Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Pemkab Siap Bangun Embung
Tangerang – Setelah 10 hari berjibaku dengan api dan asap tebal, kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, akhirnya ber
Tangerang – Setelah 10 hari berjibaku dengan api dan asap tebal, kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, BPBD, TNI, dan Polri berhasil menuntaskan titik-titik api yang sempat meluas di area seluas 73 hektare itu. Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat dengan merancang pembangunan embung sebagai strategi mitigasi risiko kebakaran serupa di masa depan.
Kronologi Kebakaran Dahsyat
Kebakaran di TPA Jatiwaringin pertama kali terdeteksi pada awal Juli 2026. Api dengan cepat menjalar di tumpukan sampah yang didominasi material organik dan plastik. Pasokan oksigen dari angin kering serta gas metana yang terperangkap di timbunan sampah membuat api sulit dikendalikan. Pemadaman terkendala medan terjal dan sumber air yang terbatas. Meski puluhan unit mobil damkar dikerahkan, asap pekat tetap menyelimuti permukiman di sekitar, memicu keluhan warga tentang gangguan pernapasan. Total volume sampah yang terbakar diperkirakan mencapai 120 ribu meter kubik, menyisakan kerugian material yang masih dihitung oleh dinas terkait.
Upaya Pemadaman yang Menguras Tenaga
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Metode water bombing menggunakan helikopter terpaksa digunakan untuk menembus area inti yang tidak bisa dijangkau darat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang mengungkapkan,
“Kami sampai harus membangun sekat bakar darurat dan menggunakan ekskavator untuk membalik timbunan sampah agar air bisa meresap. Ini benar-benar pertempuran melawan api yang sangat melelahkan.”Berkat pendekatan bertahap dan taktik pendinginan titik api secara paralel, api berhasil dilokalisasi pada hari kesepuluh. Keberhasilan ini disambut lega, namun meninggalkan PR besar bagi pengelolaan sampah di kawasan tersebut.
Solusi Jangka Panjang: Embung Penyelamat
Belajar dari bencana yang hampir melumpuhkan kawasan, Bupati Tangerang langsung mengambil langkah proaktif. Dalam rapat koordinasi darurat, diputuskan pembangunan embung berkapasitas 5000 meter kubik di sekitar TPA. Embung ini dirancang ganda: sebagai sumber air permanen untuk pemadaman dan resapan pengendali gas metana.
“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Embung ini akan dibangun dalam tiga bulan ke depan dengan melibatkan ahli hidrologi dan pengelola sampah. Airnya akan selalu tersedia untuk kondisi darurat,”tegas Bupati.
Dukungan Teknis dan Anggaran
Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp 8,7 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan 2026. Rencana detail mencakup sistem pipa hidran yang terhubung langsung ke embung, sehingga air bisa disemprotkan secara cepat ke titik api tanpa harus menunggu mobil tangki. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang menambahkan bahwa embung tersebut juga akan dilengkapi sensor gas dan suhu yang dapat memberikan peringatan dini jika terjadi peningkatan aktivitas metana. “Teknologi ini akan menjadi pelindung permanen. Kami ingin TPA Jatiwaringin tidak lagi menjadi ancaman bagi warga,” ujarnya.
Harapan Warga dan Lingkungan
Warga Dusun Jatiwaringin menyambut baik rencana tersebut. “Asap kemarin benar-benar membuat anak-anak sesak napas. Kalau ada embung, semoga api bisa cepat padam,” ujar seorang warga. Meski embung menjanjikan mitigasi, pengamat lingkungan mengingatkan pentingnya perbaikan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk pengurangan timbunan sampah organik yang menjadi pemicu utama kebakaran. Kebakaran ini juga menjadi momentum untuk mengkaji ulang izin dan kapasitas TPA Jatiwaringin yang sudah beroperasi puluhan tahun. Kini, seluruh mata tertuju pada realisasi janji Pemkab, berharap embung tidak hanya menjadi proyek sesaat, melainkan benteng hidup bagi ribuan warga di sekitarnya.
[SOCIAL_TWEET]: Setelah 10 hari, kebakaran TPA Jatiwaringin akhirnya padam. Pemkab Tangerang langsung siapkan embung 5000 m³ untuk cegah kejadian serupa. #KebakaranTPA #Jatiwaringin #Tangsel[SOCIAL_TG]: 🔥 Api di TPA Jatiwaringin akhirnya padam setelah 10 hari. Pemkab langsung akan bangun embung mitigasi. Semoga tak ada lagi asap pekat! Baca selengkapnya.
Comments (0)