Sep 16, 2026
Nasional

JAKARTA — Mendagri Tito Dorong IMT-GT Perkuat Ekonomi Kawasan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan kerja sama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) sebagai wadah

JAKARTA — Mendagri Tito Dorong IMT-GT Perkuat Ekonomi Kawasan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan kerja sama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) sebagai wadah strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan subregional. Langkah ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah, khususnya pada 10 provinsi di Pulau Sumatra yang menjadi pilar utama keterlibatan Indonesia dalam forum segitiga pertumbuhan tersebut.

Menurut Tito, kerja sama subregional seperti IMT-GT harus mampu memberikan dampak konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah lintas batas. Di tengah ketidakpastian ekonomi global serta dinamika geopolitik, sinergi antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand menjadi benteng krusial untuk menjaga stabilitas rantai pasok lokal, mendorong investasi hijau, serta mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

Integrasi Ekonomi dan Akselerasi Sektor Unggulan

Dalam pandangan analitis Kemendagri, IMT-GT tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai forum diplomasi rutin, melainkan harus bertransformasi menjadi katalisator pembangunan ekonomi berbasis kawasan. Potensi ekonomi di wilayah Sumatra sangat melimpah, mulai dari sektor komoditas perkebunan, perikanan, industri pengolahan, hingga pariwisata bahari dan budaya.

"Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada tataran seremonial atau penandatanganan dokumen kesepahaman belaka. IMT-GT harus menjadi mesin penggerak riil bagi konektivitas barang, jasa, dan pergerakan wisatawan antarwilayah," ujar Mendagri Tito Karnavian dalam keterangannya.

Untuk memahami fokus pengembangan kerja sama IMT-GT dalam mendukung perekonomian nasional, berikut adalah matriks pilar utama dan target dampaknya:

Pilar Utama IMT-GT Sektor Fokus Penguatan Dampak Strategis Bagi Indonesia
Konektivitas Fisik & Digital Pelabuhan Ro-Ro, Jalur Udara, Infrastruktur Logistik Menurunkan biaya logistik ekspor 10 provinsi Sumatra.
Perdagangan & Investasi Industri Halal, Agribisnis, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Meningkatkan nilai ekspor non-migas dan investasi asing.
Pariwisata Kawasan Joint Tourism Marketing, Wisata Bahari & Eco-Tourism Mengakselerasi kunjungan turis mancanegara asal Malaysia & Thailand.

Peran Strategis Pemerintah Daerah dan Infrastruktur

Mendagri menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah (pemda) di Sumatra. Sebagai pembina pemerintah daerah, Kemendagri siap menjembatani hambatan regulasi dan birokrasi agar integrasi ekonomi subregional berjalan lancar. Gubernur dan Bupati/Wali Kota di kawasan IMT-GT diimbau untuk menciptakan iklim investasi yang ramah, mempermudah perizinan, serta menyiapkan infrastruktur pendukung di daerah masing-masing.

Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penyelesaian jalur konektivitas maritim, seperti rute Ro-Ro Dumai-Melaka, serta optimalisasi konektivitas udara antara kota-kota di Sumatra dengan wilayah peninsular Malaysia dan Thailand Selatan. Integrasi logistik ini diyakini mampu menekan biaya distribusi barang hingga 15 hingga 20 persen.

Langkah Strategis Akselerasi Kerjasama IMT-GT

Guna memastikan visi IMT-GT tercapai secara optimal, terdapat beberapa tahapan strategis yang perlu dieksekusi oleh seluruh pemangku kepentingan:

  1. Harmonisasi Regulasi Perdagangan Lintas Batas: Menyelaraskan aturan kepabeanan, imigrasi, dan karantina untuk mempercepat arus keluar-masuk barang dan manusia.
  2. Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM): Mendorong UMKM lokal Sumatra agar masuk ke dalam rantai pasok nilai regional (regional value chain) melalui standardisasi produk halal dan ekspor.
  3. Pengembangan Pariwisata Bersama: Menyusun paket wisata lintas negara (multi-destination tour) yang mengintegrasikan destinasi unggulan di Sumatra, Malaysia, dan Thailand.
  4. Transisi Energi dan Investasi Hijau: Mengembangkan proyek-proyek ekonomi hijau berkelanjutan untuk mendukung target penurunan emisi karbon di kawasan.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, IMT-GT diharapkan mampu menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User