Kemenkeu Salurkan Bantuan Becak Listrik untuk Wisata Yogya

Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) resmi menyalurkan bantuan ekosistem Becak Kayuh Listrik Wisata di Yogyakarta, Selasa (16/7).

Jul 17, 2026 - 02:10
0 0
Kemenkeu Salurkan Bantuan Becak Listrik untuk Wisata Yogya

Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) resmi menyalurkan bantuan ekosistem Becak Kayuh Listrik Wisata di Yogyakarta, Selasa (16/7). Program ini bertujuan mendorong transformasi transportasi tradisional menjadi ramah lingkungan sekaligus mendukung sektor pariwisata lokal. Sebanyak 50 unit becak listrik tahap pertama telah didistribusikan kepada para pengemudi di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Kronologi Penyaluran Bantuan

Proses penyaluran dilakukan dalam tiga tahap sejak awal Juli 2026. Berikut urutan kejadian penting:

  1. 2 Juli 2026 — PIP mengumumkan program pendanaan konversi becak kayuh ke listrik bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY.
  2. 10 Juli 2026 — Sosialisasi kepada 100 pengemudi becak di Yogyakarta, dengan kriteria prioritas: berdomisili di kawasan wisata dan bersedia mengikuti pelatihan.
  3. 16 Juli 2026 — Penyerahan resmi 50 unit pertama di halaman Kantor Kemenkeu DIY, disaksikan oleh pejabat daerah dan perwakilan pengemudi.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Program ini diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon hingga 30 persen per unit per tahun dibandingkan becak konvensional. Selain itu, pengemudi becak akan menghemat biaya operasional sekitar 40 persen karena biaya listrik lebih murah dibandingkan bahan bakar minyak. Kepala PIP, Andi Sulistyo, dalam sambutannya mengatakan, "Bantuan ini tidak hanya soal kendaraan, tapi juga ekosistem: termasuk stasiun pengisian baterai dan pelatihan perawatan."

"Kami berharap becak listrik wisata ini menjadi ikon baru Yogyakarta yang modern namun tetap mempertahankan nilai tradisional." — Andi Sulistyo, Kepala PIP

Perbandingan Becak Konvensional dan Listrik

AspekBecak KonvensionalBecak Listrik
Biaya Operasional per HariRp 30.000 – 50.000Rp 10.000 – 20.000
Emisi CO2 per Tahun~1,2 ton~0 ton (listrik hijau)
Kapasitas BateraiTidak adaLithium 48V, tahan 50 km
Perawatan MesinSering ganti oli & busiMinimal, hanya aki

Respon Pengemudi dan Pelaku Wisata

Pengemudi becak di Malioboro, Slamet Riyadi (45), mengaku antusias. "Saya tidak perlu lagi mengayuh berat-berat. Penumpang juga lebih suka karena tidak bau asap," ujarnya. Sementara itu, Ketua Asosiasi Becak Wisata Yogyakarta, Dewi Sartika, menambahkan bahwa program ini bisa meningkatkan tarif becak hingga 20 persen karena nilai tambah ramah lingkungan.

Ke depan, PIP menargetkan total 200 unit becak listrik di Yogyakarta hingga akhir 2027. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi khusus untuk jalur becak listrik di pusat kota.

[SOCIAL_TWEET]: Kemenkeu resmi salurkan 50 becak listrik wisata di Yogyakarta! Hemat biaya, ramah lingkungan, dan dukung pariwisata lokal. #BecakListrik #Yogyakarta #TransportasiHijau [SOCIAL_TG]: 🔋🚲 Kemenkeu salurkan bantuan becak listrik wisata di Yogyakarta! 50 unit pertama sudah dibagikan. Hemat, hijau, dan bikin pariwisata makin keren!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User