Delapan Figur Publik Resmi Jabat Komisaris dan Direktur BUMN
Fenomena pengangkatan figur publik ke jajaran komisaris dan direktur badan usaha milik negara kembali mencuat. Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk delapan n
Fenomena pengangkatan figur publik ke jajaran komisaris dan direktur badan usaha milik negara kembali mencuat. Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk delapan nama dari latar belakang non-bisnis—musisi, aktor, hingga mantan atlet—untuk menduduki posisi strategis di perusahaan pelat merah. Langkah ini menuai pro dan kontra: sebagian menilai sebagai upaya menyegarkan perspektif tata kelola, sementara yang lain mempertanyakan kompetensi teknis mereka. Berikut daftar delapan figur publik yang kini resmi menyandang jabatan di BUMN, lengkap dengan latar belakang dan tanggung jawabnya.
Daftar Figur Publik di Kursi BUMN
- Rian Ekky Pradipta (Vokalis D'Masiv) — Komisaris PT Pos Indonesia
Rian, yang akrab disapa Rian D'Masiv, bukan sekadar pengisi suara. Ia memiliki rekam jejak advokasi pengembangan UMKM dan literasi digital. Erick Thohir menunjuknya untuk menyuntikkan semangat transformasi digital di tubuh Pos Indonesia yang tengah beralih bisnis dari surat menyurat ke layanan logistik dan keuangan. "Saya ingin membawa perspektif generasi milenial agar percepatan adopsi teknologi di Pos berjalan lebih organik," ujarnya dalam keterangan pers. - Giring Ganesha (Musisi, Politisi) — Komisaris PT Kliring Berjangka Indonesia
Mantan vokalis Nidji ini sebelumnya menjabat Wakil Menteri Kebudayaan. Di Kliring Berjangka, Giring diharapkan memperkuat literasi pasar modal di kalangan anak muda serta pelaku industri kreatif. Ia menekankan pentingnya tata kelola risiko yang transparan. - Tora Sudiro (Aktor, Presenter) — Komisaris PT Garuda Indonesia
Penunjukan ini cukup mengejutkan publik. Namun, Tora selama dua tahun terakhir intens terlibat dalam kampanye keselamatan penerbangan dan promosi pariwisata Nusantara. Pihak maskapai menyebut Tora akan fokus pada peningkatan layanan pelanggan dan budaya keselamatan. - Ariel (Vokalis Noah) — Komisaris PT Telkom Indonesia
Ariel, yang memiliki basis penggemar masif, ditugasi memperkuat citra merek Telkomsel di kalangan anak muda. Selain itu, pengalamannya mengelola band secara independen menjadi bekal memahami ekosistem ekonomi kreatif digital yang tengah digarap Telkom. - Susi Susanti (Legenda Bulu Tangkis) — Komisaris PT Bank Negara Indonesia (BNI)
Peraih medali emas Olimpiade 1992 ini sebelumnya menjabat komisaris di perusahaan swasta. Di BNI, Susi akan mengawasi program pembiayaan sektor olahraga dan pemberdayaan atlet muda, sejalan dengan visi bank menyalurkan kredit ke segmen sportainment. - Alan Budikusuma (Legenda Bulu Tangkis) — Komisaris PT Bank Mandiri
Suami Susi Susanti ini juga tak ketinggalan. Mandiri menempatkan Alan untuk mengampanyekan produk tabungan dan investasi di kalangan komunitas olahraga, sekaligus mengkritisi kebijakan manajemen risiko operasional. - Indra Bekti (Presenter) — Komisaris PT Pelni
Presenter populer ini dikenal dengan gaya komunikasinya yang ceria dan dekat dengan keluarga. Pelni berharap Indra Bekti mampu mempopulerkan kembali moda transportasi laut sebagai pilihan wisata sekaligus transportasi antar pulau. Fokusnya adalah peningkatan kenyamanan dan keamanan pelayaran. - Vicky Shu (Penyanyi) — Direktur Pemasaran PT Pindad
Satu-satunya direktur dalam daftar ini, Vicky Shu dipilih karena kepiawaiannya di media sosial dan influencer marketing. Pindad, yang selama ini identik dengan produk alutsista, ingin memperluas lini bisnis ke produk sipil ekspor seperti mesin pertanian. Tugas Vicky adalah mengubah persepsi publik dan menjalin kemitraan global.
