Sep 17, 2026
Hukum

LOMAS DE ZAMORA — Atlético Tucumán Lolos Semifinal Copa Argentina Lewat Penalti

Panggung Stadion Eduardo Gallardón di Lomas de Zamora menjadi saksi bisu pertarungan dramatis dalam babak perempat final Copa Argentina. Independiente Riva

LOMAS DE ZAMORA — Atlético Tucumán Lolos Semifinal Copa Argentina Lewat Penalti

Panggung Stadion Eduardo Gallardón di Lomas de Zamora menjadi saksi bisu pertarungan dramatis dalam babak perempat final Copa Argentina. Independiente Rivadavia dan Atlético Tucumán menyajikan duel sengit yang menguras emosi hingga detik-detik terakhir. Laga yang tampaknya sudah berada dalam genggaman Independiente Rivadavia mendadak berubah menjadi panggung keajaiban bagi skuad asuhan pelatih berpengalaman, Julio César Falcioni, yang sukses membalikkan nasib secara spektakuler.

Hingga menjelang masa injury time, klub asal Mendoza yang dijuluki La Lepra mendocina tersebut sudah menatap pintu semifinal. Keunggulan tipis membuat mereka memegang kendali laga dan berada di ambang mengulang kejayaan musim lalu saat keluar sebagai juara. Namun, dinamika sepak bola Argentina kembali membuktikan bahwa kepastian baru hadir ketika peluit panjang benar-benar ditiupkan oleh wasit.

Drama Menit Akhir dan Gol Penyeimbang Canelo

Ketegangan memuncak saat laga memasuki waktu tambahan di babak kedua. Suasana di stadion kian memanas setelah serangkaian keputusan wasit yang sempat memicu protes keras dari bangku cadangan Atlético Tucumán. Di tengah kepungan tekanan dan waktu yang kian menipis, penyerang Alexis Canelo tampil sebagai penyelamat. Memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan pada menit 90+2, Canelo melesakkan gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol mendadak tersebut menjadi pukulan telak bagi kubu Independiente Rivadavia. Sorak-sorai kemenangan yang siap meledak di kubu lawan seketika bungkam, sementara mentalitas anak-anak asuh Falcioni melonjak drastis. Skor imbang bertahan hingga peluit akhir babak kedua, memaksa penentuan pemenang dilanjutkan langsung melalui adu penalti yang menegangkan.

Aksi Heroik Luis Ingolotti di Babak Penalti

Dalam sesi adu penalti, sorotan tertuju penuh kepada penjaga gawang Atlético Tucumán, Luis Ingolotti. Tampil dingin di bawah mistar gawang, Ingolotti mencatatkan momen luar biasa yang jarang terjadi dalam kompetisi tingkat tinggi. Penjaga gawang nomor satu ini berhasil menepis tiga eksekusi penalti berturut-turut dari para algojo Independiente Rivadavia pada fase krusial penentu.

Penampilan gemilang Ingolotti memastikan kemenangan Atlético Tucumán dengan skor akhir 3-2 pada sesi tos-tosan tersebut. Berikut ringkasan performa kedua tim pada pertandingan ini:

Kategori Statistik Independiente Rivadavia Atlético Tucumán
Skor Waktu Normal 1 1
Pencetak Gol Normal Gol Pembuka (Rivadavia) Alexis Canelo (90+2')
Hasil Adu Penalti 2 3
Penyelamatan Kiper (Penalti) 0 Saves 3 Saves (Luis Ingolotti)
Status Akhir Tersingkir Lolos ke Semifinal

Selebrasi Emosional dan Tiket Menuju Semifinal

Seketika setelah Ingolotti menepis tendangan penalti terakhir lawan, seluruh pemain dan staf pelatih tim berjuluk El Decano meluncur ke lapangan untuk menumpuk sang pahlawan dalam selebrasi emosional. Pelukan hangat dan tangis haru menyelimuti momen selebrasi yang berlangsung hingga beberapa menit di area penalti.

Saat prosesi penyerahan simbolis hadiah dan tiket kelayakan, para pemain secara khusus meminta Ingolotti berada di barisan paling depan sembari mengangkat papan cek kemenangan. Yel-yel pujian bergema mengagungkan kontribusi besarnya sepanjang pertandingan.

"Saya sangat bahagia bisa membantu tim ini meraih kemenangan. Kelompok ini telah melakukan usaha yang luar biasa sepanjang pertandingan. Kami tidak pernah menyerah hingga detik terakhir," ujar Luis Ingolotti dengan penuh emosi usai pertandingan.

Kemenangan dramatis ini tidak hanya membawa Atlético Tucumán mengamankan tempat di babak semifinal Copa Argentina, tetapi juga menegaskan ketangguhan mental skuad asuhan Falcioni dalam menghadapi situasi tertekan. Kini, El Decano hanya berjarak dua langkah lagi untuk merengkuh trofi bergengsi dalam sejarah klub mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User