Global — Masyarakat Dunia Rayakan Hari Ayah Internasional pada Minggu Ketiga Juni
Masyarakat di berbagai belahan dunia kembali memperingati Hari Ayah Internasional yang jatuh pada Minggu ketiga Juni setiap tahunnya. Perayaan ini menjadi
Masyarakat di berbagai belahan dunia kembali memperingati Hari Ayah Internasional yang jatuh pada Minggu ketiga Juni setiap tahunnya. Perayaan ini menjadi momentum global untuk mengapresiasi peran ayah, baik sebagai kepala keluarga, pelindung, maupun sumber inspirasi bagi anak-anak mereka. Di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, India, dan puluhan negara lainnya, peringatan ini diwarnai dengan tradisi seperti memberikan kartu ucapan, hadiah, hingga mengadakan makan malam keluarga.
Di Indonesia, meskipun perayaan Hari Ayah Nasional secara resmi jatuh pada 12 November, sebagian masyarakat turut memperingati Hari Ayah Internasional sebagai bentuk solidaritas global. Di berbagai kota, pusat perbelanjaan dan komunitas menggelar acara khusus untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya figur ayah dalam tumbuh kembang anak. Data dari Kementerian Sosial RI mencatat bahwa partisipasi ayah dalam pengasuhan anak berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka kenakalan remaja hingga 15 persen di wilayah perkotaan.
Jejak Sejarah: Gagasan yang Lahir dari Rasa Hormat
Sejarah Hari Ayah modern bermula dari inisiatif seorang perempuan bernama Sonora Smart Dodd asal Spokane, Washington, Amerika Serikat. Inspirasinya datang setelah ia menghadiri peringatan Hari Ibu pada tahun 1909. Sebagai anak yang dibesarkan oleh ayah tunggal setelah ibunya wafat saat melahirkan, Dodd merasa bahwa jasa ayahnya, William Jackson Smart, seorang veteran Perang Saudara, layak mendapatkan penghargaan serupa.
- 1909 – Sonora Smart Dodd mengajukan usulan kepada pendeta dan pejabat lokal di Spokane untuk menetapkan satu hari khusus bagi para ayah. Ia awalnya mengusulkan 5 Juni, tanggal ulang tahun ayahnya, sebagai Hari Ayah.
- 19 Juni 1910 – Perayaan Hari Ayah pertama berlangsung di Spokane. Dodd dan para pendukungnya membagikan mawar merah kepada ayah yang masih hidup dan mawar putih untuk ayah yang telah tiada di gereja-gereja lokal. Acara ini dihadiri lebih dari 600 warga.
- 1916 – Presiden Woodrow Wilson secara pribadi mendukung gagasan tersebut dan mengibarkan bendera di Spokane melalui telegraf sebagai simbol penghormatan.
- 1924 – Presiden Calvin Coolidge merekomendasikan agar Hari Ayah dijadikan hari nasional, namun belum ada keputusan resmi dari Kongres.
- 1966 – Presiden Lyndon B. Johnson menandatangani proklamasi presiden yang menetapkan Minggu ketiga Juni sebagai Hari Ayah di Amerika Serikat.
- 1972 – Presiden Richard Nixon menandatangani undang-undang yang menjadikan Hari Ayah sebagai hari libur nasional permanen di AS. Sejak saat itu, perayaan ini menyebar dan diadopsi oleh lebih dari 50 negara di seluruh dunia.
Dari Mawar Merah ke Pesan Digital
Tradisi awal pemberian mawar kini telah bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Di era digital, ucapan Hari Ayah lebih banyak dikirim melalui pesan instan, media sosial, dan panggilan video. Platform seperti WhatsApp, Instagram, dan Twitter dipenuhi dengan unggahan foto bersama ayah serta ucapan terima kasih yang menyentuh hati.
Hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Riset Keluarga Global pada 2025 menunjukkan bahwa 78 persen responden di kawasan Asia Pasifik menyatakan bahwa mengucapkan “terima kasih” secara langsung kepada ayah memberikan dampak emosional yang lebih kuat dibandingkan sekadar memberikan hadiah. Sementara itu, 42 persen ayah mengaku bahwa mendengar apresiasi dari anak-anak mereka merupakan hadiah paling bermakna yang pernah diterima.
Perayaan di Indonesia: Menjembatani Dua Momentum
Indonesia memiliki keunikan tersendiri dengan dua perayaan Hari Ayah dalam setahun. Selain Hari Ayah Nasional yang ditetapkan pada 12 November—digagas oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi—sebagian masyarakat urban mulai merayakan Hari Ayah Internasional setiap Juni. Dua momentum ini tidak dipandang bertentangan, melainkan saling melengkapi sebagai pengingat untuk selalu menghargai peran ayah sepanjang tahun.
Beberapa pusat komunitas di Jakarta, seperti di Taman Suropati dan Kawasan Kota Tua, mengadakan kegiatan mewarnai bersama, lomba ayah dan anak, hingga diskusi parenting. Ketua Komunitas Ayah Hebat Indonesia, Ridwan Kusuma (43), menyatakan, “Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan ayah dan anak bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting dalam pembentukan karakter.”
Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini. Studi yang dirilis WHO pada April 2026 menyebutkan bahwa anak-anak yang memiliki interaksi positif dengan ayah mereka menunjukkan perkembangan kognitif 23 persen lebih baik pada usia 5 tahun dibandingkan mereka yang minim interaksi paternal.
Perayaan Hari Ayah, baik internasional maupun nasional, pada akhirnya bukan tentang tanggal, melainkan tentang pesan universal yang dibawanya: bahwa setiap ayah berhak mendapatkan cinta, hormat, dan ucapan terima kasih dari keluarga yang mereka bangun dengan susah payah.
[TAGS]: Hari Ayah, Hari Ayah Internasional, Sonora Smart Dodd, perayaan keluarga, sejarah Hari Ayah [SOCIAL_TWEET]: Setiap Minggu ketiga Juni, dunia merayakan #HariAyahInternasional. Dari mawar merah hingga pesan digital, apresiasi untuk ayah terus mengalir. Ucapan terima kasih sederhana bisa jadi hadiah paling bermakna. Sudahkah Anda menghubungi ayah hari ini? #FathersDay #Keluarga [SOCIAL_FB]: Dari gagasan seorang anak untuk mendiang ibunya hingga menjadi perayaan global di lebih dari 50 negara, inilah kisah lengkap di balik Hari Ayah Internasional. Klik untuk membaca timeline sejarahnya! [SOCIAL_TG]: 👨👧👦 Selamat Hari Ayah Internasional! Hari ini seluruh dunia merayakan sosok ayah yang selalu menjadi pelindung dan panutan. Mari kirimkan doa dan ucapan terbaik untuk ayah tercinta. 🎉❤️ #HariAyah [SOCIAL_THREADS]: Hari Ayah bukan soal siapa yang kasih hadiah paling mahal. Kadang obrolan singkat lewat telepon atau satu pesan “aku sayang ayah” udah lebih dari cukup buat bikin hati mereka hangat. Jangan nunggu momen spesial buat ngasih apresiasi, ya! ✨
Comments (0)