Pulau CocoCay Bahama, Surga Eksklusif Royal Caribbean Kini Bertenaga Surya
Nassau, Bahama — Royal Caribbean International baru saja mengumumkan transformasi besar di pulau pribadinya, CocoCay, yang kini sepenuhnya beroperasi denga
Nassau, Bahama — Royal Caribbean International baru saja mengumumkan transformasi besar di pulau pribadinya, CocoCay, yang kini sepenuhnya beroperasi dengan energi surya. Terletak di kepulauan Berry Islands, Bahama, destinasi eksklusif ini awalnya terkenal dengan pantai pasir putih dan taman air Thrill Waterpark. Dengan inisiatif hijau terbaru, CocoCay tidak hanya menawarkan kemewahan, tetapi juga menjadi contoh ekowisata berkelanjutan bagi industri kapal pesiar global.
Fasilitas Baru Ramah Lingkungan
Dalam proyek revitalisasi senilai 120 juta dolar AS, Royal Caribbean memasang lebih dari 8.000 panel surya yang tersebar di atap bangunan utama, area parkir golf cart, dan bahkan di canopy bar tepi pantai. Michael Bayley, Presiden dan CEO Royal Caribbean International, menjelaskan bahwa seluruh sistem akan menghasilkan 4,5 megawatt listrik, cukup untuk memenuhi kebutuhan energi harian pulau sekaligus mengisi baterai kapal-kapal pesiar saat bersandar.
"Kami ingin tamu merasakan surga Bahama tanpa meninggalkan jejak karbon. CocoCay kini menjadi destinasi pulau pribadi pertama di dunia yang sepenuhnya mandiri energi bersih," ujar Bayley dalam peresmian daring yang diikuti 300 mitra agen perjalanan global.
Pengalaman Baru untuk Tamu Kapal Pesiar
Selain peningkatan energi, CocoCay memperkenalkan tiga area baru: Eco-Adventure Trail untuk hiking dan pengamatan burung endemik, Coral Restoration Snorkeling yang memungkinkan tamu ikut menanam terumbu karang di pembibitan bawah laut, serta Solar-Powered Floating Cabanas — bungalow mengapung dengan panel surya atap dan pendingin udara alami.
Wisatawan dari kapal pesiar seperti Wonder of the Seas, Icon of the Seas, dan Utopia of the Seas yang rutin berlabuh di sini kini bisa menikmati semua fasilitas tersebut dengan biaya tambahan mulai dari 49 dolar AS per orang. Kapasitas pulau ditingkatkan menjadi 12.000 pengunjung per hari tanpa mengorbankan kenyamanan berkat zonasi cerdas dan jembatan apung baru yang menghubungkan pantai-pantai terpencil.
Dampak Ekonomi bagi Bahama
Langkah ini juga membawa manfaat bagi ekonomi lokal. Royal Caribbean mempekerjakan lebih dari 400 warga Bahama secara tetap untuk operasional pulau, serta menjalin kerja sama dengan UKM penyedia suvenir, makanan organik, dan jasa pemandu ekowisata. Menteri Pariwisata Bahama, I. Chester Cooper, menyambut baik investasi ini sebagai upaya memulihkan sektor pariwisata pasca-pandemi sekaligus melindungi ekosistem laut.
Dengan sentuhan hijau ini, CocoCay tidak sekadar menjadi tempat perhentian kapal pesiar. Pulau ini bertransformasi menjadi laboratorium hidup untuk pariwisata berkelanjutan yang layak dikunjungi dan dipelajari. Bagi pencinta perjalanan, ini adalah kabar baik: kemewahan dan alam kini bisa dinikmati dalam satu paket, tanpa rasa bersalah terhadap lingkungan.
[SOCIAL_TWEET]: Siap-siap #travelgoals! Pulau pribadi Royal Caribbean di Bahama, CocoCay, sekarang 100% bertenaga surya! Ada snorkeling tanam karang dan floating cabana keren. Booking sekarang! #CocoCay #RoyalCaribbean #SustainableTravel[SOCIAL_TG]: 🏝️ CocoCay upgrade habis! Royal Caribbean pasang 8.000 panel surya, bikin pulau ini 100% energi bersih. Ada snorkeling tanam karang & floating cabana bertenaga surya. Mimpi banget!
Comments (0)