Kebakaran Nipah Mall Makassar Padam, 30 Armada Damkar Dikerahkan

Kebakaran melanda pusat perbelanjaan Nipah Mall yang berlokasi di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (9/8) malam. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) ...

Kebakaran Nipah Mall Makassar Padam, 30 Armada Damkar Dikerahkan

Kebakaran melanda pusat perbelanjaan Nipah Mall yang berlokasi di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (9/8) malam. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar menegaskan kobaran api telah berhasil dipadamkan setelah mengerahkan sekitar 30 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Kepala Damkarmat Kota Makassar Fadli Wellang menyatakan informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali diterima pihaknya sekitar pukul 21.48 WITA. Setelah laporan diterima, tim pemadam segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

"Kekuatan penuh kami kerahkan dalam penanganan ini. Armada dari markas komando maupun dari wilayah timur, jumlahnya kurang lebih mencapai 30 unit," ujar Fadli Wellang saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu malam.

Pengerahan puluhan armada tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak merembet ke seluruh bagian gedung. Seluruh unit dikerahkan dari markas komando Damkarmat serta pos wilayah timur Kota Makassar.

Petugas Tiba di Lokasi dalam Sembilan Menit

Fadli menuturkan, petugas memerlukan waktu sekitar sembilan menit untuk tiba di lokasi kebakaran. Menurutnya, waktu tempuh tersebut dipengaruhi kondisi arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Urip Sumohardjo yang cukup padat pada malam hari.

"Kami tiba di lokasi dalam waktu kurang lebih sembilan menit karena kondisi jalan cukup padat. Pemadaman segera dilakukan, dan dalam kurun waktu sekitar 15 hingga 20 menit api kemudian dapat dikuasai," tuturnya.

Selain persoalan kepadatan lalu lintas, Fadli mengungkapkan upaya pemadaman juga menghadapi kendala lantaran posisi titik api berada di ketinggian bangunan. Kondisi tersebut menuntut petugas bekerja ekstra hati-hati agar kobaran api tidak meluas ke bagian gedung lainnya.

Lantai Tiga dan Empat Menjadi Titik Kebakaran

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Fadli menyebutkan terdapat dua area yang terdampak kebakaran, yakni lantai tiga dan lantai empat pusat perbelanjaan tersebut. Kedua area itu memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain.

"Area yang terbakar ada di dua tempat, yaitu lantai tiga dan lantai empat. Di lantai tiga terdapat ruangan penampungan barang milik toko, sedangkan lantai empat merupakan wahana permainan," jelas Fadli.

Ia memastikan kobaran api tidak sempat menjalar hingga ke area dalam mal, termasuk ke etalase tempat barang dagangan dipajang. Meski demikian, sejumlah barang yang disimpan di area penampungan dilaporkan sempat terbakar.

"Api tidak sampai masuk ke etalase. Namun ada beberapa pakaian yang ikut terbakar, kemungkinan barang dagangan yang disimpan di sana," katanya.

Api Berasal dari Reklame di Sisi Luar Bangunan

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan titik api pertama kali muncul pada papan reklame berukuran besar yang terpasang di bagian luar gedung mal. Kobaran api dari reklame tersebut kemudian merambat ke area teras yang difungsikan sebagai tempat penampungan barang.

Kendati demikian, penjalaran api terhenti sebelum memasuki area dalam bangunan. Menurut Fadli, hal itu dimungkinkan karena terdapat struktur tembok pembatas yang memisahkan area luar dengan bagian dalam gedung.

"Api tidak sampai masuk ke dalam karena ada batas tembok sebelum mencapai area dalam. Yang terdampak hanya bagian teras yang digunakan seperti gudang, tempat penampungan barang," ungkapnya.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Demikian pula dengan total kerugian materiel yang masih menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak pengelola mal dan instansi terkait. Adapun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan.

Petugas Damkarmat Kota Makassar hingga kini masih berjaga di lokasi guna melakukan proses pendinginan serta memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User