Kebakaran Lahan Bekas Sampah Sukmajaya, Dua Warga Dievakuasi

Depok — Kebakaran melanda area bekas lahan sampah di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Sabtu (19/7). Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar karena asap tebal menye...

Jul 19, 2026 - 11:57
0 0
Kebakaran Lahan Bekas Sampah Sukmajaya, Dua Warga Dievakuasi

Depok — Kebakaran melanda area bekas lahan sampah di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Sabtu (19/7). Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar karena asap tebal menyelimuti permukiman dalam radius ratusan meter. Dua orang penghuni rumah berhasil dievakuasi oleh petugas ke lokasi yang lebih aman.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan awal yang dihimpun dari petugas pemadam kebakaran, api pertama kali terlihat muncul dari tumpukan material sampah pada area lahan kosong tersebut sekitar pukul 14.20 WIB. Titik api kemudian dengan cepat merembet ke vegetasi kering di sekitar lokasi karena didukung oleh angin yang bertiup cukup kencang.

Warga sekitar yang menyaksikan kepulan asap hitam pekat langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena intensitas api terus meningkat. Beberapa warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok untuk meminta bantuan.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan enam unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Personel yang diturunkan berjumlah sekitar 30 orang," ujar Kepala Seksi Operasional DPKP Kota Depok dalam keterangan persnya di lokasi kejadian.

Proses Evakuasi Warga

Petugas gabungan dari DPKP, TNI, Polri, dan kelurahan setempat segera melakukan proses evakuasi terhadap warga yang tinggal di sekitar area terdampak. Dua orang penghuni rumah yang berdekatan dengan titik api berhasil dipindahkan ke tempat aman.

Proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi setelah petugas menilai tingkat bahaya asap yang mengandung zat beracun dari pembakaran material sampah. Warga yang dievakuasi selanjutnya mendapat penanganan medis ringan karena mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

"Kami prioritaskan keselamatan warga terlebih dahulu. Setelah api berhasil dijinakkan, barulah proses pendinginan dan assessment dampak lingkungan dilakukan secara menyeluruh," tegas salah satu pejabat terkait di lapangan.

Penanganan dan Pemadaman

Tim pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan api sepenuhnya. Upaya pemadaman dilakukan secara sistematis dengan membagi area menjadi beberapa sektor agar penanganan lebih efektif. Kendala yang dihadapi di lapangan berupa akses jalan yang sempit serta sumber air yang terbatas.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara menyeluruh pada pukul 16.30 WIB. Proses pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah potensi kebakaran susulan. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Seluruh warga yang berada di radius berbahaya telah kami amankan. Kerugian material masih dalam proses pendataan," ungkap Kepala DPKP Kota Depok saat dikonfirmasi.

Penyelidikan dan Dampak Lingkungan

Polisi bersama tim investigasi kebakaran masih menyelidiki penyebab pasti dari musibah tersebut. Dugaan sementara mengarah pada akumulasi gas metana dari tumpukan sampah yang mengalami proses dekomposisi, ditambah dengan suhu udara yang cukup tinggi pada siang hari.

Lahan bekas sampah tersebut diketahui telah lama tidak aktif digunakan dan dipenuhi berbagai jenis material, mulai dari sampah domestik hingga limbah bangunan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh bekas lahan sampah yang tersebar di wilayah kota. Langkah mitigasi jangka panjang tengah disiapkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Respons Pemerintah dan Imbauan

Camat Sukmajaya turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau proses penanganan dan memberikan dukungan kepada warga terdampak. Pemerintah kecamatan juga mendirikan posko sementara sebagai pusat informasi dan koordinasi bagi masyarakat sekitar.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di lokasi-lokasi yang tidak resmi. Selain menimbulkan dampak lingkungan, aktivitas tersebut juga menyimpan potensi bahaya kebakaran," tegas Camat Sukmajaya dalam pernyataan resminya.

Pemerintah Kota Depok juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Kerja sama antara pemerintah dan warga dinilai krusial dalam menjaga lingkungan dari berbagai potensi ancaman, termasuk kebakaran.

Penutup dan Evaluasi

Seluruh proses penanganan darurat berjalan lancar berkat koordinasi lintas instansi yang solid. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan lahan bekas sampah memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

DPKP Kota Depok mencatat bahwa kejadian kebakaran di area bekas sampah bukan merupakan insiden pertama. Pihak berwenang berkomitmen untuk memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat serupa di masa mendatang.

Warga sekitar berharap agar pemerintah segera melakukan langkah konkret untuk menata ulang area bekas lahan sampah tersebut, termasuk kemungkinan melakukan reboisasi atau pembangunan ruang terbuka hijau yang lebih aman bagi lingkungan permukiman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User