Golkar Usung Prabowo Capres 2029, Gerindra Apresiasi Dukungan
Jakarta — Partai Gerindra menyambut baik pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Doli Kurnia yang menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemiliha...
Jakarta — Partai Gerindra menyambut baik pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Doli Kurnia yang menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Gerindra Sumatera Utara Sugiat Santoso dalam keterangan resminya, menegaskan bahwa dukungan Partai Golkar merupakan bentuk konsolidasi politik yang konstruktif di antara partai-partai anggota Koalisi Indonesia Maju.
"Kami mengapresiasi dukungan Partai Golkar terhadap Pak Prabowo sebagai calon presiden 2029. Ini menunjukkan kepercayaan dan kebersamaan dalam koalisi," ujar Sugiat Santoso, Jumat (31/8/2024).
Sugiat menuturkan, pernyataan Doli Kurnia sebagai fungsionaris Partai Golkar mencerminkan aspirasi partai berlambang pohon beringin tersebut untuk melanjutkan kepemimpinan nasional di bawah Prabowo Subianto. Menurutnya, dukungan itu bukan sekadar pernyataan politik sesaat, melainkan bagian dari penataan strategi jangka panjang koalisi pemerintahan.
Kewenangan Cawapres Ada di Tangan Prabowo
Dalam keterangan yang sama, Sugiat Santoso menegaskan bahwa kewenangan menentukan sosok calon wakil presiden sepenuhnya berada di tangan Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa partai-partai koalisi, termasuk Partai Gerindra, akan menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.
"Soal cawapres, itu kewenangan Pak Prabowo. Partai-partai koalisi akan mendukung keputusan beliau," tegas Sugiat.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons dinamika politik yang berkembang di ruang publik mengenai sosok pendamping Prabowo pada kontestasi lima tahunan mendatang. Sugiat menekankan bahwa Partai Gerindra tidak akan mendahului mekanisme internal maupun kesepakatan koalisi yang telah ditetapkan dalam forum-forum resmi partai.
Ia menambahkan, seluruh proses penjaringan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden akan mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku, termasuk melalui Rapat Koordinasi dan rapat pleno di tingkat Dewan Pimpinan Pusat. Menurutnya, keputusan akhir tetap harus melalui pembahasan bersama partai-partai anggota koalisi.
Konsolidasi Koalisi Jelang 2029
Dukungan Partai Golkar terhadap Prabowo dinilai sebagai penanda dimulainya konsolidasi dini menjelang Pemilu 2029. Sugiat menyatakan bahwa komunikasi antarpartai anggota koalisi berjalan intensif dan cair, sehingga memungkinkan setiap partai menyampaikan pandangan politiknya secara terbuka tanpa mengganggu soliditas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kami terus membangun komunikasi politik yang baik. Semua partai punya ruang untuk menyampaikan aspirasinya," ujarnya.
Ia menambahkan, Partai Gerindra menghormati setiap usulan yang disampaikan mitra koalisi, termasuk dorongan agar Prabowo kembali dicalonkan pada 2029. Namun, lanjutnya, partai akan tetap mengedepankan keputusan yang diambil melalui musyawarah dan mekanisme resmi partai.
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pencalonan presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu. Pasangan calon diusung dengan syarat memperoleh minimal 20 persen kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional. Aturan tersebut menempatkan koalisi partai sebagai penentu utama dalam mengusung pasangan calon pada setiap kontestasi pemilu.
Apresiasi dan Harapan untuk Stabilitas Politik
Sugiat Santoso berharap dukungan politik yang mengalir kepada Prabowo tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat. Ia mengimbau seluruh kader Partai Gerindra untuk menjaga etika politik dan tetap fokus pada agenda pembangunan nasional.
"Fokus kita hari ini adalah membantu pemerintah menjalankan program-program yang bermanfaat bagi rakyat," kata Sugiat.
Ia menyatakan, Partai Gerindra akan menindaklanjuti setiap masukan dari partai koalisi melalui forum resmi. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam Koalisi Indonesia Maju akan terus dijaga demi stabilitas politik dan keberlanjutan pembangunan nasional.
"Kami akan terus menjaga soliditas koalisi. Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama," tegas Sugiat Santoso.
Dengan pernyataan tersebut, Partai Gerindra secara tidak langsung membuka ruang bagi Partai Golkar dan partai koalisi lainnya untuk terus menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. Dukungan itu dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat legitimasi politik pemerintahan menjelang tahun-tahun akhir masa jabatan Presiden Prabowo.
"Kami akan menunggu arahan Ketua Umum. Apapun keputusan beliau nanti, kami akan mendukung," tutup Sugiat Santoso.
Comments (0)