Sep 16, 2026
Hukum

Mahfud MD Sebut Kepala BGN Gagal Atasi Keracunan Program MBG

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi pilar pemenuhan nutrisi nasional kini menghadapi sorotan tajam. Mantan Menteri

Mahfud MD Sebut Kepala BGN Gagal Atasi Keracunan Program MBG

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi pilar pemenuhan nutrisi nasional kini menghadapi sorotan tajam. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. Mahfud menilai pucuk pimpinan lembaga tersebut gagal memitigasi serta mengendalikan insiden keracunan massal yang berulang kali menimpa para penerima manfaat di berbagai daerah.

Kritik tersebut mengemuka menyusul maraknya laporan gangguan kesehatan dan kasus keracunan pangan pada anak-anak sekolah setelah mengonsumsi paket makanan MBG. Program strategis yang dirancang untuk menekan angka stunting ini dinilai kehilangan kendali mutu di tingkat operasional, sehingga berisiko mencederai tujuan mulianya.

Sorotan Tajam atas Kelalaian Kontrol Higienitas

Menurut Mahfud MD, lonjakan kasus keracunan menunjukkan adanya kelemahan mendasar dalam rantai pasok dan standarisasi pengolahan pangan. Program berskala masif seharusnya ditopang oleh protokol keamanan pangan yang sangat ketat sejak tahap pemilihan bahan baku hingga distribusi ke meja makan siswa.

"Ketika kasus keracunan makanan justru melonjak dan berulang kali menimpa anak-anak, itu indikator nyata bahwa manajemen risiko dan pengawasan lapangan tidak berjalan semestinya. Pemimpin lembaga harus bertanggung jawab penuh atas kegagalan sistemik ini," tegas Mahfud MD dalam keterangannya.

Mahfud menambahkan bahwa Badan Gizi Nasional tidak boleh sekadar berfokus pada target kuantitas distribusi paket makanan, melainkan wajib memprioritaskan keselamatan dan keamanan biologis setiap menu yang disajikan. Ketidakmampuan mengantisipasi risiko higienitas ini dinilai sebagai bukti rapuhnya pengawasan teknis di bawah komando kepemimpinan saat ini.

Evaluasi Menyeluruh Ekosistem Dapur dan Rantai Pasok

Berbagai pengamat kebijakan publik menilai bahwa skema penyediaan makanan yang melibatkan ribuan dapur umum dan penyedia jasa boga pihak ketiga memerlukan standarisasi berbasis Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Tanpa audit berkala dan sertifikasi higienitas yang ketat, celah kontaminasi bakteri seperti Salmonella atau E. coli menjadi sangat tinggi.

Parameter Operasional Temuan & Masalah Lapangan Langkah Perbaikan Mendesak
Sertifikasi Dapur Mitra Banyak penyedia belum memiliki standar sanitasi ketat Verifikasi kelayakan dan uji lab sampel berkala
Waktu Simpan & Distribusi Makanan dikemas terlalu awal, rentan basi di jalan Penerapan batas waktu maksimal 4 jam sebelum konsumsi
Mekanisme Mitigasi Cepat Respons lambat saat muncul gejala keracunan awal Integrasi unit kesehatan darurat di setiap pos sekolah

Tuntutan Transparansi dan Reformasi Internal BGN

Kritik yang dialamatkan kepada Sudaryono diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola internal Badan Gizi Nasional. Kalangan pemerhati kesehatan publik mendesak agar BGN membuka data secara transparan terkait temuan laboratorium dari kasus-kasus keracunan sebelumnya, guna memberikan kepastian rasa aman bagi para orang tua murid.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah terukur, antara lain:

  • Audit menyeluruh terhadap seluruh vendor dan dapur penyedia program MBG.
  • Pembentukan tim pengawas independen yang melibatkan BPOM dan dinas kesehatan daerah.
  • Pemberlakuan sanksi tegas hingga pencabutan izin bagi mitra katering yang melanggar standar keselamatan pangan.

Keselamatan jutaan anak Indonesia dipertaruhkan dalam program ini. Tanpa reformasi kepemimpinan dan pengetatan sistem pengawasan, program Makan Bergizi Gratis dikhawatirkan akan terus dibayangi krisis kepercayaan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User