DKI Jakarta Luncurkan 5 Unit Mobil Klinik Hewan Keliling
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan layanan 5 unit mobil klinik hewan keliling yang akan beroperasi di lima wilayah kota administrasi. Layanan in
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan layanan 5 unit mobil klinik hewan keliling yang akan beroperasi di lima wilayah kota administrasi. Layanan ini hadir untuk meningkatkan akses kesehatan hewan peliharaan warga Jakarta yang selama ini terkendala jarak dan biaya. Mobil-mobil tersebut dilengkapi peralatan medis standar dan tenaga kesehatan hewan profesional.
Pramono mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya. “Kami ingin memastikan hewan kesayangan kita sehat, karena hewan yang sehat turut mendukung kesehatan keluarga dan lingkungan,” ujarnya saat peluncuran di Balai Kota, Jumat (10/7).
Layanan Kesehatan yang Tersedia
Setiap mobil klinik keliling menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar, vaksinasi rabies, sterilisasi, pengobatan luka ringan, dan konsultasi gizi. Layanan ini diberikan dengan biaya yang sangat terjangkau, bahkan beberapa layanan seperti vaksinasi rabies digratiskan untuk warga pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS). Mobil klinik juga membawa obat-obatan esensial dan alat diagnosis portabel.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta menyebut program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota ramah hewan. “Kami menargetkan setiap mobil melayani minimal 20 ekor hewan per hari, sehingga total ada 100 hewan yang tertangani setiap harinya,” jelasnya.
Rute dan Jadwal Operasional
Mobil klinik akan berkeliling ke titik-titik padat penduduk dan komunitas hewan di masing-masing wilayah. Jadwalnya:
- Jakarta Pusat – setiap Senin di Taman Suropati dan Selasa di Lapangan Banteng
- Jakarta Utara – Selasa di Ancol dan Rabu di Pluit
- Jakarta Timur – Rabu di Taman Mini dan Kamis di Cibubur
- Jakarta Barat – Kamis di Kalideres dan Jumat di Taman Palem
- Jakarta Selatan – Sabtu di Ragunan dan Minggu di Blok M
Jadwal dapat berubah sesuai kondisi, dan informasi terkini diumumkan melalui media sosial resmi Pemprov DKI.
Respon Positif dari Warga
Warga menyambut antusias. Santi (34), pemilik kucing di Jakarta Timur, mengatakan, “Saya biasanya harus ke klinik swasta yang biayanya bisa Rp200 ribu sekali kunjungan. Dengan mobil keliling ini saya hanya bayar Rp30 ribu saja, sangat membantu.”
“Layanan ini sangat memudahkan. Petugasnya ramah dan cepat. Kucing saya yang sakit mata langsung ditangani,” kata Rudi, warga Jakarta Barat.
Komunitas pecinta hewan juga mengapresiasi langkah ini. Mereka berharap program bisa diperluas hingga ke kawasan padat penduduk yang selama ini kesulitan akses kesehatan hewan.
Manfaat bagi Kesehatan Masyarakat
Kesehatan hewan peliharaan erat kaitannya dengan kesehatan manusia. Hewan yang tidak divaksin rabies berpotensi menularkan penyakit mematikan. Dengan vaksinasi keliling, risiko penularan zoonosis dapat ditekan. Selain itu, sterilisasi membantu mengendalikan populasi hewan liar yang kerap menjadi masalah di perkotaan.
Ke depannya, DKI berencana menambah unit dan menjalin kerja sama dengan universitas kedokteran hewan untuk magang mahasiswa. Program ini diharapkan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia.
[SOCIAL_TWEET]: DKI Jakarta kini punya 5 mobil klinik hewan keliling! Layanan murah meriah, vaksin rabies gratis buat pemegang KJS. Sayangi anabulmu, jangan lupa cek jadwal di akun resmi DKPKP ya! #JakartaRamahHewan #KlinikHewanKeliling[SOCIAL_TG]: 🐶 DKI Jakarta resmikan 5 mobil klinik hewan keliling! Cek kesehatan & vaksinasi murah, gratis vaksin rabies buat pemilik KJS. Beroperasi tiap hari di 5 wilayah kota. Info jadwal: @dkpkp.jakarta.
Comments (0)