Atmosfer megah di pesisir barat Irlandia menjadi saksi bisu kebangkitan spektakuler Shane Lowry. Di hadapan ribuan pendukung lokal dan tamu istimewa, pegolf tuan rumah tersebut menyegel gelar juara Irish Open dengan penampilan luar biasa yang mencatatkan namanya dalam buku sejarah golf dunia. Lowry tidak hanya mengakhiri penantian panjangnya akan gelar juara, tetapi juga mendominasi turnamen dari awal hingga akhir di lapangan Trump International Links, Doonbeg.
Pegolf berusia 39 tahun tersebut menyelesaikannya dengan putaran final yang mengagumkan, membukukan skor 63 pada hari terakhir untuk mengumpulkan total 23 di bawah par (-23). Keunggulan mutlak sebesar 11 pukulan (strokes) atas pesaing terdekatnya menegaskan dominasi tanpa tanding sang juara Open Championship 2019 ini.
Memecahkan Rekor Bersejarah 39 Tahun
Margin kemenangan fantastis yang dicetak Lowry di Doonbeg resmi melampaui rekor turnamen sebelumnya. Rekor lama tersebut diukir oleh legenda golf Bernhard Langer, yang memenangkan turnamen dengan keunggulan 10 pukulan di Portmarnock pada 39 tahun silam. Lowry juga sempat mencatatkan rekor lapangan baru pada hari Jumat dengan rekor 62 pukulan.
Berikut adalah perbandingan hasil akhir papan atas pada gelaran Irish Open di Doonbeg:
| Posisi | Nama Pegolf | Total Skor | Selisih Pukulan |
|---|---|---|---|
| 1 (Juara) | Shane Lowry | -23 | - |
| T2 (Imbang) | Patrick Reed | -12 | 11 Pukulan |
| T2 (Imbang) | Joaquin Niemann | -12 | 11 Pukulan |
Dua bintang LIV Golf, Patrick Reed dan Joaquin Niemann, harus puas berbagi tempat di posisi kedua setelah tak mampu mengejar laju kencang Lowry yang tampil hampir tanpa cela sepanjang pekan.
Akhir dari Dahaga Gelar Empat Tahun
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Lowry, mengingat ia belum pernah lagi mengangkat trofi individu sejak merengkuh kemenangan di BMW PGA Championship pada tahun 2022 lalu. Peringkat 53 dunia itu sebelumnya pernah menjuarai Irish Open saat masih berstatus amatir pada tahun 2009, dan kini ia berhasil mengulangi momen emas tersebut sebagai pemain profesional kawakan.
"Tahun ini terasa cukup sulit bagi saya di lapangan. Saya memiliki beberapa kesempatan untuk menang namun gagal. Bisa datang ke sini pekan ini dan melakukan ini... Saya memang tidak pernah melakukan sesuatu setengah-setengah," ujar Lowry dengan penuh emosi usai laga.
Ia menambahkan betapa berartinya kemenangan ini bagi perjalanan karirnya yang sempat diwarnai rasa frustrasi akibat kegagalan di beberapa turnamen sebelumnya.
Dukungan Keluarga dan Kehadiran Donald Trump
Di balik keberhasilannya di lapangan, Lowry mengungkapkan bahwa dorongan terbesar datang dari keluarga kecilnya yang berada di Florida, Amerika Serikat. Sang putri kerap bertanya kapan ayahnya akan membawa pulang trofi kemenangan baru ke rumah.
"Ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik di level tertinggi ini, situasi di rumah juga menjadi sulit. Namun istri dan anak-anak saya memberikan dukungan yang sangat besar. Saya tidak sabar untuk membawa trofi ini pulang," ungkap Lowry penuh kehangatan.
Kemenangan bersejarah ini juga disaksikan langsung oleh mantan Presiden AS, Donald Trump. Pria berusia 80 tahun yang memiliki properti Trump International Links Doonbeg sejak 2014 tersebut menyaksikan pukulan terakhir Lowry dari patio suite VIP bersama dua putranya, Eric dan Don Jr.
Trump yang tiba menggunakan helikopter Marine One usai menyelesaikan agenda politiknya di Dublin, ikut serta dalam prosesi penyerahan trofi. Ia mengungkapkan sempat menikmati makan malam bersama Lowry dan pemenang enam gelar major Rory McIlroy pada Sabtu malam, sebelum menyaksikan aksi impresif Lowry menaklukkan lapangan miliknya pada hari pamungkas.
- Pemenang: Shane Lowry (Irlandia)
- Total Skor Kemenangan: 23 Under Par (-23)
- Margin Kemenangan: 11 Strokes (Rekor Baru Irish Open)
- Lokasi Lapangan: Trump International Links, Doonbeg, Irlandia
Comments (0)