Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Gelar Khataman Al-Qur'an Bareng 80 Hafiz
Palembang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an bersama 80 orang hafiz dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Acara religius ini diinisias
Palembang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an bersama 80 orang hafiz dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Acara religius ini diinisiasi langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, yang ingin menjadikan momentum ulang tahun kepolisian ini sebagai ajang mendekatkan institusi dengan masyarakat melalui syiar Islam. Menurut laporan yang diterima Apaberita.com, Rabu (1/7/2026), khataman berlangsung semalam suntuk, mulai dari setelah Salat Isya hingga usai Salat Subuh, di Masjid Al-Aman, Kompleks Paakri Palembang.
Suasana di dalam masjid begitu khusyuk. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema tanpa henti, bergantian dibacakan oleh para hafiz yang sengaja diundang dari berbagai pondok pesantren dan komunitas penghafal Al-Qur’an di Sumatera Selatan. Tercatat tidak kurang dari 80 hafiz ikut serta, masing-masing mengambil bagian membaca satu juz sehingga Al-Qur’an 30 juz berhasil dikhatamkan dalam satu malam.
Syiar Islam dalam Bingkai Pengabdian Polri
Irjen Sandi Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus doa bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami ingin Hari Bhayangkara tahun ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberikan keberkahan. Dengan menghidupkan Al-Qur’an di tengah keluarga besar Polda Sumsel, kami berharap spirit pengabdian kami semakin dikuatkan,” ujar Kapolda, seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi.
Selain khataman, acara juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta tausiyah singkat dari seorang ustaz yang mengingatkan tentang pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun negeri. Beberapa pejabat utama Polda Sumsel, personel kepolisian, serta tamu undangan dari tokoh agama dan masyarakat setempat turut hadir meramaikan kegiatan tersebut.
Apresiasi dari Masyarakat
Langkah Polda Sumsel ini mendapat respons positif dari warga Palembang. Seorang tokoh masyarakat yang hadir, H. Ahmad Dani, menuturkan bahwa kegiatan semacam ini sangat jarang dilakukan oleh institusi negara dan patut diapresiasi. “Kami bangga, polisi tidak hanya bertugas mengamankan, tetapi juga ikut memakmurkan masjid. Semoga ini menjadi contoh bagi kepolisian di daerah lain,” tuturnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sumatera Selatan memang dikemas dengan beragam kegiatan sosial dan keagamaan. Sebelumnya, Polda Sumsel juga menggelar bakti sosial, donor darah, dan santunan kepada anak yatim. Khataman Al-Qur’an ini menjadi puncak rangkaian acara yang menekankan sisi humanis kepolisian. Dengan mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, jajaran Polda Sumsel berkomitmen menjadikan momen usia ke-80 ini sebagai refleksi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Comments (0)