Seekor monyet liar menyerang seorang anak di wilayah Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (22/6). Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami luka-luka dan harus mendapat penanganan medis. Aparat kepolisian setempat kini masih memburu hewan tersebut sambil memantau kondisi terkini korban.
Kejadian bermula ketika monyet tersebut masuk ke permukiman warga dan merebut makanan dari tangan bocah yang sedang berada di halaman rumah. Saat anak tersebut berusaha mengambil kembali makanannya, monyet liar itu menyerang dan menggigit bagian tangan serta kaki korban. Warga yang mendengar teriakan anak tersebut segera berlari untuk membantu dan mengusir monyet dari lokasi kejadian.
Korban Alami Luka Gigitan
Berdasarkan laporan kepolisian, korban merupakan anak berusia delapan tahun yang saat kejadian sedang bermain di dekat kediamannya. Setelah digigit monyet, korban mengalami luka terbuka di bagian tangan kanan dan kaki kiri. Keluarga segera membawa korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Petugas medis di pusat kesehatan tersebut memberikan penanganan awal berupa pembersihan luka, pemberian antibiotik, serta vaksin anti rabies. Otoritas kesehatan setempat juga berkoordinasi dengan dinas ketahanan pangan dan kesehatan hewan untuk memastikan kondisi monyet yang menyerang tersebut, mengingat potensi penularan penyakit zoonosis seperti rabies.
Polisi Lakukan Pencarian dan Evakuasi
Setelah menerima laporan dari warga, tim Patroli Samapta Polícia Republik Indonesia segera diterjunkan ke lokasi kejadian di Tarumajaya. Mereka melakukan penyisiran di kawasan permukiman, semak-semak, hingga tepi sungai yang menjadi habitat alami monyet di wilayah tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Tarumajaya menyatakan bahwa pencarian terhadap monyet liar tersebut masih terus dilakukan. "Kami sudah menurunkan tim untuk mencari monyet tersebut. Kami juga himbau warga agar tetap waspada dan tidak mendekati monyet liar yang berkeliaran di sekitar permukiman," terang pejabat tersebut dalam keterangan resmi.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian bekerja sama dengan dinas terkait melakukan pemasangan perangkap di beberapa titik yang sering dilalui monyet. Warga juga diminta untuk tidak memberikan makanan kepada satwa liar dan memastikan sampah rumah tangga tertutup rapat agar tidak menarik perhatian monyet masuk ke area pemukiman.
Imbauan untuk Warga Sekitar
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi ikut memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar Tarumajaya agar meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diinstruksikan untuk mengunci pintu dan jendela rumah, terutama pada pagi dan sore hari ketika monyet paling aktif mencari makanan.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan monyet liar yang masuk ke area permukiman. Koordinasi antara masyarakat, kepolisian, dan instansi terkait dinilai penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, populasi monyet liar di Pulau Jawa mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir akibat penyempitan habitat alami mereka. Hal ini menyebabkan konflik antara satwa liar dan manusia semakin sering terjadi, khususnya di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan dan sungai.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian monyet liar tersebut masih berlangsung. Pihak kepolisian belum memastikan apakah monyet yang sama bertanggung jawab atas insiden serangan sebelumnya yang dilaporkan warga di wilayah berbeda. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga keselamatan anak-anak dan menghindari kontak langsung dengan satwa liar.
Comments (0)