MANILA — Dewan Perwakilan Rakyat Filipina menyambut gembira kabar membaiknya capaian akademik pelajar Filipina dalam asesmen global Programme for International Student Assessment (PISA). Ketua Parlemen Filipina, Faustino "Bojie" Dy III, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi atas kemajuan tersebut dan menyebutnya sebagai kabar baik yang membanggakan bagi masa depan bangsa.
Menurut Dy, kenaikan performa pelajar ini merupakan manifestasi nyata dari investasi berkelanjutan serta gelombang reformasi kurikulum yang diterapkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
"Peningkatan hasil PISA ini adalah bukti kerja keras bersama. Kami melihat bahwa kebijakan reformasi pendidikan dan investasi anggaran yang konsisten mulai membuahkan hasil nyata di ruang-ruang kelas," ujar Faustino Dy dalam keterangan resminya di Manila.
Buah dari Investasi dan Reformasi Berkelanjutan
Hasil evaluasi PISA yang diinisiasi oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menjadi barometer utama kualitas sistem pendidikan dunia. Pada siklus-siklus sebelumnya, performa Filipina sempat berada di jajaran bawah untuk kompetensi membaca, matematika, dan sains. Namun, langkah korektif terstruktur yang diambil lintas instansi berhasil membalikkan tren tersebut.
Pemerintah Filipina melalui Departemen Pendidikan (DepEd) telah melakukan peninjauan mendalam terhadap kurikulum dasar dan menengah guna menjawab kesenjangan literasi serta numerasi. Dy menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari langkah strategis berikut:
- Alokasi Anggaran Prioritas: Peningkatan pembiayaan fasilitas sekolah dan penyediaan sarana belajar digital di daerah tertinggal.
- Evaluasi Kurikulum Terpadu: Penyederhanaan materi pembelajaran agar lebih fokus pada kompetensi esensial dan kemampuan berpikir kritis.
- Program Penguatan Kapasitas Guru: Pelatihan intensif bagi tenaga pendidik untuk menerapkan metode pengajaran interaktif.
Peran Kunci Pendidik di Garis Depan
Selain memuji jajaran kementerian dan otoritas pendidikan, Dy menekankan bahwa pahlawan sesungguhnya di balik pencapaian ini adalah para guru dan kepala sekolah di seluruh penjuru negeri. Para pendidik dinilai sukses menjembatani program dan regulasi pusat menjadi aksi nyata pembelajaran di ruang kelas.
Dy secara khusus memberikan apresiasi kepada jajaran kepemimpinan Departemen Pendidikan atas dedikasi mereka merumuskan strategi penanganan krisis belajar pascapandemi.
"Kebijakan terbaik di atas kertas tidak akan berarti apa-apa tanpa dedikasi para guru yang berdiri setiap hari di hadapan para siswa. Merekalah yang mengubah sumber daya dan kebijakan nasional menjadi pemahaman nyata bagi anak-anak kita," tambahnya.
Komitmen Parlemen Mengawal Mutu Pendidikan
Meski capaian ini menjadi sinyal positif, parlemen menegaskan bahwa perjuangan menaikkan mutu pendidikan masih panjang. Dewan Perwakilan Rakyat berkomitmen terus memberikan dukungan legislatif dan alokasi anggaran yang optimal guna mempertahankan momentum kenaikan mutu pendidikan nasional.
Fokus berikutnya akan diarahkan pada pemerataan standar pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta percepatan pemenuhan fasilitas laboratorium sains dan teknologi informasi di sekolah-sekolah publik.
Comments (0)