Pertamina Patra Niaga Dukung B50, Ekonom Sebut Solusi Impor Minyak

JAKARTA — Kebijakan biodiesel 50% (B50) yang tengah digodok pemerintah mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Tradi

Jul 12, 2026 - 07:23
0 1
Pertamina Patra Niaga Dukung B50, Ekonom Sebut Solusi Impor Minyak

JAKARTA — Kebijakan biodiesel 50% (B50) yang tengah digodok pemerintah mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina. Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu menekan impor minyak mentah dan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasar global.

Mengurangi Ketergantungan Impor

Indonesia selama ini masih mengimpor minyak mentah dan produk turunannya dalam jumlah besar. Pada 2023, nilai impor migas mencapai sekitar USD 30 miliar, menjadi beban neraca perdagangan. Dengan campuran biodiesel 50% dalam solar, kebutuhan solar murni dari fosil dapat dipangkas signifikan.

“B50 adalah solusi cerdas yang tidak hanya menurunkan impor minyak, tapi juga menggerakkan ekonomi domestik melalui industri kelapa sawit,”
ujar Dr. Andri Satria, ekonom energi dari Universitas Indonesia.
“Dari sisi makro, ini memperbaiki defisit transaksi berjalan. Dari sisi mikro, petani sawit dan pekerja pabrik biodiesel mendapat kepastian pasar.”

Peran Kunci Pertamina Patra Niaga

Sebagai distributor utama BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga menjadi garda terdepan dalam implementasi B50. Perusahaan ini bertanggung jawab memastikan infrastruktur tangki timbun, blending, dan distribusi siap menangani campuran biodiesel yang lebih tinggi. Beberapa langkah yang telah disiapkan meliputi:

  • Uji Coba dan Penyesuaian Spesifikasi: bekerja sama dengan lembaga riset untuk memastikan kualitas B50 memenuhi standar Euro 4.
  • Peningkatan Kapasitas Terminal BBM: beberapa terminal dilakukan modifikasi agar mampu melakukan pencampuran (inline blending) secara otomatis dengan komposisi tepat.
  • Pelatihan SDM: operator lapangan diberikan pembekalan tentang karakteristik B50 yang sedikit berbeda dari B35 agar penanganan tetap aman.

Dampak Positif bagi Ekonomi Hijau

Kebijakan biodiesel tinggi tidak hanya berdimensi energi, tetapi juga lingkungan. B50 berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 40-50% dibandingkan solar murni, mendukung komitmen Indonesia menuju net zero emission 2060. Selain itu, pengurangan impor akan menghemat devisa negara belasan miliar dolar per tahun, yang dapat dialihkan untuk pembangunan infrastruktur energi terbarukan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat, pada 2024 produksi fatty acid methyl ester (FAME) nasional mencapai 13,4 juta kiloliter, cukup untuk mendukung mandatori B50. Pertamina Patra Niaga menargetkan blending B50 dilakukan di 20 terminal utama mereka sehingga seluruh SPBU di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan dapat menyalurkan produk tersebut secara bertahap mulai 2025.

Tantangan dan Solusi

Meski prospeknya cerah, implementasi B50 tetap menghadapi kendala, seperti potensi penyumbatan filter pada kendaraan tua dan pengelolaan stok FAME yang sensitif terhadap suhu. Namun, Pertamina Patra Niaga optimistis dengan pendekatan bertahap serta edukasi ke masyarakat dan bengkel resmi.

“Kami terus berkoordinasi dengan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) kendaraan niaga untuk memastikan kompatibilitas mesin terhadap B50,”
jelas juru bicara perusahaan.

Dukungan pakar ekonomi dan kesiapan operator seperti Pertamina Patra Niaga menjadi sinyal positif bahwa B50 bukan sekadar wacana. Langkah ini mencerminkan transformasi struktural kebijakan energi Indonesia menuju kemandirian yang berkelanjutan.

[SOCIAL_TWEET]: Kebijakan B50 didukung penuh Pertamina Patra Niaga. Campuran 50% biodiesel siap tekan impor minyak & pacu ekonomi sawit. Solusi cerdas untuk energi mandiri! #B50 #PertaminaPatraNiaga #EnergiBersih[SOCIAL_TG]: ⛽ Pertamina Patra Niaga siap salurkan B50! Campuran biodiesel 50% bakal kurangi impor minyak, hemat devisa, dan ramah lingkungan. Mulai blending di 20 terminal utama tahun depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User