Rachmat Gobel Meninggal Dunia pada Jumat Dini Hari
APABERITA.COM — Dunia usaha dan politik Indonesia berduka. Mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel, mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat dini har
APABERITA.COM — Dunia usaha dan politik Indonesia berduka. Mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel, mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026. Kabar meninggalnya tokoh nasional yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai NasDem ini dikonfirmasi pihak keluarga melalui juru bicara keluarga.
Rachmat Gobel wafat di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kepergiannya. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan secara keluarga di pemakaman keluarga di Gorontalo.
Riwayat Kesehatan dan Saat-saat Terakhir
Menurut sumber keluarga, kondisi kesehatan Rachmat Gobel memburuk dalam sepekan terakhir. Ia dikabarkan mengalami kelelahan hebat pasca serangkaian kegiatan bisnis dan politik yang padat. Beberapa waktu sebelumnya, ia masih terlihat aktif menghadiri pertemuan Kadin Indonesia dan sejumlah forum ekonomi. Pada Rabu petang, ia masih sempat melakukan video call dengan koleganya di Jepang. Namun Kamis malam, kondisinya tiba-tiba menurun drastis. Tim dokter keluarga pun langsung memberi penanganan, namun takdir berkata lain pada pukul 02.15 WIB Jumat dini hari.
“Beliau sosok pekerja keras yang tak pernah mengeluh. Hingga akhir hayatnya, ia masih memikirkan masa depan industri nasional,” ucap juru bicara keluarga dengan suara bergetar.
Karier dan Jejak Langkah
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo, 3 September 1962. Ia merupakan putra dari almarhum Thayeb Mohammad Gobel, pendiri PT Gobel International, yang dikenal sebagai perakit radio transistor pertama di Indonesia. Gobel junior menamatkan pendidikan menengah di Chuo University, Tokyo, dan langsung terjun mengembangkan bisnis keluarganya. Berikut tonggak penting perjalanan kariernya:
- 1994–2014 : Memimpin Grup Gobel yang merambah ke sektor logistik, properti, dan elektronik, serta menjalin kemitraan strategis dengan Matsushita (Panasonic).
- 2014–2015 : Menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Di era kepemimpinannya, ia mendorong reformasi distribusi pangan dan memperkuat pasar tradisional.
- 2019–2026 : Aktif di Kadin Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum dan kemudian menjadi penasihat senior, fokus pada hilirisasi industri dan investasi dari Jepang.
- Politik : Bergabung dengan Partai NasDem dan menjadi Ketua Dewan Pembina, berperan menjembatani dunia usaha dan politik.
Warisan dan Duka Mendalam
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi kolega bisnis, politisi, dan masyarakat Gorontalo. “Beliau adalah teladan, entrepreneur sejati yang nasionalis,” ucap Ketua Umum Kadin yang menyampaikan belasungkawa melalui akun resmi. Presiden Joko Widodo juga dikabarkan akan melayat langsung ke rumah duka. Warisannya berupa jejaring industri elektronik nasional dan komitmen pada pemberdayaan ekonomi daerah akan selalu dikenang.
“Kami kehilangan seorang pemimpin visioner. Nilai-nilai integritas yang beliau tanamkan akan kami teruskan,” kata CEO PT Gobel International saat dihubungi Apaberita.com.
Pemakaman direncanakan pada Sabtu siang di kompleks keluarga di Gorontalo, setelah salat zuhur. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan akan memberikan penghormatan terakhir dengan upacara adat.
[SOCIAL_TWEET]: Indonesia berduka. Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel tutup usia, Jumat (10/7/2026) dini hari. Sosok pengusaha nasionalis dan politisi santun itu pergi meninggalkan warisan besar. #RIPRachmatGobel #BeritaDuka #EkonomiIndonesia[SOCIAL_TG]: ⚫️ Kabar duka dari Jakarta. Eks Mendag Rachmat Gobel meninggal dunia pagi tadi. Sosok visioner di balik Panasonic Gobel dan Ketua Dewan Pembina NasDem. Semoga husnul khotimah... 🕊️
Comments (0)