1.000 Peserta Senior Happy Run 5K 2026, Mayoritas Berusia 60-70 Tahun

Jakarta – Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) sukses menyelenggarakan ajang lari bertajuk Senior Happy Run 5K 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, A

Jul 12, 2026 - 09:25
0 0

Jakarta – Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) sukses menyelenggarakan ajang lari bertajuk Senior Happy Run 5K 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Ahad (12/7/2026). Acara yang diikuti oleh seribu peserta ini menjadi magnet bagi para pegiat olahraga usia lanjut, dengan mayoritas peserta berada dalam rentang usia 60 hingga 70 tahun. Sorak semangat dan keceriaan mewarnai pagi itu, membuktikan bahwa semangat juang tidak pernah mengenal usia.

Sejak pukul 05.30 WIB, area start sudah dipadati oleh peserta yang mengenakan kaos resmi berwarna kuning cerah. Beragam senam pemanasan dipandu oleh instruktur profesional untuk memastikan kondisi fisik para peserta tetap optimal sebelum start pada pukul 06.15 WIB. Rute sepanjang 5 kilometer mengitari area GBK dan jalan protokol di sekitarnya pun telah dipersiapkan oleh panitia dengan pengamanan dari Dinas Perhubungan dan PMI setempat.

Antusiasme Pensiunan Pariwisata dan Kawan-Kawan

Acara ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ajang silaturahmi besar bagi para pensiunan dari sektor pariwisata dan masyarakat umum. Terbukti dari beragamnya latar belakang peserta: mulai dari mantan biro perjalanan, hotelier, pemandu wisata, hingga ASN yang sudah memasuki masa pensiun. Banyak dari mereka yang datang bersama pasangan atau bahkan mengajak anak dan cucu untuk turut menyemangati di sepanjang rute.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pensiunan pariwisata masih bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, salah satunya dengan mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif. Senang rasanya melihat peserta sangat antusias, banyak yang berusia 60 bahkan 70 tahun tapi masih sangat bersemangat mengikuti lari 5K ini,” ujar Agus Priyatno, Ketua Umum PARAPENSPAR, saat ditemui di lokasi acara.

Menurut data pendaftaran, sekitar 65% peserta berada di rentang usia 60-70 tahun, 25% di rentang 50-59 tahun, dan sisanya di bawah 50 tahun. Ini membuktikan bahwa kegiatan fisik tidak hanya milik kaum muda, tetapi juga menjadi kebutuhan vital para lansia untuk menjaga kualitas hidup.

Kisah Inspiratif di Balik Lari 5 Kilometer

Salah satu peserta yang menjadi pusat perhatian adalah Suryadi (72), pensiunan salah satu hotel bintang lima di Bali. Dengan langkah mantap ia menyelesaikan lomba dalam waktu 42 menit 17 detik, menjadikannya finisher tertua pertama yang mencapai garis finish. Suryadi mengaku telah mempersiapkan diri dengan latihan rutin tiga kali seminggu di Denpasar.

“Saya memang hobi jalan pagi, tapi baru pertama kali ikut lomba resmi. Meski awalnya ragu, ternyata support dari panitia dan peserta lain bikin semangat. Buktinya saya bisa selesai dengan waktu di bawah 45 menit. Pesan saya buat yang seumuran, jangan takut bergerak. Lari atau jalan santai juga bisa, asal rutin,” cerita Suryadi sambil tersenyum.

Selain Suryadi, ada juga pasangan suami-istri Budi (68) dan Santi (65) yang mengaku sudah mempersiapkan perlengkapan lari sejak sebulan sebelumnya. Mereka datang dari Bandung khusus untuk mengikuti event ini.

Layanan Kesehatan dan Keselamatan Peserta

Panitia tidak main-main dalam menyediakan fasilitas kesehatan. Sepanjang rute, tersedia tiga titik pos medis dan satu ruang medis utama di area start-finish yang didukung oleh tim dokter spesialis geriatri dan perawat. Pihak penyelenggara juga menyediakan ambulans dan petugas pertolongan pertama untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan, meskipun sepanjang acara tidak ada insiden serius yang dilaporkan.

  • Tersedia pemeriksaan tekanan darah gratis sebelum start
  • Cairan isotonik dan air mineral di setiap 1 km rute
  • Istirahat teduh di km ke-3 bagi peserta yang memerlukan
  • Asuransi kecelakaan bagi seluruh peserta resmi

Dr. Rini Wulandari, koordinator medis acara, menjelaskan bahwa peserta lansia yang telah mendapatkan surat keterangan sehat tetap dipantau ketat. “Kebanyakan dari mereka justru lebih disiplin menjaga kesehatan dibanding anak muda. Tapi kami tetap siaga penuh untuk mengantisipasi dehidrasi atau kram otot,” ujarnya.

Penghargaan dan Suvenir Spesial

Setelah melewati garis finish, seluruh peserta mendapatkan medali khusus berbentuk daun yang melambangkan kehidupan abadi. Pemenang pertama di kategori putra dan putri masing-masing memperoleh trofi dan hadiah menarik. Namun, panitia menekankan bahwa tujuan utama acara adalah kebersamaan, bukan kompetisi.

Acara Senior Happy Run 5K 2026 ditutup dengan pengundian doorprize puluhan hadiah menarik dari sponsor, mulai dari voucher hotel, paket wisata domestik, hingga alat kesehatan portable. Sorak-sorai peserta saat pengundian membuktikan bahwa ajang ini meninggalkan kenangan manis bagi semua orang yang hadir.

Ketua panitia berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan dengan skala lebih besar, mengundang partisipasi pensiunan dari berbagai sektor dan daerah di Indonesia. “Lari itu murah, meriah, dan sehat. Kami ingin lebih banyak lansia yang tergugah untuk hidup aktif,” pungkas Agus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User