Foto Induk Beruang Kutub Makan Bangkai Paus Menang World Press Photo

Sebuah foto menakjubkan yang memperlihatkan induk beruang kutub sedang menyantap bangkai paus sperma berhasil menjadi salah satu pemenang dalam kontes Worl

Foto Induk Beruang Kutub Makan Bangkai Paus Menang World Press Photo

Sebuah foto menakjubkan yang memperlihatkan induk beruang kutub sedang menyantap bangkai paus sperma berhasil menjadi salah satu pemenang dalam kontes World Press Photo 2026. Karya fotografer Roie Galitz ini dipuji juri karena perspektifnya yang tidak biasa serta skala gambar yang sulit dipercaya.

Foto tersebut diabadikan di kawasan es kutub utara kepulauan Svalbard, Norwegia, tepatnya di 82 derajat lintang utara pada 8 Juli 2025. Dalam gambar, induk beruang kutub tampak berdiri di atas bangkai paus sperma jantan yang ukurannya jauh lebih besar dari tubuhnya, sebuah perbandingan skala yang hanya bisa ditangkap sepenuhnya lewat kamera drone.

Dua Hari Mengamati dari Perahu Kecil

Roie Galitz menghabiskan dua hari mengamati pemandangan langka itu dari sebuah perahu kecil di perairan internasional. Ia kemudian menerbangkan drone untuk mengabadikan momen tersebut dari ketinggian, guna memperlihatkan skala bangkai paus yang mustahil ditangkap dari permukaan laut.

"Bangkai paus sperma di perairan kutub adalah pemandangan yang sangat langka. Beruang kutub sebenarnya adalah predator anjing laut, tetapi ketika berburu semakin sulit, mereka semakin bergantung pada bangkai," demikian keterangan yang menyertai foto pemenang tersebut.

Bangkai Langka di Tengah Es yang Membeku

Kehadiran bangkai paus sperma di dekat Svalbard merupakan peristiwa luar biasa. Paus sperma biasanya menghindari perairan kutub yang tertutup es. Para ilmuwan menduga paus sperma jantan itu mati di tempat lain, lalu hanyut terbawa angin dan arus laut hingga akhirnya sampai di kawasan es tempat foto itu diambil.

Bagi beruang kutub, bangkai sebesar itu adalah sumber makanan yang luar biasa besar. Sebagai pemburu utama, beruang kutub biasanya mengandalkan anjing laut sebagai mangsa. Namun, ketika es mencair dan perburuan semakin sulit, mereka semakin sering beralih menjadi pemakan bangkai, sebuah strategi bertahan hidup yang kian umum.

Es Menyusut, Strategi Bertahan Berubah

Perubahan perilaku ini tidak lepas dari krisis iklim. Di sekitar Svalbard, musim tanpa es telah memanjang hingga 20 minggu dalam 30 tahun terakhir. Semakin lama musim bebas es, semakin sulit beruang kutub menemukan anjing laut, dan semakin besar ketergantungan mereka pada sumber makanan alternatif seperti bangkai.

Beberapa poin penting dari fenomena ini:

  • Musim bebas es di sekitar Svalbard memanjang hingga 20 minggu dalam tiga dekade terakhir.
  • Beruang kutub kini semakin sering mengandalkan bangkai, bukan hanya berburu anjing laut.
  • Bangkai paus sperma di perairan es dianggap sangat langka karena spesies itu biasanya menghindari perairan kutub.
  • Penggunaan drone memungkinkan skala momen langka ini terdokumentasi dengan jelas.

Fotografi dari udara memang membuka cara baru dalam mendokumentasikan satwa liar. Dari ketinggian, ukuran paus sperma dewasa yang berkali-kali lipat lebih besar dari tubuh beruang kutub dapat langsung terlihat, memberikan perspektif yang sulit dibayangkan ketika mata berada di permukaan laut.

Kondisi ini menjadi perhatian serius para ilmuwan. Studi tentang kebiasaan memakan bangkai pada beruang kutub semakin banyak dilakukan untuk memahami bagaimana spesies ini beradaptasi di tengah menyusutnya es laut. Setiap temuan, termasuk momen yang terekam dalam foto ini, menjadi data berharga untuk memprediksi masa depan satwa ikonik Arktik tersebut.

Lebih dari Sekadar Foto Indah

Kemenangan di ajang World Press Photo bukan sekadar pengakuan atas keindahan visual. Kontes jurnalisme foto paling bergengsi di dunia, yang berpusat di Amsterdam, Belanda, ini menilai karya-karya fotografer dari seluruh penjuru dunia dalam berbagai kategori. Bagi banyak pengamat, gambar Roie Galitz juga menjadi pengingat visual yang kuat tentang dampak perubahan iklim di kawasan Arktik, salah satu wilayah yang paling cepat memanas di bumi.

Foto Roie Galitz menunjukkan bahwa di balik keindahan alam, ada kisah perjuangan bertahan hidup yang semakin berat bagi satwa liar di kutub. Dengan skala yang menakjubkan dan momen yang langka, karya ini berhasil menggabungkan seni fotografi dengan pesan lingkungan yang mendalam.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran jurnalisme visual dalam mendokumentasikan perubahan planet yang sedang terjadi, bingkai demi bingkai, dari perairan paling terpencil di dunia.

[SOCIAL_TWEET]: Foto induk beruang kutub makan bangkai paus sperma di Svalbard menang World Press Photo 2026. 🐻❄️ #WorldPressPhoto #PerubahanIklim[SOCIAL_TG]: 📸 Fotografer Roie Galitz menang World Press Photo 2026 lewat foto beruang kutub dan bangkai paus sperma — simbol perubahan iklim di Arktik. Baca selengkapnya di Apaberita.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User