NasDem Belum Tetapkan Sikap di Pilkada Sumut

JAKARTA — Partai NasDem menyatakan belum menetapkan sikap politiknya terkait dukungan pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Pr...

Oct 10, 2026 - 19:35
0 0
NasDem Belum Tetapkan Sikap di Pilkada Sumut

JAKARTA — Partai NasDem menyatakan belum menetapkan sikap politiknya terkait dukungan pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Prananda Surya Paloh menegaskan bahwa hingga saat ini partainya masih menimbang secara matang sosok yang akan diusung, termasuk antara mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

"Kami belum memastikan untuk mendukung salah satu nama. Semua masih dalam proses kajian di internal partai," ujar Prananda dalam keterangannya kepada pers di Jakarta.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai arah koalisi di Pilkada Sumut belum disahkan. Menurut Prananda, penetapan bakal calon kepala daerah merupakan kewenangan kolektif partai yang diputuskan melalui mekanisme rapat dan pleno, bukan berdasarkan preferensi perorangan.

Kajian Elektabilitas dan Rekam Jejak

Prananda menjelaskan bahwa Bappilu Partai NasDem tengah melakukan penilaian mendalam terhadap sejumlah figur yang berpotensi diusung. Penilaian itu mencakup rekam jejak kepemimpinan, tingkat elektabilitas, serta kemampuan membangun koalisi dengan partai politik lain.

"Setiap nama yang muncul kami pelajari secara komprehensif. Tidak cukup hanya populer, tetapi harus memiliki kapasitas memimpin dan diterima oleh masyarakat Sumatera Utara," tuturnya.

Ia menyatakan bahwa dua nama yang santer disebut, yakni Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution, sama-sama memiliki basis dukungan yang kuat. Edy merupakan mantan Gubernur Sumatera Utara periode 2018–2023, sementara Bobby saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan. Keduanya dinilai memiliki pengalaman eksekutif yang relevan untuk memimpin provinsi berpenduduk lebih dari 15 juta jiwa tersebut.

Kendati demikian, Prananda menolak berspekulasi mengenai siapa yang lebih berpeluang mendapatkan dukungan resmi. Menurutnya, hasil kajian Bappilu akan dibawa ke forum pengambilan keputusan partai sebelum diumumkan kepada publik.

Mekanisme Keputusan Partai

Lebih lanjut, Prananda menekankan bahwa setiap keputusan politik Partai NasDem harus melalui tahapan yang telah ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Proses itu meliputi penjaringan aspirasi dari Dewan Pimpinan Wilayah, penyusunan rekomendasi Bappilu, hingga pengesahan oleh Dewan Pimpinan Pusat.

"Kami tidak ingin terburu-buru. Keputusan ini menyangkut masa depan Sumatera Utara, sehingga harus diambil dengan pertimbangan yang matang," ujar putra pendiri Partai NasDem, Surya Paloh, itu.

Sejumlah pengamat politik menilai bahwa sikap Partai NasDem di Pilkada Sumut akan berpengaruh signifikan terhadap konfigurasi koalisi di tingkat nasional. Pasalnya, Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia dan kerap menjadi penentu arah politik nasional.

Hingga kini, partai lain juga belum sepenuhnya menutup peluang menjalin kerja sama dengan Partai NasDem. Komunikasi politik antarpartai disebut masih berlangsung dinamis, khususnya untuk membangun koalisi yang memenuhi syarat pencalonan sesuai Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah.

Menunggu Kepastian Koalisi

Prananda menambahkan, Partai NasDem membuka ruang komunikasi dengan seluruh kekuatan politik yang memiliki visi sejalan. Namun, ia menegaskan bahwa kesepakatan koalisi baru akan ditetapkan setelah adanya keputusan resmi dari pimpinan partai.

"Kami terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Tetapi sampai saat ini belum ada keputusan final," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Partai NasDem akan menindaklanjuti seluruh masukan dari kader dan simpatisan di daerah sebelum mengumumkan calon yang diusung. Menurutnya, partisipasi struktur partai di Sumatera Utara menjadi pertimbangan penting dalam menentukan arah dukungan.

Dengan belum adanya penetapan, dinamika politik di Sumatera Utara diperkirakan masih akan berkembang dalam beberapa pekan ke depan. Publik menantikan kepastian dari Partai NasDem yang selama ini dikenal memiliki basis massa cukup solid di wilayah tersebut. Keputusan partai tersebut akan menjadi salah satu penentu peta persaingan pada Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User