Gerindra Apresiasi Dukungan Golkar untuk Prabowo pada Pilpres 2029

Jakarta — Partai Gerindra menyambut positif pernyataan politikus Partai Golkar, Doli, yang menyebut Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Dukungan tersebut dini...

Oct 10, 2026 - 19:20
0 0
Gerindra Apresiasi Dukungan Golkar untuk Prabowo pada Pilpres 2029

Jakarta — Partai Gerindra menyambut positif pernyataan politikus Partai Golkar, Doli, yang menyebut Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk komunikasi politik antarpartai koalisi yang berjalan konstruktif dalam menyongsong agenda demokrasi lima tahunan berikutnya.

Sekretaris Gerindra Sumatera Utara, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi dukungan yang disampaikan kader Partai Golkar tersebut. Menurutnya, pernyataan itu merupakan aspirasi politik yang tumbuh dari basis partai dan mencerminkan kepercayaan terhadap kepemimpinan Prabowo di pemerintahan saat ini.

"Kami mengapresiasi dukungan yang disampaikan saudara Doli. Ini bagian dari dinamika politik yang sehat di antara partai-partai koalisi," kata Sugiat Santoso dalam keterangannya, dikutip dari pernyataan resmi Partai Gerindra.

Kewenangan Cawapres Berada di Tangan Prabowo

Sugiat menegaskan bahwa kewenangan menentukan pendamping atau calon wakil presiden pada kontestasi 2029 sepenuhnya berada di tangan Prabowo Subianto. Hal itu, menurutnya, merupakan konsekuensi logis dari posisi Prabowo sebagai tokoh sentral yang diusung oleh koalisi partai politik.

"Soal siapa yang akan mendampingi beliau nanti, itu sepenuhnya kewenangan Pak Prabowo. Semua partai koalisi tentu akan menyerahkan keputusan itu kepada beliau," ujarnya.

Sugiat menjelaskan bahwa Partai Gerindra sebagai partai pengusung utama akan menghormati setiap keputusan yang diambil oleh Ketua Umumnya tersebut. Ia menyatakan bahwa mekanisme internal partai akan berjalan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang berlaku.

Menurutnya, komunikasi politik antarpartai koalisi saat ini berjalan baik dan cair. Ia menegaskan bahwa seluruh partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan memiliki komitmen yang sama untuk menjaga stabilitas politik nasional.

Dukungan Menguat Jelang Konsolidasi Politik

Dukungan terhadap Prabowo sebagai bakal calon presiden 2029 terus menguat dari berbagai partai politik. Partai Golkar, sebagai salah satu partai besar dalam koalisi, dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah politik nasional ke depan.

Pernyataan Doli tersebut menambah daftar panjang aspirasi politik yang mendorong Prabowo untuk kembali maju pada kontestasi berikutnya. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Prabowo maupun pimpinan tertinggi Partai Gerindra terkait pencalonan tersebut.

Sugiat menekankan bahwa seluruh proses politik harus tetap berjalan sesuai dengan koridor konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa tahapan pencalonan presiden akan diatur secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Kami mengikuti aturan. Semua mekanisme akan berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang ada," tegasnya.

Stabilitas Koalisi Jadi Prioritas

Dalam keterangannya, Sugiat juga menyoroti pentingnya menjaga soliditas koalisi partai politik pendukung pemerintah. Menurutnya, stabilitas koalisi menjadi kunci keberhasilan program pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintahan saat ini.

Ia menyatakan bahwa Partai Gerindra akan terus membangun komunikasi intensif dengan seluruh partai koalisi, termasuk Partai Golkar. Rapat koordinasi antarpartai, menurutnya, akan terus dilakukan untuk membahas berbagai agenda politik dan kebijakan strategis ke depan.

"Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan seluruh partai koalisi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan," paparnya.

Sugiat menambahkan bahwa dinamika politik menjelang 2029 masih sangat dinamis dan terbuka. Namun ia memastikan bahwa Partai Gerindra akan selalu mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan politik jangka pendek.

Menutup keterangannya, Sugiat mengajak seluruh elemen politik untuk tetap menjaga suasana kondusif dan menjauhkan diri dari politik identitas yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Ia menegaskan bahwa demokrasi Indonesia harus tumbuh dewasa dengan mengedepankan gagasan dan rekam jejak, bukan retorika yang bersifat destruktif.

Hingga berita ini diturunkan, pernyataan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar maupun DPP Partai Gerindra terkait wacana pencalonan 2029 masih dinantikan. Kedua partai tersebut merupakan pilar utama koalisi pemerintahan yang saat ini menopang agenda pembangunan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User