Oct 11, 2026
Politik

Polres Bogor Tindaklanjuti Video Remaja Lawan Arah di Pakansari

Bogor — Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor menyatakan tengah menindaklanjuti beredarnya rekaman video yang memperlihatkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor melawan arah di kawasan St...

Polres Bogor Tindaklanjuti Video Remaja Lawan Arah di Pakansari

Bogor — Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor menyatakan tengah menindaklanjuti beredarnya rekaman video yang memperlihatkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor melawan arah di kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rekaman tersebut menyebar luas melalui media sosial dan memicu perhatian publik terhadap perilaku berkendara yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam menerima laporan masyarakat tersebut. Menurutnya, langkah penanganan telah disusun dalam Rapat Koordinasi internal satuan, mencakup peningkatan patroli di titik-titik rawan serta penyampaian imbauan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas.

"Rekaman itu sudah kami terima dan kami pelajari. Penindaklanjutan kami lakukan melalui patroli rutin dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi melawan arah," ujar Kasatlantas Polres Bogor.

Dalam rekaman berdurasi pendek yang beredar, sejumlah remaja terlihat melintas berlawanan dengan arus kendaraan di sekitar kawasan stadion kebanggaan Kabupaten Bogor tersebut. Aksi itu berlangsung tanpa pengawalan dan dilakukan pada jam yang relatif ramai, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Patroli dan Imbauan Diintensifkan

Berdasarkan penjelasan Satlantas Polres Bogor, penguatan patroli akan difokuskan pada jam-jam tertentu, terutama pada malam hari dan akhir pekan, ketika kawasan Pakansari dan sekitarnya ramai dikunjungi warga. Selain itu, personel akan dikerahkan untuk memberikan imbauan langsung kepada para pengendara, termasuk kelompok remaja yang kerap berkerumun di ruas jalan sekitar stadion.

Polisi menegaskan bahwa tindakan melawan arah bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan pelanggaran serius yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ketentuan tersebut mengatur sanksi bagi pengendara yang melanggar marka dan rambu, termasuk kewajiban mengikuti jalur yang telah ditetapkan.

"Melawan arah itu jelas melanggar aturan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama adik-adik remaja, untuk tidak meniru perilaku tersebut. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi prioritas," tegasnya.

Satlantas juga menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan pengelola kawasan, guna menata rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Pakansari. Penataan dinilai penting mengingat kawasan tersebut kerap menjadi lokasi berkumpulnya massa dalam jumlah besar, baik untuk kegiatan olahraga maupun hiburan.

Peran Orang Tua dan Sekolah Diminta Aktif

Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyoroti pentingnya peran orang tua dan lingkungan pendidikan dalam mengawasi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur. Menurut data yang dihimpun, banyak pelanggaran lalu lintas oleh remaja berawal dari kurangnya pengawasan serta pemahaman terhadap aturan berkendara yang benar.

Polres Bogor menyatakan akan menggandeng sekolah-sekolah untuk menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Program itu diarahkan pada pelajar tingkat menengah sebagai upaya preventif agar tidak terjadi pelanggaran serupa di kemudian hari.

"Kami akan masuk ke sekolah-sekolah. Edukasi sejak dini jauh lebih efektif daripada penindakan setelah terjadi kecelakaan," ujar Kasatlantas.

Masyarakat pun diajak aktif melaporkan apabila menemukan aksi melawan arah atau balap liar di wilayah Kabupaten Bogor. Laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.

Penindakan Tegas Menanti Pelanggar

Polres Bogor menegaskan bahwa penindakan hukum akan diterapkan kepada setiap pelanggar yang terbukti melakukan aksi melawan arah, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penindakan itu tidak hanya berupa tilang, tetapi juga dapat mencakup pembinaan dan pemanggilan orang tua bagi pelanggar yang masih di bawah umur.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bogor. Kepolisian menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan semata tugas aparat.

Hingga berita ini ditulis, aparat masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi para remaja yang muncul dalam rekaman video tersebut. Polres Bogor memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan akan disampaikan perkembangannya kepada publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User