| Nama | Latar Belakang | Jabatan |
|---|---|---|
| Rian D'Masiv | Musisi, Aktivis UMKM | Komisaris PT Pos Indonesia |
| Giring Ganesha | Musisi, Politisi | Komisaris PT Kliring Berjangka Indonesia |
| Tora Sudiro | Aktor | Komisaris PT Garuda Indonesia |
| Ariel | Musisi | Komisaris PT Telkom Indonesia |
| Susi Susanti | Atlet Bulu Tangkis | Komisaris PT BNI |
| Alan Budikusuma | Atlet Bulu Tangkis | Komisaris PT Bank Mandiri |
| Indra Bekti | Presenter | Komisaris PT Pelni |
| Vicky Shu | Penyanyi | Direktur Pemasaran PT Pindad |
Antara Citra dan Substansi
Praktik menempatkan figur publik di BUMN bukan hal baru, namun skalanya kali ini memicu diskusi di kalangan pengamat tata kelola perusahaan. Center for Good Corporate Governance mencatat, sejak 2022 ada 15 artis dan atlet yang diangkat menjadi komisaris BUMN. Tujuannya, menurut Kementerian BUMN, adalah memperkuat pengawasan sekaligus membawa perspektif segar yang kerap luput dari kalangan birokrat dan bankir.
"Figur publik memiliki kekuatan pengaruh yang tidak dimiliki profesional konvensional. Dalam tataran komisaris, peran pengawasan dan nasihat kebijakan justru membutuhkan integritas dan kemampuan membaca aspirasi masyarakat. Mereka bisa menjembatani itu," kata Ahmad Rizal, pakar hukum perusahaan.
Namun, kritik pedas muncul dari lembaga pemantau BUMN. Mereka menyoroti minimnya pengalaman tata kelola risiko dan pemahaman industri spesifik para figur ini. "Menjadi komisaris di perusahaan sektor keuangan atau pertahanan bukan perkara popularitas, melainkan literasi keuangan dan teknis yang mendalam. Kekhawatirannya mereka hanya jadi stempel kebijakan direksi," ujar aktivis anti-korupsi Lina Marlina. Publik pun terbelah: di media sosial, tagar #BUMNCelebrity sempat trending, berisi campuran dukungan dan sindiran.
Dampak Nyata di Lapangan
Pengangkatan ini diharapkan memberikan branding effect bagi BUMN yang selama ini kaku. PT Pos Indonesia, misalnya, langsung mencatat kenaikan interaksi media sosial sebesar 200 persen setelah Rian D'Masiv mengenalkan logo baru. Di sisi lain, pertanyaan tentang target kinerja kuantitatif membayangi. Apakah komisaris dari kalangan artis memiliki KPI yang jelas? Kementerian BUMN menegaskan akan ada evaluasi berkala, dan yang paling penting adalah penanaman budaya pengawasan yang lebih humanis.
Terlepas dari kontroversi, eksperimen ini akan menjadi studi kasus menarik tentang kolaborasi antara popularitas dan tata kelola korporasi negara. Satu bulan mungkin terlalu singkat untuk menilai, tetapi perjalanan delapan figur ini akan diawasi dengan sorot tajam—baik oleh pemegang saham, parlemen, maupun rakyat.
[SOCIAL_TWEET]: Menteri BUMN Erick Thohir tunjuk 8 figur publik dari musisi hingga atlet jadi komisaris & direktur BUMN. Ada Rian D'Masiv di Pos Indonesia, Ariel di Telkom, hingga Vicky Shu di Pindad. Kontroversi atau inovasi? #BUMN #FigurPublik #TataKelola[SOCIAL_TG]: 🎤 8 Figur Publik Jabat Komisaris & Direktur BUMN! Rian D'Masiv, Giring, Ariel, Tora Sudiro, sampai legenda bulu tangkis Susi Susanti. Ada pro kontra, baca selengkapnya.
Comments (0)