Sep 17, 2026
Hukum

NEW YORK — Hochul Bela Mamdani Usai Giuliani Larang Hadiri Peringatan 9/11

Gubernur New York, Kathy Hochul, secara tegas memberikan dukungan moral kepada politisi New York, Zohran Mamdani, menyusul perselisihan sengit yang memicu

NEW YORK — Hochul Bela Mamdani Usai Giuliani Larang Hadiri Peringatan 9/11

Gubernur New York, Kathy Hochul, secara tegas memberikan dukungan moral kepada politisi New York, Zohran Mamdani, menyusul perselisihan sengit yang memicu perdebatan publik jelang peringatan 25 tahun tragedi 11 September 2001 (9/11). Langkah Hochul ini diambil setelah mantan Wali Kota New York City, Rudy Giuliani, secara terbuka melarang dan mendesak Mamdani agar mengurungkan niatnya menghadiri upacara peringatan resmi tersebut.

Hochul menegaskan bahwa peringatan tragedi kemanusiaan sebesar 9/11 seharusnya menjadi momen perekat bangsa, bukan ajang untuk memecah belah masyarakat demi kepentingan politik partisan. Sikap tegas sang gubernur menggarisbawahi pentingnya persatuan di tengah tingginya ketegangan politik di kawasan tersebut.

Perselisihan ini bermula ketika Rudy Giuliani meragukan kelayakan Zohran Mamdani untuk hadir dalam acara peniupan terompet keheningan dan pembacaan nama-nama korban di Ground Zero. Menanggapi komentar miring dari mantan wali kota tersebut, Gubernur Hochul segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk meredam polemik yang berkembang di media.

"Perpecahan tidak boleh menang atas semangat persatuan. Peringatan 9/11 adalah tentang mengenang mereka yang gugur dan menghormati para pahlawan kita bersama," ujar Hochul saat memberikan tanggapan resminya.

Kronologi Konflik dan Eskalasi Retorika Politik

Eskalasi ketegangan antara para tokoh politik New York ini dapat dirangkum dalam beberapa tahapan krusial:

  1. Kritik Terbuka Giuliani: Mantan Wali Kota Rudy Giuliani mengkritik rencana kehadiran Zohran Mamdani pada peringatan 25 tahun tragedi 9/11, dengan mengungkit latar belakang pandangan politik Mamdani.
  2. Gelombang Gelisah Publik: Berbagai elemen masyarakat dan tokoh progresif New York mengecam kritikan Giuliani sebagai tindakan yang memecah belah dan tidak mencerminkan nilai inklusivitas New York.
  3. Intervensi Gubernur Hochul: Gubernur Kathy Hochul secara resmi pasang badan membela hak Mamdani untuk hadir, menekankan bahwa peringatan 9/11 milik seluruh warga New York tanpa terkecuali.

Perbandingan Perspektif Tokoh Kunci New York

Berikut adalah matriks perbandingan pandangan para tokoh utama yang terlibat dalam dinamika politik peringatan 9/11 di New York:

Tokoh Utama Peran / Jabatan Fokus Pandangan Utama
Rudy Giuliani Mantan Wali Kota NYC (Republikan) Menekankan eksklusivitas keberhadiran dan mengkritik pandangan politik progresif Mamdani.
Kathy Hochul Gubernur New York (Demokrat) Menekankan inklusivitas, persatuan seluruh warga negara bagian, dan penghormatan lintas partai.
Zohran Mamdani Anggota Majelis New York Mewakili keberagaman warga New York modern dan menekankan pentingnya kehadiran dalam momentum bersejarah.

Implikasi Bagi Lanskap Politik New York dan Peringatan 25 Tahun 9/11

Polemik ini memperlihatkan betapa isu-isu yang berkaitan dengan tragedi 11 September masih sangat sensitif dan kerap dijadikan komoditas perdebatan politik di Amerika Serikat. Kehadiran para pemimpin politik dari berbagai latar belakang di Ground Zero merupakan simbol kekuatan demokrasi New York. Menurut sejumlah pengamat politik independen, sikap Hochul yang mendukung keberagaman di panggung peringatan nasional ini mencerminkan pergeseran nilai sosial di New York modern.

Dengan mendekatinya tanggal peringatan 11 September, publik berharap agar fokus acara tetap tertuju pada penghormatan terhadap 2.977 korban jiwa yang gugur dalam serangan teror dua dekade silam. Pihak penyelenggara peringatan mengimbau seluruh pejabat publik untuk mengesampingkan retorika politik partisan demi menjaga kekhidmatan momen bersejarah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User