Pembangunan IKN Tahap Terbaru: Istana Negara Rampung, Bandara Beroperasi

JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan progres pembangunan tahap terbaru di kawasan IKN mencapai 80 persen secara keseluruhan. Istana Negara dan Bandara Nusantara menjadi dua infrastru

Pembangunan IKN Tahap Terbaru: Istana Negara Rampung, Bandara Beroperasi

JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan progres pembangunan tahap terbaru di kawasan IKN mencapai 80 persen secara keseluruhan. Istana Negara dan Bandara Nusantara menjadi dua infrastruktur prioritas yang hampir rampung, dengan target operasional pada akhir tahun ini. Pemerintah optimistis pemindahan ibu kota secara bertahap dapat dimulai pada 2025.

Progres Fisik Infrastruktur Utama

Kepala OIKN, Bambang Susantono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/3), menyatakan bahwa pembangunan Istana Negara telah mencapai 92 persen. Bangunan utama istana, termasuk ruang kerja presiden dan aula negara, sudah memasuki tahap finishing interior. Sementara itu, Bandara Nusantara yang terletak sekitar 15 km dari pusat IKN, telah menyelesaikan landasan pacu sepanjang 3.000 meter dan terminal penumpang dengan kapasitas 1 juta penumpang per tahun. Bandara ini ditargetkan dapat melayani penerbangan komersial pada kuartal IV 2024.

Selain dua proyek utama, pembangunan jalan tol IKN seksi 1A (Simpang Tempadung–Balikpapan) sepanjang 47 km juga sudah 75 persen selesai. Jalan tol ini akan menjadi akses utama dari Balikpapan ke pusat IKN. Pemerintah juga telah menyelesaikan pembangunan 40 tower hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) dari total 100 tower yang direncanakan. Hunian ASN ini akan diisi oleh 12.000 pegawai negeri pada tahap pertama pemindahan.

Anggaran dan Ketenagakerjaan

Total anggaran pembangunan IKN tahap pertama (2022-2024) mencapai Rp 466 triliun, bersumber dari APBN, investasi swasta, dan kerja sama pemerintah dengan badan usaha. Hingga Februari 2024, realisasi anggaran mencapai Rp 280 triliun. OIKN mencatat ada sekitar 120.000 tenaga kerja yang terlibat, mayoritas dari Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya. Program pelatihan vokasi juga telah dijalankan untuk meningkatkan keterampilan pekerja lokal.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana OIKN, Danis Hidayat, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, dan jaringan telekomunikasi sudah mencapai 85 persen. “Listrik dari PLTGU 200 MW telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan konstruksi dan nantinya akan dipasok ke seluruh kawasan IKN,” ujar Danis.

Dampak Lingkungan dan Sosial

Pembangunan IKN juga memperhatikan aspek lingkungan. OIKN mengklaim telah menanam 1,5 juta pohon di area hijau yang mencapai 65 persen dari total luas IKN. Kawasan inti pusat pemerintahan dirancang sebagai kota hutan dengan emisi karbon rendah. Pemerintah juga telah menyiapkan relokasi bagi 10.000 keluarga yang tinggal di lokasi proyek, dengan memberikan kompensasi berupa rumah baru di kawasan penyangga.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menambahkan bahwa pembangunan IKN akan terus berlanjut hingga 2045. “Tahap terbaru ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan ibu kota yang modern, hijau, dan berkelanjutan. Kami targetkan pada 2025, seluruh infrastruktur dasar sudah berfungsi,” katanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User