Kapolres Metro Jakarta Pusat Tinjau Langsung Kebakaran Gedung Bapenda DKI

JAKARTA — Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Reynold E.P. Hutagalung meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi...

Kapolres Metro Jakarta Pusat Tinjau Langsung Kebakaran Gedung Bapenda DKI

JAKARTA — Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Reynold E.P. Hutagalung meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan pascakejadian berjalan cepat, aman, serta terkoordinasi antarinstansi terkait.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan area sekitar gedung. Garis polisi dipasang mengelilingi titik kejadian guna mencegah warga maupun pihak yang tidak berkepentingan mendekat ke lokasi yang dinilai masih berbahaya.

Reynold menyatakan jajarannya berkoordinasi erat dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta sejak informasi kebakaran diterima. Menurut dia, kecepatan respons lintas instansi menjadi kunci agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

"Begitu laporan masuk, anggota langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas utama adalah keselamatan jiwa, kemudian membantu petugas pemadam agar dapat bekerja secara maksimal tanpa hambatan," ujar Reynold di lokasi kejadian.

Pengamanan Lokasi dan Pengaturan Arus Lalu Lintas

Polres Metro Jakarta Pusat, lanjut Reynold, juga menempatkan personel di sejumlah ruas jalan menuju lokasi kejadian. Langkah itu dilakukan untuk mengatur arus lalu lintas agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat melintas tanpa hambatan, sekaligus mencegah kepadatan akibat warga yang berkerumun di sekitar lokasi.

Ia mengimbau masyarakat tidak mendekati area kebakaran dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurut dia, penyebaran kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu proses penanganan di lapangan.

"Kami mengimbau masyarakat menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada petugas. Informasi resmi akan kami sampaikan secara berkala melalui kanal resmi kepolisian maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tegasnya.

Penyebab Kebakaran Masih dalam Penyelidikan

Terkait penyebab kebakaran, Reynold menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan apa pun sebelum proses penyelidikan rampung. Rencananya, tim identifikasi akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah lokasi dinyatakan aman oleh petugas pemadam kebakaran.

Jika diperlukan, kepolisian akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memeriksa sampel material dari lokasi kejadian. Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk petugas jaga dan pegawai yang berada di gedung saat kejadian, juga akan dilakukan secara bertahap.

"Penyebab pasti masih kami dalami. Olah tempat kejadian perkara akan dilakukan setelah proses pendinginan selesai. Kami meminta semua pihak menahan diri dari spekulasi," kata Reynold.

Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Petugas gabungan masih melakukan pendataan terhadap seluruh penghuni gedung guna memastikan tidak ada pegawai yang terjebak di dalam bangunan.

Pendataan Kerugian dan Keberlanjutan Pelayanan Publik

Di samping penanganan kebakaran, kepolisian bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindaklanjuti pendataan kerugian materiel. Gedung Bapenda diketahui menyimpan berbagai dokumen administrasi perpajakan daerah, sehingga kepolisian menempatkan pengamanan tambahan untuk mencegah kehilangan barang maupun dokumen penting pascakejadian.

Reynold menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan pimpinan Bapenda DKI Jakarta terkait pengamanan aset dan arsip yang masih dapat diselamatkan. Ia memastikan personel akan tetap bersiaga di lokasi hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif.

"Anggota akan tetap kami tempatkan di sini sampai lokasi benar-benar aman. Pengamanan aset dan dokumen negara menjadi bagian dari tugas kami," ucapnya.

Sementara itu, pelayanan administrasi perpajakan daerah di gedung tersebut diperkirakan terganggu untuk sementara waktu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme pelayanan alternatif bagi masyarakat yang hendak mengurus kewajiban perpajakannya.

Kepolisian memastikan perkembangan penanganan kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta akan disampaikan kepada publik secara transparan. Masyarakat diminta memantau informasi melalui saluran resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User