Sep 18, 2026
Bangka Belitung

Bayer dan Neste Kembangkan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Raksasa industri kimia dan agrikultur asal Jerman, Bayer, resmi menyepakati perjanjian komersial strategis bersama Neste, produsen diesel terbarukan dan ba

Bayer dan Neste Kembangkan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Raksasa industri kimia dan agrikultur asal Jerman, Bayer, resmi menyepakati perjanjian komersial strategis bersama Neste, produsen diesel terbarukan dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) terkemuka di dunia. Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas budidaya varietas tanaman kanola musim dingin unggulan milik Bayer, yang dikenal dengan nama newgold, guna memperkuat rantai pasok energi hijau global.

Langkah korporasi ini difokuskan untuk memperluas lahan garapan kanola musim dingin secara signifikan di wilayah Great Plains bagian selatan, Amerika Serikat. Wilayah ini dinilai memiliki potensi agrikultur yang kuat untuk menghasilkan bahan baku minyak nabati dengan intensitas karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan komoditas konvensional.

Proyeksi Pasar dan Peningkatan Permintaan Biofuel

Kebutuhan industri transportasi global terhadap energi bersih terus mengalami peningkatan tajam, didorong oleh target emisi nol bersih (net-zero emissions) di berbagai negara maju. Berdasarkan analisis internal Bayer, pasar bahan bakar terbarukan diperkirakan akan mengalami lonjakan drastis dalam dua dekade mendatang.

Indikator Pasar Kondisi Saat Ini Proyeksi Tahun 2040
Permintaan Global Biofuel & SAF ~13,5 Miliar Galon 40 Miliar Galon
Kebutuhan Pasokan Bahan Baku Nabati Terbatas pada Minyak Sawit & Kedelai Diversifikasi Tanaman Rendah Karbon (Kanola)
Fokus Kawasan Budidaya Lahan Musim Panas Tradisional Kawasan Great Plains Selatan AS

Permintaan global untuk produk seperti diesel terbarukan dan SAF diproyeksikan akan melonjak hampir tiga kali lipat hingga mencapai sekitar 40 miliar galon pada tahun 2040. Keberadaan pasokan minyak nabati yang stabil dan rendah karbon menjadi faktor kunci untuk memenuhi target volume tersebut tanpa mengorbankan ketahanan pangan.

Tahapan Implementasi dan Ketahanan Energi Global

Kolaborasi antara Bayer dan Neste dirancang melalui sejumlah tahapan implementasi terstruktur untuk memastikan hasil panen dan pasokan industri berjalan optimal:

  1. Pengembangan Varietas Unggul: Memaksimalkan keunggulan varietas newgold yang memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu beku musim dingin di Amerika Utara.
  2. Perluasan Kemitraan Petani: Merekrut dan mendampingi petani lokal di wilayah Great Plains untuk memanfaatkan lahan selama musim dingin (cover crop).
  3. Integrasi Rantai Pasok: Menghubungkan fasilitas pengolahan biji minyak dengan fasilitas pemurnian bahan bakar terbarukan milik Neste secara langsung.

"Di tengah ketegangan geopolitik saat ini, kebutuhan akan ketahanan dan resiliensi energi yang lebih besar, bersamaan dengan dekarbonisasi sektor transportasi, telah menciptakan lonjakan permintaan terhadap bahan bakar terbarukan. Kesepakatan ini memperkuat komitmen Bayer dalam mendorong akselerasi produksi biofuel," ujar Frank Terhorst, Direktur Strategi dan Keberlanjutan Divisi Crop Science Bayer.

Melalui inisiatif ini, kedua korporasi menargetkan terciptanya model agrikultur regeneratif yang tidak hanya mendatangkan pendapatan tambahan bagi para petani di luar musim tanam utama, tetapi juga menyediakan solusi nyata bagi dekarbonisasi industri penerbangan global yang sulit dialiri listrik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User