Andi Gani Nena Wea Dukung Said Iqbal dan Jumhur Hidayat di Kabinet, Pilih Perjuangkan Buruh dari Luar Pemerintahan

Jakarta, Apaberita.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan dukungannya terhadap dua aktivis buruh, Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, yang kin

Jul 08, 2026 - 05:17
0 0
Andi Gani Nena Wea Dukung Said Iqbal dan Jumhur Hidayat di Kabinet, Pilih Perjuangkan Buruh dari Luar Pemerintahan

Jakarta, Apaberita.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan dukungannya terhadap dua aktivis buruh, Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, yang kini mengemban amanah di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, Andi Gani menegaskan dirinya justru memilih untuk tetap berada di luar lingkaran kekuasaan demi menjaga independensi perjuangan kaum pekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Gani dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP KSPSI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026). Ia secara terbuka menyampaikan restunya kepada dua koleganya di dunia perburuhan yang kini menjadi bagian dari pemerintahan, namun ia sendiri memilih jalan berbeda.

"Saya mendukung Bung Iqbal dan Bung Jumhur masuk pemerintahan. Biarkan saya memilih jalan sebagai presiden buruh," tegas Andi Gani di hadapan awak media.

Andi Gani menekankan bahwa pilihannya untuk menolak posisi di pemerintahan bukan berarti melemahkan posisi tawar kaum buruh. Sebaliknya, ia meyakini bahwa kekuatan gerakan buruh justru semakin solid dengan adanya dua jalur perjuangan yang saling melengkapi—dari dalam pemerintahan oleh Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, serta dari luar oleh dirinya dan massa buruh yang dipimpinnya.

"Keputusan saya untuk tidak mengambil posisi di pemerintahan tidak mengurangi daya tawar buruh. Saya memilih di jalur perjuangan, tidak memilih menjadi pejabat pemerintah, karena saya ingin menjaga langkah perjuangan kaum buruh," lanjutnya.

Langkah Andi Gani ini menegaskan strategi gerakan buruh yang menempatkan figur-figurnya di dua medan berbeda. Di satu sisi, kehadiran Said Iqbal dan Jumhur Hidayat di kabinet diharapkan mampu menyuarakan aspirasi buruh langsung dari pusat pengambilan keputusan. Sementara itu, Andi Gani tetap berada di garda terdepan sebagai pengawal kebijakan yang akan memastikan tidak ada regulasi yang merugikan hak-hak pekerja.

Keputusan ini juga mencerminkan dinamika internal gerakan buruh yang semakin matang dalam merespons konstelasi politik nasional. Alih-alih seluruh tokoh masuk ke pemerintahan, Andi Gani memilih menjaga otonomi gerakan dan tetap kritis terhadap setiap kebijakan yang berpotensi mengabaikan kesejahteraan buruh. Sikap ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan keseimbangan kekuatan antara kepentingan buruh di dalam dan di luar pemerintahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User