Aug 25, 2026
Nasional

Viral Maling Motor di Depok Letupkan Senpi Saat Dikejar Warga, Polisi Selidiki

Video maling motor di Sukmajaya, Depok, viral setelah pelaku meletupkan senjata saat dikejar warga. Polisi kini memburu pelaku.]]>

Viral Maling Motor di Depok Letupkan Senpi Saat Dikejar Warga, Polisi Selidiki

Viral Maling Motor di Depok Letupkan Senpi Saat Dikejar Warga, Polisi Selidiki

Sebuah insiden kejahatan yang menyeret panjang terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, yang melibatkan seorang tersangka pencurian sepeda motor yang nekat meletuskan senjata api saat dikejar warga. Kejadian yang terekam dalam video viral ini menimbulkan kehebohan di masyarakat dan segera menjadi perhatian pihak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan mendalam.

Insiden ini terjadi pada Rabu (15/11) siang di kawasan Jatimakmur, Depok. Menurut keterangan saksi mata, tersangkanya, seorang pria berusia sekitar 25 tahun, sedang dalam aksi pencurian sepeda motor saat seorang warga mengetahui perbuatannya. Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberi tanda dan berusaha menghentikan pelaku.

"Saya lihat ada orang mencuri motor tetangga saya. Saat itu saya langsung berseru dan meminta tetangga lain untuk membantu. Pelaku langsung panik dan mencoba melarikan diri," kata salah satu saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan polisi dan video rekaman kejadian, kronologi lengkap insiden ini bermula ketika pelaku mendekati sepeda motor parkir di depan rumah warga. Pelaku terlihat mencoba membuka kunci motor dengan cara dipaksakan. Saat itu, seorang warga yang sedang berada di depan rumah melihat perbuatan tersebut dan segera memberi peringatan.

"Pelaku langsung naik motor dan mencoba melarikan diri. Namun, warga sekitar sudah mulai berkumpul dan mengejarnya. Itulak saat pelaku nekat mengeluarkan senjata api," ujar Kepala Polsek Jatimakmur, AKP Budi Santoso dalam konferensi pers singkat.

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku yang sudah dikejar oleh beberapa warga nekat melepaskan tembakan ke udara sebanyak dua kali. Tembakan tersebut membuat warga yang mengejar terkejut dan sejenak mundur, memberi kesempatan bagi pelaku untuk melarikan diri.

Respons Polisi

Setelah menerima laporan dari warga, polisi segera turun ke lokasi dan memulai penyelidikan. Tim Reskrim Polsek Jatimakmur besit unit Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Depok langsung melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi mata.

"Kami sudah mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru di lokasi kejadian. Tim juga sudah memeriksa beberapa saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Kami sedang dalam prosus pengembangan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengejar pengejarannya," jelas Kapolresta Depok, Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan atau tindakan ekstrem saat menemukan kejahatan. Sebaliknya, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwajib agar penanganan berjalan sesuai prosedur.

Reaksi Masyarakat

Insiden ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa warga mengaku terkejut dengan tindakan pelaku yang nekat melepaskan tembakan di tengah keramaian. "Saya tidak menyangka pelaku sampai nekat menggunakan senjata api. Ini sangat membahayakan keselamatan warga," kata warga setempat, Iwan.

Sementara itu, ada juga pihak yang memuji keberanian warga yang mencoba menghentikan aksi kejahatan. "Meski berisiko, tapi apresiasi untuk warga yang berani melawan kejahatan. Namun, kita tetap harus hati-hati karena kejahatan semakin nekat," ujar aktivis masyarakat, Siti.

Langkah Pencegahan

Dalam konferensi persnya, Kapolresta Depok menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di beberapa titik rawan kejahatan, khususnya di kawasan Jatimakmur dan sekitarnya. "Kami akan menambah personel di sektor ini untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu, kami juga akan memperketko koordinasi dengan warga melalui program siskamling (sistem keamanan lingkungan)," jelasnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan curanmor. "Kami mohon kepada warga untuk selalu mengunci kendaraan dengan baik dan tidak meninggalkan kunci kontak di dalam kendaraan saat parkir," tambah Hendra.

Saat ini, polisi masih dalam proses pengembangan kasus ini. Pelaku yang masih buron diyakini memiliki modus operasi yang sama di beberapa wilayah. Polisi meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas pelaku untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

"Kami akan menindak tegas pelaku kejahatan ini agar tidak ada lagi korban yang jatuh. Keamanan dan ketertiban di Depok adalah prioritas utama kami," pungkas Kombes Pol Hendra Kurniawan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User