum commune).

"Gereja dan kaum sarjana tidak boleh berdiam diri di menara gading. Teologi publik harus menjadi jembatan yang menghubungkan nilai-nilai iman dengan realitas sosial, advokasi kebijakan, serta dialog aksi nyata bersama seluruh elemen bangsa," ujar Dr. Luky Yusgiantoro dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa buku ini semula mengalir dari percakapan-percakapan organik mengenai tantangan kebangsaan, hingga akhirnya terangkai menjadi dokumentasi pemikiran yang utuh dan kontekstual.

Fokus Strategis dan Pesan Utama Karya Literasi

Buku setebal ratusan halaman ini memuat berbagai perspektif strategis yang ditujukan kepada pemangku kepentingan maupun masyarakat luas, di antaranya:

  • Penguatan Dialog Lintas Iman: Mendorong paradigma dialog berbasis aksi sosial (dialogue of action) guna mengatasi kemiskinan, ketimpangan, dan krisis lingkungan.
  • Etika Berbangsa: Menegaskan komitmen sarjana Katolik terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi final kehidupan bernegara.
  • Keterlibatan Transformatif: Mengajak cendekiawan muda Katolik untuk aktif dalam riset, birokrasi, politik etis, dan advokasi masyarakat marjinal.

Melalui peluncuran buku ini, PP ISKA berharap diskursus teologi publik di Indonesia terus berkembang menjadi gerakan kolaboratif lintas iman demi terwujudnya tatanan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab.

Karya literasi ini diterbitkan untuk mempertegas komitmen intelektual Katolik dalam memperkuat dialog lintas agama, moderasi, serta perumusan kebijakan publik yang inklusif di Indonesia. Baca selengkapnya: Apaberita.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User