Soehardjo: Perjalanan Karir di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Soehardjo merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Soehardjo menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai pada periode terakhir Orde Baru hingga awal reformasi. Selama t
Soehardjo merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Soehardjo menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai pada periode terakhir Orde Baru hingga awal reformasi. Selama tujuh tahun kepemimpinannya, ia mengawasi modernisasi infrastruktur Bea Cukai dan pengembangan sistem kepabeanan nasional. Ia memimpin DJBC pada masa pertumbuhan ekonomi tinggi Indonesia sebelum krisis keuangan Asia 1997.
Kepemimpinan di DJBC
Sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1991–1998), Soehardjo memimpin institusi yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Pengalaman di bidang kepabeanan menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas.
Inovasi dan Program
Di era kepemimpinannya, DJBC meluncurkan berbagai program modernisasi. Penguatan pengawasan perdagangan ilegal, peningkatan pelayanan, dan operasi pemberantasan penyelundupan menjadi prioritas utama.
Kontribusi Nasional
Kontribusi Soehardjo bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan dan penguatan kapasitas SDM di lingkungan bea cukai.
Comments (0)